<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>..::My Diary is My Best Friend::..</title>
	<link>http://dolla.blogsome.com</link>
	<description>Kisah antara aku dan sisi-sisi kehidupanku...</description>
	<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 07:18:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>BLOG PINDAH</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/10/25/blog-pindah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/10/25/blog-pindah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Oct 2007 07:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>VIP</category>
	<category>Sirah</category>
	<category>Galery</category>
	<category>Fiqh</category>
	<category>Kajian Al Quran</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/10/25/blog-pindah/</guid>
		<description><![CDATA[	hehehe&#8230;.Sudah sekian banyak pindah-pindah blog
sekarang mesti pindah lagi,cari suasana baru,bosen ama ini terus
	SEE MY NEW BLOG
	www.dolla.wordpress.com

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>hehehe&#8230;.Sudah sekian banyak pindah-pindah blog<br />
sekarang mesti pindah lagi,cari suasana baru,bosen ama ini terus</p>
	<p>SEE MY NEW BLOG</p>
	<p>www.dolla.wordpress.com
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/10/25/blog-pindah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan di penghujung Ramadhan</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/10/11/renungan-di-penghujung-ramadhan/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/10/11/renungan-di-penghujung-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2007 06:35:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/10/11/renungan-di-penghujung-ramadhan/</guid>
		<description><![CDATA[	Esok adalah hari kemenangan, penuh suka cita, semua serba baru.
Wah&#8230;.katanya kita kembali menjadi fitri/suci.
Kalo boleh jujur, tanyakan pada nurani, apakah kita termasuk orang yang mendapatkan kemenangan tersebut. Setahuku orang-orang seperti itu sangat langka saat ini.
1 bulan diberi kesempatan malah disia siakan, padahal tahun depan belum tentu bertemu.
Dasar manusia!!!
	Maaf lahir bathin untuk semua. Thanks for my [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Esok adalah hari kemenangan, penuh suka cita, semua serba baru.<br />
Wah&#8230;.katanya kita kembali menjadi fitri/suci.<br />
Kalo boleh jujur, tanyakan pada nurani, apakah kita termasuk orang yang mendapatkan kemenangan tersebut. Setahuku orang-orang seperti itu sangat langka saat ini.<br />
1 bulan diberi kesempatan malah disia siakan, padahal tahun depan belum tentu bertemu.<br />
Dasar manusia!!!</p>
	<p>Maaf lahir bathin untuk semua. Thanks for my bro ahmad suryaman yang udah memberi asa cita dalam kenangan indah.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/10/11/renungan-di-penghujung-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Menata Rasa dan mencipta masa</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/menata-rasa-dan-mencipta-masa/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/menata-rasa-dan-mencipta-masa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 15:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/menata-rasa-dan-mencipta-masa/</guid>
		<description><![CDATA[	Terkadang kita sering merasa bahwa kita adalah orang yang merugi dalam banyak hal, sering juga kita mengira bahwa kita adalah manusia yang kurang tepat dikatakan beruntung tapi juga kurang pas dikatakan merugi.
setiap kita pasti pernah merasakan semangat yang begitu mendalam, tetapi juga pernah kita mendapati diri kita adalah orang yang sangat lelah dalam beraktivitas. lalu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Terkadang kita sering merasa bahwa kita adalah orang yang merugi dalam banyak hal, sering juga kita mengira bahwa kita adalah manusia yang kurang tepat dikatakan beruntung tapi juga kurang pas dikatakan merugi.<br />
setiap kita pasti pernah merasakan semangat yang begitu mendalam, tetapi juga pernah kita mendapati diri kita adalah orang yang sangat lelah dalam beraktivitas. lalu, di posisi manakah kita lebih sering merasakannya.<br />
Saat kita merasa semangat , semua hal rasanya begitu mudah kita lalui, bahkan kita siap menerima tantangan hidup berikutnya ketika tantangan yang ini belum terselesaikan. akan tetapi saat kita merasa letih akan kehidupan, untuk tersenyum pun mahal rasanya.<br />
Seperti diriku, saat merasa rendah, acapkali mata ini berlinang, tapi saat sukses berada di tangan, lebih sering aku merasa bangga.<br />
Hah, setiap manusia punya rasa, setiap manusia punya masa. Mari menata setiap rasa yang ada menjadi lebih bermakna bagi siapa saja, dan mencitpa masa yang lebih berarti untuk diri sendiri. Agar semua lebih bermanfaat.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/menata-rasa-dan-mencipta-masa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Puisi Jiwa</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/puisi-jiwa/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/puisi-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 15:04:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/puisi-jiwa/</guid>
		<description><![CDATA[	KU tertawan rasa gelisah dan gundah
saat ku selalu mengingatmu
ku tertahan rasa takut untuk berkata
aku inginkanmu
	ku terbawa arus rendah diri
saat mesti selalu mengenangmu
apalagi jika harus berhadapan denganmu
aku sungguh nyaris jadi tak berarti
	ku sadarkan diri ini
bahwa aku bukanlah seburuk yang terlintas dikepalaku
tapi keadaan selalu berkata lain
bahwa lintasan itu ternyata ada
	ku kembali mengumpulkan sisa-sisa angan dan &#8216;azzam
tuk kembali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>KU tertawan rasa gelisah dan gundah<br />
saat ku selalu mengingatmu<br />
ku tertahan rasa takut untuk berkata<br />
aku inginkanmu</p>
	<p>ku terbawa arus rendah diri<br />
saat mesti selalu mengenangmu<br />
apalagi jika harus berhadapan denganmu<br />
aku sungguh nyaris jadi tak berarti</p>
	<p>ku sadarkan diri ini<br />
bahwa aku bukanlah seburuk yang terlintas dikepalaku<br />
tapi keadaan selalu berkata lain<br />
bahwa lintasan itu ternyata ada</p>
	<p>ku kembali mengumpulkan sisa-sisa angan dan &#8216;azzam<br />
tuk kembali menyatakan bahwa aku tak boleh mati<br />
mati akan rasa dan cita yang terpendam<br />
karena kalah dengan keadaan</p>
	<p>aku memang bukanlah seorang pangeran<br />
tapi aku memiliki jiwa calon pangeran<br />
jika tidak bisa sendiri ku menjadi pangeran<br />
denganmu bukankah itu bisa diwujudkan?</p>
	<p>aku menata kembali hati yang telah berkali terluka<br />
menyusunnya menjadi alunan indah dalam jiwa<br />
mengutarakan dalam gerak keyboard nan suara tak berirama<br />
aku tuturkan dalam kata dan performa bahasa</p>
	<p>izinkan aku utarakan, aku mencintaimu segenap dirimu<br />
aku mencintai keagungan akhlak dan tarbiyahmu<br />
aku mencintai cita dan visi dirimu<br />
aku mencintai apa yang engkau cinta ; Rabbi &#8216;izzati!</p>
	<p>in my room, 23;53 WIB<br />
Untuk Bidadari yang aku tak kenal siapa kamu.</p>
	<p>Sebenarnya ini udah lama banget, tapi baru sempat nge upload sekarang.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/puisi-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Yang berbahaya dilingkungan Kita .</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/yang-berbahaya-dilingkungan-kita/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/yang-berbahaya-dilingkungan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2007 08:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/yang-berbahaya-dilingkungan-kita/</guid>
		<description><![CDATA[	Dapat artikel ini dari email, sebenarnya udah lama seh taunya, tapi malas aja ngeupload ke sini, tapi sekarang mesti deh. Semoga bermanfaat
	1. BEKAS BOTOL AQUA
	Mungkin sebagian dari Kita mempunyai kebiasaan memakai Dan memakai ulang Botol plastik (Aqua, VIT, etc) Dan menaruhnya di Mobil atau di kantor.
Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dapat artikel ini dari email, sebenarnya udah lama seh taunya, tapi malas aja ngeupload ke sini, tapi sekarang mesti deh. Semoga bermanfaat</p>
	<p>1. BEKAS BOTOL AQUA</p>
	<p>Mungkin sebagian dari Kita mempunyai kebiasaan memakai Dan memakai ulang Botol plastik (Aqua, VIT, etc) Dan menaruhnya di Mobil atau di kantor.<br />
Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai Polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung Zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, Jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, Dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak Dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang Kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan memakai botol<br />
Plastik.</p>
	<p>2. PENGGEMAR SATE</p>
	<p>Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang Dapat menyebabkan kanker. Untuk itu Kita punya obatnya yaitu timun yang Disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.</p>
	<p>3. UDANG DAN VITAMIN C</p>
	<p>Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan menyebabkan Keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses reaksi dari Udang Dan Vitamin C di dalam tubuh Dan berakibat keracunan yang fatal dalam Hitungan jam.</p>
	<p>4. MI INSTAN</p>
	<p>Untuk para penggemar MI instan, pastikan Anda punya selang waktu paling tidak 3 (tiga) Hari setelah Anda mengkonsumsi MI instan, jika Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata terdapat lilin yang melapisi MI instan. Itu sebabnya mengapa MI instan tidak lengket satu Sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mie instan setiap Hari. Akhirnya Dia menderita kanker. Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena Adanya lilin dalam MI instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa Tubuh Kita memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) Hari untuk membersihkan lilin Tersebut.</p>
	<p>5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN</p>
	<p>Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-Hari kita konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar bungkus makanan Dan cenderung dianggap sebagai &#8220;pelindung&#8221; makanan. Sebetulnya tidak Tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada makanan mempunyai fungsi Kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi, Dan informasi. Ada Begitu banyak bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, aitu kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan.Tetapi tidak semua Bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya. Inilah ranking teratas bahan Kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.</p>
	<p>A. Kertas.</p>
	<p>Beberapa kertas kemasan Dan non-kemasan (kertas Koran Dan majalah) yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung timbal (Pb) Melebihi Batas yang ditentukan. Di dalam tubuh manusia, timbal masuk melalui Saluran pernapasan atau pencernaan menuju sistem peredaran darah Dan Kemudian menyebar ke berbagai jaringan lain, seperti: ginjal, hati, otak, Saraf Dan tulang. Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu pallor (pucat), pain (sakit) &#038; paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang terjadipun bisa bersifat kronis Dan akut. Untuk terhindar dari makanan Yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang. Banyak Makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng Dan Tempe goreng yang Dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari is penjual, Padahal bahan yang panas Dan berlemak mempermudah berpindahnya timbale keMakanan tsb. Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di Atas piring.</p>
	<p>B.Styrofoam</p>
	<p>Bahan pengemas Styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan Yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan Bahwa Styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer Styren ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran Dan Tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut Juga mampu mempertahankan panas Dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, Mempertahankan kesegaran Dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih Aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang Mengungkapkan bahwa residu Styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu Itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang Terjadi akibat adanya gangguan pada system endokrinologi Dan reproduksi Manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/10/03/yang-berbahaya-dilingkungan-kita/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Catatan membanggakan KPK.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/27/catatan-membanggakan-kpk/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/27/catatan-membanggakan-kpk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Sep 2007 07:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/27/catatan-membanggakan-kpk/</guid>
		<description><![CDATA[	Komisi Pemberantasan Korupsi memang lembaga tinggi Negara yang sudah dikenal banyak kalangan, banyak kasus ternyata ampuh di berikan kepada KPK.
Kasus terbaru yang mampu menunjukan taring KPK adalah penanangkapan anggota Komisi Yudisial bernama  Irawady Joenoes. Tak tanggung-tanggung, orang yang ditangkap adalah koordinator bidang pengawasan kehormatan, keluruhan martabat, dan perilaku hakim pada KY. Semua posisi dahsyat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Komisi Pemberantasan Korupsi memang lembaga tinggi Negara yang sudah dikenal banyak kalangan, banyak kasus ternyata ampuh di berikan kepada KPK.<br />
Kasus terbaru yang mampu menunjukan taring KPK adalah penanangkapan anggota Komisi Yudisial bernama  Irawady Joenoes. Tak tanggung-tanggung, orang yang ditangkap adalah koordinator bidang pengawasan kehormatan, keluruhan martabat, dan perilaku hakim pada KY. Semua posisi dahsyat untuk ukuran komisi yudisial.<br />
Prestasi besar KPK tak hanya sekali ini saja, sebelumnya KPK juga mampu &#8220;melumpuhkan&#8221; mantan Ketua KPU dan beberapa anggota KPU lainnya, mantan Gubernur NAD juga tak luput dari hantaman KPK, mantan Gubernur Kalsel, Bupati kutai juga menjadi serangan anti korupsinya KPK.<br />
Seperti yang dikatakan UU, bahwa KPK hanya bertugas selama 4 tahun, tepat Desember 2007 ini, KPK akan memiliki wajah-wajah baru, tentunya prestasi hidup selama 4 tahun belakangan oleh KPK saat ini menjadi lebih indah dengan tertangkap tangannya Irawady. Selamat KPK, terima kasih telah memberikan pelajaran berharga kepada pemimpin Bangsa ini bahwa korupsi memang musuh kita bersama.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/27/catatan-membanggakan-kpk/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/22/181/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/22/181/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Sep 2007 04:27:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/22/181/</guid>
		<description><![CDATA[	Mungkin ini sudah beredar banyak di internet, tapi saya akan sedikit membuatnya jadi lebih mudah.
Ini tentang permainan huruf yang bisa jadi inilah sandi ketika persekongkolan WTC
	COBA BUKA Microsoft word, kemudian anda ketik
Q33(33 nya dibuat subscript ya) NY
ingat.. harus huruf besar, ini adalah nomor kode
penerbangan pesawat yang menabrak menara kembar WTC.
kemudian anda blok Q33 NY, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Mungkin ini sudah beredar banyak di internet, tapi saya akan sedikit membuatnya jadi lebih mudah.<br />
Ini tentang permainan huruf yang bisa jadi inilah sandi ketika persekongkolan WTC</p>
	<p>COBA BUKA Microsoft word, kemudian anda ketik<br />
Q33(33 nya dibuat subscript ya) NY<br />
ingat.. harus huruf besar, ini adalah nomor kode<br />
penerbangan pesawat yang menabrak menara kembar WTC.<br />
kemudian anda blok Q33 NY, dan anda perbesar ukuran<br />
fontnya menjadi 48, setelah itu anda rubah font nya<br />
menjadi WINDINGS. Setelah itu coba anda perhatikan,<br />
menurut anda apa kaitannya dengan tragedi WTC, lihat<br />
kode tersebut&#8230;. Aneh kan??? coba sebarkan hal ini,<br />
ini adalah kekuasaan Allah SWT.<br />
berikut gambarnya :<br />
sebelum di ganti :<br />
<img src='/images/awal.jpg' alt='' /><br />
ketika akhir penukaran font :<br />
<img src='/images/akhir.jpg' alt='' />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/22/181/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>en</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/en/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/en/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 07:38:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/en/</guid>
		<description><![CDATA[	Kemaren habis ngadain seminar daerah di unand, trus malamnya aku rillis ke beberapa media, sampe jam 2 siang, aku baru melihat satu media yang merilisnya. Berikut beritanya :
	*****
	Seminar
BEM Unand Gelar Seminar Soal Pemukulan Wasit Indonesia di Malaysia 	Cetak 	E-mail
Fitra Iskandar - Okezone
	UNAND -  Badan Eksekutif Mahasiswa  KM Universitas Andalas (Unand) mengadakan seminar  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kemaren habis ngadain seminar daerah di unand, trus malamnya aku rillis ke beberapa media, sampe jam 2 siang, aku baru melihat satu media yang merilisnya. Berikut beritanya :</p>
	<p>*****</p>
	<p>Seminar<br />
BEM Unand Gelar Seminar Soal Pemukulan Wasit Indonesia di Malaysia 	Cetak 	E-mail<br />
Fitra Iskandar - Okezone</p>
	<p>UNAND -  Badan Eksekutif Mahasiswa  KM Universitas Andalas (Unand) mengadakan seminar   yang bertemakan “Malaysia Salah Ataukah Indonesia Lemah?”.</p>
	<p>Berdasarkan rilis yang diterima okezone dari Menteri Luar Negeri BEM Unand, Dolla Indra, Selasa Malam (11/9/2007). Seminar yang dilangsungkan di Gedung E 2.1 Unand, Selasa kemarin menghadirkan  pembicara Mahyeldi Anshorullah, S.P (Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat), Surya Budhi, S.H (Kepala Kesbangpol, mewakili Walikota Padang), Pakar Hukum Internasional Unversitas Andalas Mardenis, dan Hendrial (Wasit Karate Indonesia saksi  pemukulan wasit karate Indonesia Donald Luther Kolopita di Malaysia).</p>
	<p>Seminar ini semestinya dilangsungkan pada pukul 10.00 WIB, akan tetapi karena keterlambatan beberapa pembicara maka acara terlambat 40 Menit. Acara ini di buka oleh Presiden Mahasiswa Universitas Andalas, Khalid Syaefullah yang juga sebagai keynote speaker.</p>
	<p>Dalam Seminar kali ini, panitia juga memutar video permohonan maaf dari Presiden Mahasiswa FEKON UiTM (University Teknologi Mara), Malaysia.(fit)</p>
	<p>****<br />
Linknya <a href="http://www.okezone.com/index.php?option=com_content&#038;task=view&#038;id=46451&#038;Itemid=67">disini</a>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/en/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/179/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/179/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Sep 2007 07:17:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/179/</guid>
		<description><![CDATA[	Hah, tinggal 5 jam kedepan ramadhan itu menyapa, ramadhan yang dinanti itu menguasi dunia, tak ketinggalan Indonesia. Keputusan pemerintah yang mengatakan bahwa ramadhan jatuh pada hari kamis nyaris tak ada yang berbeda kecuali secuil.
Menyimak arti ramadhan tahun ini bagiku adalah sebuah perubahan besar, dibandingkan tahun lalu, maka tahun ini rasanya aku agak lebih leluasa dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hah, tinggal 5 jam kedepan ramadhan itu menyapa, ramadhan yang dinanti itu menguasi dunia, tak ketinggalan Indonesia. Keputusan pemerintah yang mengatakan bahwa ramadhan jatuh pada hari kamis nyaris tak ada yang berbeda kecuali secuil.<br />
Menyimak arti ramadhan tahun ini bagiku adalah sebuah perubahan besar, dibandingkan tahun lalu, maka tahun ini rasanya aku agak lebih leluasa dalam beribadah.<br />
Sungguh, aku lebih leluasa.<br />
aku mungkin tak bisa menuliskan semua tentang ramadhan untuk sementara ini, karena blog ini aku tulis sedang menunggu bus keberangkatan dari padang menuju riau
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/12/179/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tangisan yang berbeda kemarin</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin-2/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Sep 2007 08:32:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Kemarin emang berbeda cuacanya dibanding hari ini, jika kemarin sering dilanda hujan, maka hari begitu terik.
Suasana diluar ruangan yang begitu panas membuatku memilih untuk bertahan didalam ruangan saja, sambil duduk termangu di depan komputer, ku coba memutar lagi memori kemarin sore yang begitu menyentuh bagiku.
Kemarin sore, sekitar 1000 Mahasiswa Universitas Andalas tumpah ruah di Auditorium [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kemarin emang berbeda cuacanya dibanding hari ini, jika kemarin sering dilanda hujan, maka hari begitu terik.<br />
Suasana diluar ruangan yang begitu panas membuatku memilih untuk bertahan didalam ruangan saja, sambil duduk termangu di depan komputer, ku coba memutar lagi memori kemarin sore yang begitu menyentuh bagiku.<br />
Kemarin sore, sekitar 1000 Mahasiswa Universitas Andalas tumpah ruah di Auditorium unand untuk mengikuti Training ESQ. Training memang cukup menarik, tapi sayang trainer dan alumni banyak yang OMDO!!!.<br />
Aku hadir disana sebagai peserta, mengikuti setiap rentak irama pembicaraan trainer yang diiringi musik dengan berbagai jenis aliran.<br />
Hari menjelang sore saat beberapa peserta sudah mulai tampak menangis pada bab intropeksi diri, banyak peserta yang sudah meninggalkan rasa malu kepada kawan sebelahnya, isakan, suara takbir begitu menggema di tengah acara ESQ Training angkatan I.<br />
Menangis, ya semua menangis, alumni dan peserta sebagian besarnya menangis, begitu juga aku. Tangisan itu bermula saat trainer bertanya, orang tuamu ataukah Allah yang lebih engkau cintai? di iringi musik trainer mengucapkan betapa besarnya nikmat Allah kepada kita, sering kita meminta ditambahkan rezki, minta diberikan ini dan itu, tapi pernahkah kita meminta cintanya Allah?<br />
Semua lalu tersungkur menangis, aku tidak meski aku juga menangis, sungguh sore itu aku menangis. Tapi tangis bukan seperti yang di ucapkan oleh trainer, tapi aku menangis saat aku menyadari bahwa begitu mudahnya takbir bergema disini, begitu mudahnya acara yang bernuansa islami mengalir disini.<br />
Jika aku membandingkan dengan OSPEK angkatanku, sungguh sangat jauh berbeda, OSPEK angkatanku untuk sholat saja susah, selalu telat jika tak pernah meninggalkannya. TApi hari, OSPEK di kampus malah mengadakan training ESQ.<br />
Sungguh, aku bener2 terharu dan bisa berkata saat itu, begitu besar nikmat Allah, begitu tepat janjinya Allah, bahwa panji-panji Allah tetap akan jaya. Ada atau tanpa kita, disana aku menyadari bahwa sebenarnya peranku kecil, bahkan nyaris tak berarti jika dibandingkan dengan pesatnya perkembangan dakwah di sini.<br />
Tapi dengan peran yang kecil itu perkembangan dakwah begitu pesat, gundah di jiwa menghasilkan satu keputusan padaku ; sesungguhnya bukan islam yang butuh kepada kita, tapi kitalah yang butuh islam. ya kitalah yang membutuhkan islam!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tangisan yang berbeda kemarin</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Sep 2007 08:28:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin/</guid>
		<description><![CDATA[	Kemarin emang berbeda cuacanya dibanding hari ini, jika kemarin sering dilanda hujan, maka hari begitu terik.
Suasana diluar ruangan yang begitu panas membuatku memilih untuk bertahan didalam ruangan saja, sambil duduk termangu di depan komputer, ku coba memutar lagi memori kemarin sore yang begitu menyentuh bagiku.
Kemarin sore, sekitar 1000 Mahasiswa Universitas Andalas tumpah ruah di Auditorium [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kemarin emang berbeda cuacanya dibanding hari ini, jika kemarin sering dilanda hujan, maka hari begitu terik.<br />
Suasana diluar ruangan yang begitu panas membuatku memilih untuk bertahan didalam ruangan saja, sambil duduk termangu di depan komputer, ku coba memutar lagi memori kemarin sore yang begitu menyentuh bagiku.<br />
Kemarin sore, sekitar 1000 Mahasiswa Universitas Andalas tumpah ruah di Auditorium unand untuk mengikuti Training ESQ. Training memang cukup menarik, tapi sayang trainer dan alumni banyak yang OMDO!!!.<br />
Aku hadir disana sebagai peserta, mengikuti setiap rentak irama pembicaraan trainer yang diiringi musik dengan berbagai jenis aliran.<br />
Hari menjelang sore saat beberapa peserta sudah mulai tampak menangis pada bab intropeksi diri, banyak peserta yang sudah meninggalkan rasa malu kepada kawan sebelahnya, isakan, suara takbir begitu menggema di tengah acara ESQ Training angkatan I.<br />
Menangis, ya semua menangis, alumni dan peserta sebagian besarnya menangis, begitu juga aku. Tangisan itu bermula saat trainer bertanya, orang tuamu ataukah Allah yang lebih engkau cintai? di iringi musik trainer mengucapkan betapa besarnya nikmat Allah kepada kita, sering kita meminta ditambahkan rezki, minta diberikan ini dan itu, tapi pernahkah kita meminta cintanya Allah?<br />
Semua lalu tersungkur menangis, aku tidak meski aku juga menangis, sungguh sore itu aku menangis. Tapi tangis bukan seperti yang di ucapkan oleh trainer, tapi aku menangis saat aku menyadari bahwa begitu mudahnya takbir bergema disini, begitu mudahnya acara yang bernuansa islami mengalir disini.<br />
Jika aku membandingkan dengan OSPEK angkatanku, sungguh sangat jauh berbeda, OSPEK angkatanku untuk sholat saja susah, selalu telat jika tak pernah meninggalkannya. TApi hari, OSPEK di kampus malah mengadakan training ESQ.<br />
Sungguh, aku bener2 terharu dan bisa berkata saat itu, begitu besar nikmat Allah, begitu tepat janjinya Allah, bahwa panji-panji Allah tetap akan jaya. Ada atau tanpa kita, disana aku menyadari bahwa sebenarnya peranku kecil, bahkan nyaris tak berarti jika dibandingkan dengan pesatnya perkembangan dakwah di sini.<br />
Tapi dengan peran yang kecil itu perkembangan dakwah begitu pesat, gundah di jiwa menghasilkan satu keputusan padaku ; sesungguhnya bukan islam yang butuh kepada kita, tapi kitalah yang butuh islam. ya kitalah yang membutuhkan islam!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/09/tangisan-yang-berbeda-kemarin/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Hanya untuk kamu!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/07/hanya-untuk-kamu/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/07/hanya-untuk-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Sep 2007 15:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/07/hanya-untuk-kamu/</guid>
		<description><![CDATA[	Namanya saja aku tak tau, untuk wajahnya baru 2 atau 3 kali aku melihatnya.
Itu juga dari foto, di dunia maya lagi.
kalo sekarang aku ditanya, coba tunjukan yang mana bidadari itu, aku tak tau menjawabnya.
Bukan karena aku sombong, tapi karena aku merasa tak pantas untuk mengingat bidadari itu.
	Meski dengan keterbatasan dalam ta&#8217;aruf itu tak membuatku segan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Namanya saja aku tak tau, untuk wajahnya baru 2 atau 3 kali aku melihatnya.<br />
Itu juga dari foto, di dunia maya lagi.<br />
kalo sekarang aku ditanya, coba tunjukan yang mana bidadari itu, aku tak tau menjawabnya.<br />
Bukan karena aku sombong, tapi karena aku merasa tak pantas untuk mengingat bidadari itu.</p>
	<p>Meski dengan keterbatasan dalam ta&#8217;aruf itu tak membuatku segan untuk menyapanya ketika ku lihat icon onlinenya.<br />
Ya, bukan karena aku lancang, tapi karena memang dia selalu ramah dalam banyak hal.<br />
Dia memang tidak ada setiap saat, tapi setidaknya dia ada pada waktu yang tepat.</p>
	<p>Hari ini aku agak gelisah, gak tau deh kenapa.<br />
Ku mencoba untuk online, mencari kawan-kawan untuk berbagi. Tapi aku tak menemukannya.<br />
Kecuali manusia satu ini, mantan ketua keputrian di salah satu kampus di bandung.</p>
	<p>Mesti dengan jarak ni, ku merasa ada saudara yang menjadi kawan inspirasi ku.<br />
Ah, kata terakhir ini emang selalu kucari dengan berbagai hal.</p>
	<p>Rie, panggilan itu yang selalu aku sebut saat menyapanya, sisanya riana, tapi jarang.<br />
dia memang gak terlalu jelas bagiku, tapi cukup menjadi sahabatku&#8230;</p>
	<p>Dengannya aku telah bercerita banyak hal, dari ummat sampai &#8220;calon ummahat&#8221;.<br />
dia tau tipe bidadariku, dia juga tau beberapa hal tentang ku, tapi aku tak pernah tau lebih dari info sekedarnya.</p>
	<p>Sudikah engkau yang bidadari menjadi sahabat bagi punggawa ini?</p>
	<p>(ku tulis ini saat masih chat dengan manusia mulia ini, akang akan doakan yang terbaik buatmu rie)
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/07/hanya-untuk-kamu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ide dadakan itu&#8230;</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/09/05/ide-dadakan-itu/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/09/05/ide-dadakan-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 15:43:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/09/05/ide-dadakan-itu/</guid>
		<description><![CDATA[	Malam udah mulai larut, waktu sudah menunjukan jam 22;37, sedangkan aku masih didepan komputer yang agak butut (gak syukur nikmat bangetseh lo!).
Udah beberapa hari gak ada ide sama sekali menulis, padahal tawaran sudah ada dari penerbit, emang aneh neh. Giliran gaka da tawaran, malah nulisnya jadi lancar.
Tadi nyambut anak2 bisnis internasional dari Universiti tekonologi mara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Malam udah mulai larut, waktu sudah menunjukan jam 22;37, sedangkan aku masih didepan komputer yang agak butut (gak syukur nikmat bangetseh lo!).<br />
Udah beberapa hari gak ada ide sama sekali menulis, padahal tawaran sudah ada dari penerbit, emang aneh neh. Giliran gaka da tawaran, malah nulisnya jadi lancar.<br />
Tadi nyambut anak2 bisnis internasional dari Universiti tekonologi mara (UiTM) malaysia. Jadi sekarang agak kecapean, tapi karena masih ada amanah yakni nempel pamflet ke kampus, ya begadang dikit, hitung2 pahala dan bersyukur nikmat.<br />
Pas nungguin yang laen, mikir juga buat on line, wah pas udah online, gak ada ide banget, suntuk, buntu. Buat pusing ajah.<br />
Akhirnya yang namanya sumpek itu ilang juga pas ngeliat alamat web salah seorang MyQer&#8217;s, akses aja di nikahan.maswahyu.com, tu akhi semangat amat mau nikah, eh si akhwatnya baru di kasi gambar biasa. Hihih&#8230;<br />
emang kalo udah cerita tentang nikah dan lawan jenis, gak pernah habis deh, dan gak bikin ngantuk. Hehehe&#8230;<br />
Jadi ingat diriku, nertawain diri, tapi&#8230;..sama ajah. Hahaha</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/09/05/ide-dadakan-itu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kemangan itu ada ti Turki?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/30/kemangan-itu-ada-ti-turki/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/30/kemangan-itu-ada-ti-turki/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Aug 2007 05:08:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/30/kemangan-itu-ada-ti-turki/</guid>
		<description><![CDATA[	Subhanallah, kemenangan itu ada di turki saat ini.
Kemenangan partai AKP yang saat ini berkuasa di turki semakin lengkap, setelah menguasai parlemen, menduduki jabatan perdana mentri dan menguasai presiden turki. Kemenangan ini adalah yang pertama sejak kamal attatur la&#8217;natullah meruntuhkan sistem khilafah di turki pada tahun 1924 dan menggantinya dengan sistem republik sekuler.
Sejak perubahan menjadi republik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Subhanallah, kemenangan itu ada di turki saat ini.<br />
Kemenangan partai AKP yang saat ini berkuasa di turki semakin lengkap, setelah menguasai parlemen, menduduki jabatan perdana mentri dan menguasai presiden turki. Kemenangan ini adalah yang pertama sejak kamal attatur la&#8217;natullah meruntuhkan sistem khilafah di turki pada tahun 1924 dan menggantinya dengan sistem republik sekuler.<br />
Sejak perubahan menjadi republik sekuler, tidak banyak membawa perubahan atas bangsa turki, justru yang terjadi adalah kemorosotan diberbagai bidang. Dan, di tahun 2001 saat partai AKP memasuki kabinet dan menempatkan Erdogan sebagai perdana mentri, turki mengalami perubahan yang sangat pesat. Pertumbuhan ekonomi turki yang mencengangkan terjadi ketika fase lima tahun erdogan memimpin turki. Sehingga rakyat kelas menengah semakin meningkat di turki.<br />
Kemampuan ekonomi turki yang semakin kuat ini akhirnya menopang posisi tawar turki di uni eropa, penerimaan uni eropa atas turki yang begitu besar tampak terlihat dari list investor terbesar di turki adalah dari UE tersebut dengan jerman sebagai negara terbanyak memiliki investor di turki.<br />
Agaknya kekuatan ekonomi turki yang semakin hebat inilah yang membuat rakyat turki kembali memilih AKP untuk kembali berkuasa di turki, kemangan nyaris telah AKP pada pemilihan parlemen tahun ini justru semakin menguatkan opini bahwa AKP nyaris tak tertandingi meski kaum sekuler melakukan demarketing luar biasa atas AKP, dan militer turki juga mengambil sikap anti kepada AKP. Tapi, rakyat turki tetap menghendaki dipimpin oleh AKP.<br />
Kemengan AKP yang &#8220;dicemaskan&#8221; militer terjadi juga, AKP duduk sebagai presiden turki yang merupakan simbol negara, sejarah turki mencatat, kurun waktu 50 tahun ini, militer sudah mengkudeta 4 kali pemerintahan, kita akan lihat apakah militer turki juga akan melakukan hal yang sama saat ini, dimana parlemen, perdana mentri dan presiden dikuasai oleh AKP, dan sikap politik AKP selama memimpin diakui bersih oleh banyak kalangan?<br />
apakah ini memang kehancuran sistem sekuler di turki? dimana hanya militer saja sebagai benteng terakhir dari ideologi sekuler turki? Saya melihat kemungkinan turki menjadi lebih baik dari dulu itu sangat besar, ketika Abdullah Gul yang terpilih menjadi presiden sambutan luar biasa disampaikan oleh UE, Presiden rusia, ini mungkin karena kemampuan Abdullah Gul dalam berdiplomasi saat dia menjadi mentri luar negri turki.<br />
Bahkan pelantikan Gul diwarnai sikap positif pasar di bursa efek turki, ini sangat menandakan bahwa turki memang pantas dipimpin oleh AKP yang islam, artinya lagi bahwa ternyata islam mampu menjawab tantangan zaman, apakah islam pantas menjadi pemimpin saat ini?<br />
Kita tidak bicara teoritis, tapi kita bicara fakta realita di lapangan bahwa kemampuan islam melalui ummatnya sudah terbukti. Pertanyaan terakhir, kapankah islam juga memimpin Indonesia, kita mengenal Partai Keadilan Sejahtera yang keislamannya begitu kental.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/30/kemangan-itu-ada-ti-turki/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bagaimana ini?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/28/bagaimana-ini/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/28/bagaimana-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Aug 2007 09:36:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/28/bagaimana-ini/</guid>
		<description><![CDATA[	Ah, ada apa ini? Uang 100ribu habis hanya dalam waktu 3 hari, padahal gak ada agenda besar. Ada apa ya?
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ah, ada apa ini? Uang 100ribu habis hanya dalam waktu 3 hari, padahal gak ada agenda besar. Ada apa ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/28/bagaimana-ini/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Buntu, jadi bego deh!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/26/buntu-jadi-bego-deh/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/26/buntu-jadi-bego-deh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 07:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/26/buntu-jadi-bego-deh/</guid>
		<description><![CDATA[	Waduh, bulan agustus ini kurang nyaman untuk menulis, meski beberapa hari yang lalu temenku bilang ada tawaran untuk menerbitkan buku.
Sebenarnya aku udah nyelesain buku buat diterbitkan, tapi lagi di edit ama editor yang juga temenku, si sulistiawan. Mudah-mudahan buku itu bisa terbit.
Tapi, meski penulisan kurang lancar, tapi agenda selain menulis udah lancar, lancar banget malah.
Sekarang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Waduh, bulan agustus ini kurang nyaman untuk menulis, meski beberapa hari yang lalu temenku bilang ada tawaran untuk menerbitkan buku.<br />
Sebenarnya aku udah nyelesain buku buat diterbitkan, tapi lagi di edit ama editor yang juga temenku, si sulistiawan. Mudah-mudahan buku itu bisa terbit.<br />
Tapi, meski penulisan kurang lancar, tapi agenda selain menulis udah lancar, lancar banget malah.<br />
Sekarang masalah yang membuatku terpukul pada bulan ini udah selesai, aku bisa konsentrasi kuliah, menjalankan perusahaan dan amanah di BEM.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/26/buntu-jadi-bego-deh/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/18/kenapa/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/18/kenapa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2007 06:57:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/18/kenapa/</guid>
		<description><![CDATA[	Duhai Allah&#8230;
kenapa kepedihan dan cobaan serupa kembali hadir
bertahun lalu ketika dia hadir yang membuat diriku dan lingkunganku hancur
aku terpukul jatuh pada titik terendah dalam hidup
lalu, dia hadir kembali
apakah kembalinya untuk memukul jatuh diriku lagi?
ataukah ini permainan &#8220;indah&#8221; Mu?
	Jika memang ini ujian naik tingkat bagiku&#8230;
rihdoi aku sebagai pemenang atas keadaan.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Duhai Allah&#8230;<br />
kenapa kepedihan dan cobaan serupa kembali hadir<br />
bertahun lalu ketika dia hadir yang membuat diriku dan lingkunganku hancur<br />
aku terpukul jatuh pada titik terendah dalam hidup<br />
lalu, dia hadir kembali<br />
apakah kembalinya untuk memukul jatuh diriku lagi?<br />
ataukah ini permainan &#8220;indah&#8221; Mu?</p>
	<p>Jika memang ini ujian naik tingkat bagiku&#8230;<br />
rihdoi aku sebagai pemenang atas keadaan.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/18/kenapa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Walau merayap, kau kan cari!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/walau-merayap-kau-kan-cari/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/walau-merayap-kau-kan-cari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 09:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/walau-merayap-kau-kan-cari/</guid>
		<description><![CDATA[	Hah, mestinya aku tidak berputus asa seperti ini dalam mencarimu bidadari.
Aku sudah cukup lelah tapi dengan sisa sisa tenaga ini akan terus ku mencari dengan jalan yang baik. Aku tetap masih bisa mencarimu meski merangkak.
Memang bidadari hanya untuk pangeran berkuda, bukan denganku yang petarung angkot dan buskota. Tapi, pasti ada bidadari yang menginginkan pangerannya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hah, mestinya aku tidak berputus asa seperti ini dalam mencarimu bidadari.<br />
Aku sudah cukup lelah tapi dengan sisa sisa tenaga ini akan terus ku mencari dengan jalan yang baik. Aku tetap masih bisa mencarimu meski merangkak.<br />
Memang bidadari hanya untuk pangeran berkuda, bukan denganku yang petarung angkot dan buskota. Tapi, pasti ada bidadari yang menginginkan pangerannya dengan apa adanya. TApi, siapa yang memiliki jiwa dewasa itu?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/walau-merayap-kau-kan-cari/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Editorial Media Indonesia ; Keindahan Demokrasi dari Adang-Dani</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/editorial-media-indonesia-keindahan-demokrasi-dari-adang-dani/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/editorial-media-indonesia-keindahan-demokrasi-dari-adang-dani/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Aug 2007 07:40:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/editorial-media-indonesia-keindahan-demokrasi-dari-adang-dani/</guid>
		<description><![CDATA[	PASANGAN Adang Daradjatun-Dani Anwar memang kalah dalam pemilihan Gubernur Jakarta. Tetapi, pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah &#8216;memenangi&#8217; demokrasi yang tengah bertumbuh di negeri ini. Mereka kalah amat terhormat. Mereka kalah dengan jiwa besar.
	Menurut penghitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI), Fauzi Bowo-Prijanto memperoleh 56,12% suara, Adang-Dani mengantongi 43,88% suara. Sebuah perolehan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>PASANGAN Adang Daradjatun-Dani Anwar memang kalah dalam pemilihan Gubernur Jakarta. Tetapi, pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah &#8216;memenangi&#8217; demokrasi yang tengah bertumbuh di negeri ini. Mereka kalah amat terhormat. Mereka kalah dengan jiwa besar.</p>
	<p>Menurut penghitungan cepat (quick count) Lembaga Survei Indonesia (LSI), Fauzi Bowo-Prijanto memperoleh 56,12% suara, Adang-Dani mengantongi 43,88% suara. Sebuah perolehan suara yang sungguh amat mengejutkan. Sebab, sebelumnya berbagai lembaga survei memprediksi jago PKS itu hanya akan memperoleh suara di bawah 27%.</p>
	<p>Kekalahan tetaplah kecundang. Tetapi, jangan lupa, Adang-Dani hanya diusung satu partai, sedangkan Fauzi Bowo-Prijanto diusung 20 partai. Perolehan di atas 40% bagi Adang-Dani memperlihatkan betapa berlipatnya suara yang mereka dulang. Ini membuktikan pula betapa berharganya kedua tokoh ini bagi PKS dalam pengumpulan suara di Ibu Kota.</p>
	<p>Tetapi, yang menjadi indah bagi demokrasi yang tengah bertumbuh di Indonesia adalah Adang-Dani dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Triwisaksana selekasnya mengakui kekalahan itu. Mereka langsung pula mengucapkan selamat kepada sang pemenang: Fauzi-Prijanto. Padahal, Komisi Pemilihan Umum Jakarta secara resmi belum mengumumkan siapa pemenangnya.</p>
	<p>Mereka yakin, perolehan suara itulah angka maksimal. Karena berdasarkan tim pemantau PKS yang tersebar di berbagai tempat pemungutan suara (TPS), perolehan suara Adang-Dani berkisar angka yang dirilis LSI itu. Menerima kekalahan dengan dada lapang, tanpa membuat rupa-rupa alasan dan kambing hitam, terasa menyejukkan. Secara jernih pula PKS menyatakan tidak akan menjadi oposisi, melainkan tetap mendukung Fauzi-Prijanto dengan sikap kritis dan konstruktif.</p>
	<p>Sementara itu, di pihak partai yang mengusung Fauzi-Prijanto, sebagai rasa hormat, mereka juga akan segera menggelar silaturahmi dengan PKS. Pihak Fauzi juga berharap apa yang diperlihatkan para elite Jakarta dalam pilkada bisa berimbas kepada akar rumput.</p>
	<p>Demokrasi yang tengah bertumbuh, dan masih bopeng di sana-sini, memang perlu banyak keteladanan, khususnya dari para elite. Keteladanan hanya bisa muncul dari sikap dewasa dan rasa hormat kepada sebuah proses.</p>
	<p>Bahwa kompetisi kekuasaan selalu memiliki tujuan utama kemenangan, ini sudahlah pasti. Tetapi, kemenangan akan menjadi lebih sempurna jika diraih dengan cara yang elok, yang tidak hanya mengikuti seluruh prosedur dan aturan main, namun juga penuh rasa hormat terhadap seluruh unsur yang terlibat kompetisi.</p>
	<p>Pilkada Jakarta memang seharusnya menjadi contoh, tidak hanya di berbagai wilayah lain, tetapi juga bagi para elite nasional. Pemilihan Presiden pada 2004 yang dimenangi pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla memang sukses besar sebagai pemilihan presiden pertama kali. Tetapi, ia masih menyisakan persoalan, yakni belum pulihnya hubungan personal antara mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dengan bekas dua pembantunya yang memenangi pemilu itu.</p>
	<p>Demokrasi perlu banyak prasyarat. Ia perlu orang-orang terdidik yang punya rasa hormat terhadap perbedaan. Demokrasi perlu pula orang-orang yang berjiwa besar untuk menerima kekalahan, juga pandai mengelola kemenangan.</p>
	<p>Pilkada Jakarta yang telah berlangsung indah, haruslah pula berimplikasi kepada hasil yang maksimal. Artinya, kemenangan Fauzi-Prijanto baru benar-benar punya arti jika bisa menjawab berbagai problem Ibu Kota: transportasi yang kian semrawut, banjir yang jadi langganan, kriminalitas yang meninggi, dan jurang kaya-miskin yang kian menganga. Selamat bekerja bagi Fauzi-Prijanto. Terima kasih Adang-Dani.<br />
***<br />
Itu adalah editorial dari media indonesia yang saya kopikan ke blog tercinta ini. Dan itulah memang tampilan adang-dani didepan banyak media. Pernyataan siap menang dan siap kalahnya dibuktikan langsung, dan ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari berbagai pihak.<br />
Jika kita melihat di Depok, ketika PKS menang, PKS di gugat. Ketika di DKI PKS kalah, PKS legowo.<br />
<img src='/images/debat.jpg' alt='adang-dani' /><br />
Pak adang darajatun, andainya anda adalah kader PKS, ikut liqo&#8217;, ngisi liqo&#8217;, daurah dan lainnya. Akan saya panggil anda ustadz.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/13/editorial-media-indonesia-keindahan-demokrasi-dari-adang-dani/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Produk unilever ada formalin.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/11/produk-unilever-ada-formalin/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/11/produk-unilever-ada-formalin/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Aug 2007 06:47:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/11/produk-unilever-ada-formalin/</guid>
		<description><![CDATA[	
Tidak hanya makanan yang mengandung formali, tetapi beberapa bagian dari kehidupan kita juga mengandung formalin.
Seperti sampo, pasta gigi, sabun dan lainnya. Informasi yang saya kutip dari detik.com yang berisi tentang informasi produk-produk Unilever yang mengandung formalin.
Seperti yang kita ketahui, bahwa unilever adalah salah satu donatur Israel, setidaknya adanya fakta tentang produk yang bermasalah ini dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/pepsodent.jpg' alt='Pepsoden' /><br />
Tidak hanya makanan yang mengandung formali, tetapi beberapa bagian dari kehidupan kita juga mengandung formalin.<br />
Seperti sampo, pasta gigi, sabun dan lainnya. Informasi yang saya kutip dari<a href="http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/08/tgl/10/time/105323/idnews/815552/idkanal/10"> detik.com</a> yang berisi tentang informasi produk-produk Unilever yang mengandung formalin.<br />
Seperti yang kita ketahui, bahwa unilever adalah salah satu donatur Israel, setidaknya adanya fakta tentang produk yang bermasalah ini dapat menguatkan alasan kita bahwa kita mulai untuk memboikot produk-produk unilever, selain kurang aman, mereka juga donatur teroris.<br />
Ini infornya :<br />
erikut kandungan formaldehyde dalam produk-produk Unilever: </p>
	<p>1. Pasta Gigi (batas yang diperbolehkan 0,1%): </p>
	<p>- Pepsodent Herbal = 0,04% (0,016% aktif)<br />
- Pepsodent Whitening dengan Perlite = 0,04% (0,016% aktif)<br />
- Pencegah Gigi Berlubang = 0,04% (0,016% aktif) </p>
	<p>2. Sabun (batas yang diperbolehkan 0,2%):<br />
- Lifebuoy (sabun cair, Deep Clean Bodywash ActiFresh)= 0,1% (0,04% aktif) </p>
	<p>3. Shampo (batas yang diperbolehkan 0,2%):<br />
- Lifebuoy Anti Danddruff = 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Lifebuoy Daily Care = 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Clear Active Care, Anti Ketombe = 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Clear Scalp Oil Control = 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Clear Hair Fall Defense = 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Sunsilk Strong &#038; Smooth = 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Sunsilk Silky Straight = 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Sunsilk Clean &#038; Fresh= 0,04% (0,04% aktif)<br />
- Sunsilk Lasting Black Shine = 0,04% (0,04% aktif)
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/11/produk-unilever-ada-formalin/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>PKS menang, Fauzi Menang, 20 Parpol kalah.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/pks-menang-fauzi-menang-20-parpol-kalah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/pks-menang-fauzi-menang-20-parpol-kalah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2007 09:06:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/pks-menang-fauzi-menang-20-parpol-kalah/</guid>
		<description><![CDATA[	Hasil PILKADA DKI memang sudah bisa
ditebak, Adang-Dani kalah dan Fauzi Bowo
menang.
Tapi ada hal menarik yang patut kita
pikirkan bahwa kekalahan PKS pada
PILKADA ini sesungguhnya adalah kemangan
PKS. Kenapa?
Kita lihat pada PEMILU 2004, PKS hanya
mendapatkan suara 25 % suara, sedangkan
pada PILKADAL ini PKS melalui Adang-DAni
memperoleh 45 % suara. Artinya suara PKS
naik 20 %.
Sedangkan koalisi Jakarta yang pada
PEMILU 2004 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hasil PILKADA DKI memang sudah bisa<br />
ditebak, Adang-Dani kalah dan Fauzi Bowo<br />
menang.<br />
Tapi ada hal menarik yang patut kita<br />
pikirkan bahwa kekalahan PKS pada<br />
PILKADA ini sesungguhnya adalah kemangan<br />
PKS. Kenapa?<br />
Kita lihat pada PEMILU 2004, PKS hanya<br />
mendapatkan suara 25 % suara, sedangkan<br />
pada PILKADAL ini PKS melalui Adang-DAni<br />
memperoleh 45 % suara. Artinya suara PKS<br />
naik 20 %.<br />
Sedangkan koalisi Jakarta yang pada<br />
PEMILU 2004 mendapatkan 75 % suara, tapi<br />
pada PILKADA ini hanya mampu mendapatkan<br />
55 % suara. Padahal mereka sudah bersatu<br />
menjadi 20 Partai Politik untuk<br />
menghadapi sebuah partai anak muda yang<br />
baru berumur 4 tahun ; PKS.<br />
Sesungguhnya yang kalah cuma satu, yakni<br />
koalisi Jakarta. KIta akan runut<br />
kekalahan mereka.<br />
I. Dari sisi suara pada PILKADA ini.<br />
Seperti yang telah saya tulis diatas,<br />
bahwa suara koalisi Jakarta turun 10 %<br />
dan PKS naik 20 % suara.<br />
2. Jika memang benar tulisan dari<br />
seorang kawan saya tentang black<br />
campaign untuk adang agar warga jakarta<br />
ikut memilih pada PILKADA DKI Jakarta<br />
ini jika tidak ingin Adang menang, maka<br />
dapat dikatakan bahwa ajakan tidak<br />
GOLPUT mereka sukses dan himbauan untuk<br />
tidak memilih adang gagal total, sekali<br />
lagi, semestinya jika himbauan mereka<br />
didengarkan maka suara koalisi jakarta<br />
akan naik, bukannya malah turun.<br />
3. Dari sisi ekonomi<br />
PKS hanya sendiri, FAuzi di usung oleh<br />
20 PARPOL, sedangkan beda dana kampanye<br />
adang-dani dan fauzi-prijanto adalah<br />
satu miliyar, ini artinya kekuatan PKS<br />
dalam sisi ekonomi nyaris sama dengan<br />
kekuatan ekonomi 20 parpol tadi, yang<br />
termasuk disana GOLKAR, PDIP, PAN, PKB,<br />
dan lainnya.<br />
4. Masa depan cerah milik PKS.<br />
Jika pernyataan adang saat konfrensi<br />
pers pada waktu pencoblosan adalah<br />
tetap, dimana adang akan tetap di PKS,<br />
maka dapat kita pastikan bahwa suara PKS<br />
di 2009 untuk daerah jakarta adalah 45 %<br />
tadi. Sedangkan koalisi Jakarta yang<br />
pada 2009 dipastikan akan pecah harus<br />
memperebutkan 55 % suara tadi,<br />
bayangkan, 55 % suara diperebutkan oleh<br />
20 PARPOL, maka akan dapat ditarik<br />
kesimpulan bahwa PKS partai terkuat di<br />
Jakarta saat ini dan 2009.<br />
5. Bergaining PKS semakin tinggi.<br />
Posisi tawar PKS di perpolitikan<br />
nasional naik tajam, setelah dikeroyok<br />
di Pekanbaru, dimana di PILKADA<br />
Pekanbaru PKS juga dikeroyok oleh 20<br />
Parpol dan suara PKS ketika itu<br />
mendapatkan 45 % suara, dan lawannya<br />
mendapatkan 55 % suara.<br />
Pengoroyokan serupa juga dilakukan oleh<br />
parpol yang sama di DKI Jakarta dan<br />
hasilnya pun nyaris sama, padahal<br />
rentang waktu 2004 dan PILKADA DKI<br />
adalah 3 tahun saja. Artinya untuk 3<br />
tahun bekerja, PKS mampu melipatkan<br />
dirinya naik 20 % suara, Jika kita bagi<br />
20 % tadi, maka pertahunnya PKS mampu<br />
menaikkan suaranya sekitar 6,7 %. Dan<br />
untuk 2009 diprediksikan suara PKS akan<br />
naik menjadi 33,5 %, jika kita gabubgkan<br />
dengan suara PKS pada 2004, maka<br />
kekuatan akhir PKS di Jakarta adalah<br />
58,5 % suara. Dahsyat!<br />
6. Terpecahnya partai peserta koalisi<br />
jakarta.<br />
Kita ketahui bahwa 6 gerakan pemuda<br />
milik 6 parpol peserta koalisi jakarta<br />
melarikan suaranya ke ADang, diantarnya<br />
adalah gerakan pemuda ka&#8217;bah, atau yang<br />
lainnya. Tentu kekecawaan pemuda di<br />
parpol tersebut bukan tidak mungkin<br />
membuat mereka pindah kandang ke PKS.<br />
Karena melihat kesolidan dan militannya<br />
orang-orang PKS.<br />
setidaknya itu adalah list kekalahan<br />
Koalisi &#8220;20 parpol&#8221; Jakarta, dan lain<br />
waktu akan saya tulis kemenganan PKS.<br />
Tentu, ada yang menjadi kekalahan bagi<br />
lawan PKS adalah kemenangan bagi PKS<br />
tapi ada juga yang tidak merupakan<br />
kekalahan bagi koalisi jakarta adalah<br />
kemenangan juga bagi PKS.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/pks-menang-fauzi-menang-20-parpol-kalah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Menganalisa PILKADA DKI Jakarta.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/menganalisa-pilkada-dki-jakarta/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/menganalisa-pilkada-dki-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2007 08:39:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/menganalisa-pilkada-dki-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[	Suara Fauzi Bowo  sudah tidak akan mungkin terkejar lagi oleh Adang Darajatun, PILKADA DKI Jakarta sudah memasuki babak menentukan siapa menang siapa kalah. Untuk secara kasat mata kita akan melihat bahwa PKS dan calonnya dinyatakan kalah, dan Fauzi Bowo serta Koalisi &#8220;20 PARPOL&#8221; Jakartanya menang.
Tapi, untuk saat ini izinkan saya untuk memberikan analisa berbagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Suara Fauzi Bowo  sudah tidak akan mungkin terkejar lagi oleh Adang Darajatun, PILKADA DKI Jakarta sudah memasuki babak menentukan siapa menang siapa kalah. Untuk secara kasat mata kita akan melihat bahwa PKS dan calonnya dinyatakan kalah, dan Fauzi Bowo serta Koalisi &#8220;20 PARPOL&#8221; Jakartanya menang.<br />
Tapi, untuk saat ini izinkan saya untuk memberikan analisa berbagai hal terkait PILKADA DKI Jakarta yang menjadi barometer politik Nasional.<br />
***<br />
PKS dan calonnya.<br />
Partai Keadilan Sejahtera adalah partai yang mendapatkan suara pada PEMILU 2004 untuk daerah DKI Jakarta sebesar 24 % atau sekitar 1 juta suara. Suara itu juga yang mengantarkan PKS menguasai DPRD DKI Jakarta. Suara itu juga menjadikan PKS sebagai partai nomor urut satu untuk PEMILU 2004 di Jakarta.<br />
Pada PILKADA DKI ini, PKS melalui calonnya Adang-Dani mendapatkan suara sebesar 1.500.000 atau sekitar 24 %, artinya suara PKS naik 500ribu suara atau naik sekitar 20 % dari suara sebelumnya.<br />
Ini adalah prestasi yang luar biasa, PKS yang dikeroyok oleh 20 parpol bukannya jatuh tersungkur tapi malah tegak naik meninggi. Kenaikan suara ini memang patut untuk diwaspadai oleh semua parpol.<br />
Jika kita menggunakan hitung-hitungan logika matematika, PKS yang kita tetapkan untuk mendapatkan suara pada PEMILU 2009 sejumlah yang sama, sedangkan 20 parpol tadi telah terpecah dan mengambil jatahnya sendiri, maka bisa dipastikan bahwa PKS semakin menguatkan posisinya sebagai partai terkuat di Jakarta. Karena jika koalisi Jakarta yang mengusung Fauzi Bowo telah pecah, maka suara 56 % itu akan dipecah lagi menjadi beberapa bagian, setidaknya akan dibagi untuk parpol yang lulus electoral treshold.<br />
Memang ada sebagian pengamat yang mengatakan bahwa kenaikan 20 % suara PKS melalui calonnya di PILKADA DKI bukanlah milik PKS, tapi bisa dipastikan untuk 2009 itu bisa milik PKS karena pernyataan Adang yang akan tetap pada barisan PKS. Pernyataan Adang ini dilontarkan pada pers disaat hari pemilihan di Jakarta ; 8 Agustus lalu. Jika kenaikan itu adalah milik Adang secara personal.<br />
PILKADA ini juga kembali membenarkan pernyataan para tokoh PKS bahwa PKS adalah partai kader, partai ini juga mengaku memiliki kader terbina dan militan, itu dapat dilihat jernih di PILKADA ini. Lihat saja, kenaikan suara PKS ini memang tidak lepas dari peran kadernya dilapangan, PILKADA kali ini, PKS hanya sendiri, akan tetapi dana yang didapat untuk kampanye hanya berselisih lebih kurang satu milyar dengan Fauzi Bowo yang diusung oleh 20 parpol, artinya kekuatan kader PKS Jakarta nyaris dapat menyamai kekuatan seluruh kader di 20 parpol tadi dalam hal perekonomian. Kenyataan ini juga membuktikan bahwa PKS memang memiliki kader yang militan, sehingga hasil exit pool Lingkar Survei Indonesia (LSI) yang mengatakan bahwa 17,2 % suara PKS lari ke koalisi Jakarta adalah salah besar.<br />
Sedangkan dari sisi militansi kerja lapangan, Adang-Dani yang hanya berselisih lebih kurang 15 % dengan Fauzi bowo adalah sebuah prestasi besar, ketika kader PKS harus berhadapan dengan 20 macam bendera partai politik, mereka justru dapat meningkatkan suara partainya melalui Adang-Dani.<br />
Sehingga untuk saat ini saya dapat menarik kesimpulan bahwa Fauzi dan PKS menang, dan hanya koalisi Jakarta lah yang kalah.</p>
	<p>(bersambung&#8230;)
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/09/menganalisa-pilkada-dki-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Hari ini menegangkan.di Jakarta!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/08/hari-ini-menegangkandi-jakarta/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/08/hari-ini-menegangkandi-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 08:18:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/08/hari-ini-menegangkandi-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[	Jangankan mereka, aku yang dipadang ajah cukup tegang melihat perkembangan perolehan suara kedua calon. Sampai pukul 3.15 WIB, suara adang baru 179.549, sedangkan Fauzi 180.428. Untuk saat ini foke memimpin, sejak awal, adang selalu meninggalkan.
Mau liat perkembangannya ?
klik disini
	Duh, begitu mendebarkan neh.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Jangankan mereka, aku yang dipadang ajah cukup tegang melihat perkembangan perolehan suara kedua calon. Sampai pukul 3.15 WIB, suara adang baru 179.549, sedangkan Fauzi 180.428. Untuk saat ini foke memimpin, sejak awal, adang selalu meninggalkan.<br />
Mau liat perkembangannya ?<br />
klik <a href="http://www.adangbenahijakarta.com">disini</a></p>
	<p>Duh, begitu mendebarkan neh.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/08/hari-ini-menegangkandi-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Blogku ini makin rame aja lho!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/06/blogku-ini-makin-rame-aja-lho/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/06/blogku-ini-makin-rame-aja-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 11:11:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>VIP</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/06/blogku-ini-makin-rame-aja-lho/</guid>
		<description><![CDATA[	Duh, gak kebayang deh sebelumnya kalo blog ini bakalan dikunjungi oleh orang-orang, ya karena memang aku bukanlah seorang penulis terkenal. Lalu buat apa seh orang mengunjungi blog ini.
Lagian, aku disini hanya menumpah isi pikiranku agar tak begitu menumpuk dipikiran yang akhirnya akan mengganggu regedit komputer otakku. Gak lebih dan tidak kurang.
aku hanya menulis pemikiran disini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Duh, gak kebayang deh sebelumnya kalo blog ini bakalan dikunjungi oleh orang-orang, ya karena memang aku bukanlah seorang penulis terkenal. Lalu buat apa seh orang mengunjungi blog ini.<br />
Lagian, aku disini hanya menumpah isi pikiranku agar tak begitu menumpuk dipikiran yang akhirnya akan mengganggu regedit komputer otakku. Gak lebih dan tidak kurang.<br />
aku hanya menulis pemikiran disini atau terkadang mengkopi tulisan dari blog tetangga, tapi siapa sangka ternyata banyak juga yang minat. Eh, koq jadi sombong? (Istighfar ouy).<br />
Ah, mudah-mudahan tulisan kecil di blog ini dapat memberikan makna positif bagi pengunjung semua, mudah-mudahan ini menjadi ladang amal bagiku dan mempermudah masuk ke surga Allah SWT.<br />
Selamat menikmati menu ala kadarnya di blog ini, selamat menebak karakterku dari tatanan blog, untaian kata, serakan jiwa yang dipungut menjadi sebuah kalimat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/06/blogku-ini-makin-rame-aja-lho/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Situs itu lumpuh!!!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/05/situs-itu-lumpuh/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/05/situs-itu-lumpuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 03:44:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/05/situs-itu-lumpuh/</guid>
		<description><![CDATA[	Alhamdulillah&#8230;
	Setelah sekian lama berjuang, situs yang mengubar foto-foto akhwat akhirnya di delete ama wordpress. situs itu emang berisi foto-foto akhwat yang di edit dan di bumbui foto-foto porno.
Banyak email yang masuk ke saya untuk menghajar situs itu. Tapi emang waktu tidak begitu memungkinkan. Akhirnya saya mencoba menghubungi owner wordpress.com dan menceritakan keberatan saya tentang situs [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Alhamdulillah&#8230;</p>
	<p>Setelah sekian lama berjuang, situs yang mengubar foto-foto akhwat akhirnya di delete ama wordpress. situs itu emang berisi foto-foto akhwat yang di edit dan di bumbui foto-foto porno.<br />
Banyak email yang masuk ke saya untuk menghajar situs itu. Tapi emang waktu tidak begitu memungkinkan. Akhirnya saya mencoba menghubungi owner wordpress.com dan menceritakan keberatan saya tentang situs itu.<br />
Alhamdulillah mereka menerima protes saya dan mendelete file-file situs.<br />
Coba aja liat di www.akhwatxx.wordpress.com. Udah gak ada lagi filenya.<br />
emang Enak!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/05/situs-itu-lumpuh/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>RAKERNAS ILMMIPA.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/08/03/rakernas-ilmmipa/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/08/03/rakernas-ilmmipa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2007 08:28:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/08/03/rakernas-ilmmipa/</guid>
		<description><![CDATA[	Wah, sebuah pengalaman yang menarik bagiku ketika berada di wilayah khatulistiwa, tepatnya di pontianak. Perjalanan kali ini dalam rangka Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) III ILMMIPA Indonesia III.
Alhamdulillah setelah beberapa hari melakukan rapat, kami dapat menyelesaikan semua hal yang akan menjadi program kerja bersama. Tapi kali ini, di blog tercinta ini aku akan meletekan beberapa foto [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Wah, sebuah pengalaman yang menarik bagiku ketika berada di wilayah khatulistiwa, tepatnya di pontianak. Perjalanan kali ini dalam rangka Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) III ILMMIPA Indonesia III.<br />
Alhamdulillah setelah beberapa hari melakukan rapat, kami dapat menyelesaikan semua hal yang akan menjadi program kerja bersama. Tapi kali ini, di blog tercinta ini aku akan meletekan beberapa foto yang menjadi saksi bahwa kami pernah bersama.</p>
	<p><img src='/images/sendiri_01.jpg' alt='Sendiri di museum' /><br />
anggap aja ini sebagai pengantar dari beberapa foto dibawah. Ini didalam museum Kalimantan Barat</p>
	<p><img src='/images/bertiga.JPG' alt='Razid, me n hendra' /><br />
Ini foto didalam Istana sultan pontianak, konon nama kota Pontianak berasal dari nama Hantu yang banyak di kota itu sebelumnya. Pontianak = Kuntilanak.</p>
	<p><img src='/images/rumahdayak.jpg' alt='rumah dayak' /><br />
Rame-rame di rumah dayak, nambah ilmu juga.</p>
	<p><img src='/images/jenjang.JPG' alt='d Jenjang bersama' /><br />
Huuu&#8230;pada kehilangan diriku, aku yang paling atas tu. nginjakin patung dewanya orang dayak./ hihihi, ntar di ruqyah deh</p>
	<p><img src='/images/rumahmelayu.jpg' alt='di Rumah Melayu' /><br />
Di Kalimantan itu ada dua suku besar, yang satu dayak yang satu lagi melayu. Nah yang ini foto di rumah melayu</p>
	<p><img src='/images/spanduk.JPG' alt='didalam ruang sidang' /><br />
selesai Rapat kerja, kita foto2 deh, asyik banget.</p>
	<p><img src='/images/sungai.JPG' alt='di dekat sungai kapuas' /><br />
Ini didekat sungai di pontianak. </p>
	<p><img src='/images/dekettugu.jpg' alt='Tugu khatulistiwa' /><br />
tugu khatulistiwa adalah ikon dari Kota Pontianak, dan kegiatan RAKERNAS ini bernama KHATULISTIWA EXPLORE</p>
	<p><img src='/images/rektorat.JPG' alt='Di Rektorat UNTAN' /><br />
Foto bersama sesaat akan menuju hotel, dan akan melanjutkan RAKER</p>
	<p>Udah, segitu ajah dulu. Ntar ditulisin deh pengalamannya disini. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/08/03/rakernas-ilmmipa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat berjuang ikhwah Jakarta!!!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/22/selamat-berjuang-ikhwah-jakarta/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/22/selamat-berjuang-ikhwah-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jul 2007 09:05:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>VIP</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/22/selamat-berjuang-ikhwah-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini, dimulai sudah perjuangan untuk menduduki Jakarta-1. Posisi yang akan mengambil banyak peran untuk melakukan perubahan dalam banyak sektor di Jakarta, dan kehadiran partai dakwah disini adalah simbol bahwa partai dakwah ini telah memiliki kuku yang cukup kuat dan tajam di pentas perpolitikan nasinal. Kenapa perpolitikan nasional? Karena Jakarta adalah wajah Negara ini. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini, dimulai sudah perjuangan untuk menduduki Jakarta-1. Posisi yang akan mengambil banyak peran untuk melakukan perubahan dalam banyak sektor di Jakarta, dan kehadiran partai dakwah disini adalah simbol bahwa partai dakwah ini telah memiliki kuku yang cukup kuat dan tajam di pentas perpolitikan nasinal. Kenapa perpolitikan nasional? Karena Jakarta adalah wajah Negara ini. Karena DKI Jakarta adalah pusat dari semua elemen Nasional, segala ras ada disana, segala agama ada disana, segala kepentingan ada juga disana.<br />
<img src='/images/dprd08.jpg' alt='Bajai Bajuri dan Adang-Dani' /><br />
Foto diatas adalah salah satu foto Bajai Bajuri bersama Adang-Dani yang mengendarai Bajai untuk pergi Gedung DPRD DKI Jakarta guna mengikuti kampanye pemaparan visi dan misi Cagub-Cawagub DKI Jakarta.<br />
Melihat perkembangan politik di Jakarta, terkadang membuatku terharu. Dahulu, tak pernah kebanyakan ikhwah di jamaah ini memikirkan bahwa partai dakwah ini eksis sebelum tahun 2010. Karena memang, rancangan internal bahwa kita akan berpartai pada tahun 2010. Akan tetapi, Allah berkehendak lain, bahwa 1998 kita sudah menambah baju dakwah kita yakni Partai Keadilan.<br />
Percepatannya 12 Tahun, jika kita menghitung dengan rencana awal 2010, tapi lahir pada 1998. Kendaraan sejarah Bangsa Indonesia harus dengan tercengang menyaksikan 50ribuan kader di depan Masjid Istiqlal Jakarta hadir dalam deklarasi Partai keadilan.<br />
Lima tahun kemudian, 2004, sejarah Indonesia lagi-lagi dibuat tercengang dengan naiknya suara Partai Keadilan yang merubah bajunya dengan Partai Keadilan Sejahtera sebesar hampir 700 %. Segala Puja dan Puji hanyalah milik Allah Penguasa Alam Semesta!!.<br />
Hari ini, lebih dari 100 PILKADAL yang diikuti oleh PKS, dimana PKS memenangkannya lebih dari 50 %. Angka ini sungguh dahsyat untuk sebuah partai politik yang orang-orangnya nyaris tak memiliki tokoh nasional, yang  kadernya kebanyakan adalah para aktivis masjid, para pemuda yang umurnya berkisar dari 16 tahun an.<br />
***<br />
<img src='/images/doa.jpg' alt='ust.Tifatul Sembiring' /><br />
Wahai ikwah, sesungguhnya tiap-tiap kemenangan yang kita raih saat ini adalah bentuk rahmat Allah kepada kita semua, semua adalah karena pertolongan Allah SWT semata. Kita nyaris tak punya andil dalam kemenangan besar ini kecuali doa dan usaha.<br />
Jika dahulu kita melakukan agenda tarbawi dengan sembunyi, dengan membawa sendal dan sepatu masuk kedalam rumah agar tak dicurigai oleh rezim, tapi hari ini kita melakukannya dengan terang-terangan, bahkan materi, sistem materi tarbawi itu telah dibukukan dengan judul yang beragam.<br />
Ya ikhwatifillah&#8230;<br />
Semua memang atas pertolongan Allah, tapi sungguh!. Pertolongan Allah tidak datang bak turunnya hujan dari awan yang datang tanpa pernah kita berusaha mendatangkannya. Tapi, datangnya pertolongan Allah itu karena tingginya keinginan kita agar kalimat Allah tegak di Bumi ini, karena usaha kita yang selalu menjaga nilai-nilai salimul aqidah, shahihul ibadah, ukhuwah dan rasa cinta kita kepada ummat islam ini.<br />
Semua pertolongan Allah itu, pertolongan itu hadir karena kuatnya keinginan kita untuk menjaga kedekatan kita dengan Allah SWT.<br />
Wahai para mujahid dakwah&#8230;<br />
Tetaplah dengan ciri khas kita itu, tetaplah dengan karakter dakwah kita yang merupakan karakter islam itu sendiri. Yakinkanlah bahwa hanya dengan doa dan usaha Allah akan mendatangkan pertolongan Nya kepada kita. Bukan dengan meninggalkan keislaman kita Allah menolong kita, bukan dengan menghilangkan budaya tausyiah, ukhuwah Allah akan membantu kita.<br />
Ya ma&#8217;syaral ikhwah&#8230;<br />
Jangan tinggalkan itu hanya karena keinginan sesaat. Tetaplah disini, dijalan dakwah ini, dijalan para Nabi dan Rasul, jalannya para penghuni Surga. karena memang terlalu banyak alasan kita harus tetap disini, hidup mulia atau mati syahid.<br />
***<br />
<img src='/images/kepanduan.jpg' alt='Kepanduan ' /><br />
Selamat berjuang sahabat, selamat berjuang kawan. Mudah-mudahan usaha kita kan menjadi sebuah nilai untuk mendapatkan tiket ke Jannah Nya Allah SWT.<br />
<img src='/images/konsolidasi01.jpg' alt='Konsolidasi' />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/22/selamat-berjuang-ikhwah-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bulan juli, bulan produktif .</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/bulan-juli-bulan-produktif/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/bulan-juli-bulan-produktif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2007 17:01:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/bulan-juli-bulan-produktif/</guid>
		<description><![CDATA[	
Sampai pada pertengahan bulan juli ini, aku Alhamdulillah cukup produktif dalam menulis. Meski cuma tulisan apa adanya, setidaknya aku telah mencoba.
Seperti ku baca pada blog seorang kawan yang aku cintai, dia menulis hobinya adalah ; nulis, nulis, nulis&#8230;.
Aku jadi tersemangatkan dengan gaya dia menuliskan &#8220;nulis&#8221;. Seolah dia berbisik, mari kita berpacu untuk saling menuliskan apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/nulis.jpg' alt='menulis, dari internet' /><br />
Sampai pada pertengahan bulan juli ini, aku Alhamdulillah cukup produktif dalam menulis. Meski cuma tulisan apa adanya, setidaknya aku telah mencoba.<br />
Seperti ku baca pada blog seorang kawan yang aku cintai, dia menulis hobinya adalah ; nulis, nulis, nulis&#8230;.<br />
Aku jadi tersemangatkan dengan gaya dia menuliskan &#8220;nulis&#8221;. Seolah dia berbisik, mari kita berpacu untuk saling menuliskan apa yang tergambar di otak dan hati ini, aku sambut seruanmu.<br />
menulis emang sasah-sasah gampang, dibilang susah, gak juga, dibilang mudah juga enggak. Tapi emang menulis itu paling enak dari hati. Banyak karya besar atas sastra pada dua abad terakhir ditulis oleh orang yang memang menjiwai setiap tulisannya.<br />
Karya indah tentang suka, cita, duka, cinta, kecewa, penasaran emang akan lahir dari orang yang memang sedang mengalaminya. Tidak dari orang yang sekedar membohongi diri untuk menggambarkannya.<br />
Targetku untuk menerbitkan buku pada tahun ini agak sulit, padahal buku itu telah selesai ku tulis. Tapi memang rasa percaya diriku masih agak kurang untuk menyodorkannya pada penerbit. bantu donk fren.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/bulan-juli-bulan-produktif/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Nikah dulu , baru jalan.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/nikah-dulu-baru-jalan/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/nikah-dulu-baru-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2007 16:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/nikah-dulu-baru-jalan/</guid>
		<description><![CDATA[	Hihi&#8230;judulnya pasti agak aneh jika dihubungkan dengan karakterku yang kata temen2 agak keras, agak kurang sopan, agak kura deh semuanya.
Tapi emang, aku udah bertekad untuk tidak berjalan dengan lawan jenis kecuali dengan mahram. Sori aja kalo aku agak keras, karena kelembutanku hanya untuk yang mahram.
Pernah seh aku mencoba untuk lembut, tapi malah si akhwat ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hihi&#8230;judulnya pasti agak aneh jika dihubungkan dengan karakterku yang kata temen2 agak keras, agak kurang sopan, agak kura deh semuanya.<br />
Tapi emang, aku udah bertekad untuk tidak berjalan dengan lawan jenis kecuali dengan mahram. Sori aja kalo aku agak keras, karena kelembutanku hanya untuk yang mahram.<br />
Pernah seh aku mencoba untuk lembut, tapi malah si akhwat ke ge er an,  mending keras, kan akhwat gak ada yang naksir, tul gak?<br />
<img src='/images/walimahan.jpg' alt='walimahan' /><br />
Huh, tapi emang ada positif negatifnya. Yang jelas, menurutku yang terbaik saat ini adalah bersifat tegas kepada akhwat.<br />
Ada temenku, orangnya cukup lihai dalam memperbaiki komputer, sehingga ada akhwat yang selalu menjadi langganannya dalam memperbaiki komputer. Ya, akhwatnya itu itu aja, kalo gak si F, kalo gak si A.<br />
Hihihi, pernah juga dulu akhwat yang meminta aku memperbaiki  laptopnya. Aku cuma perbaiki sekali, sambil ku buat tutorialnya dan masukan untuk belajar sendiri. Trus ku suruh si akhwat untuk membagikan tutorial itu ke banyak akhwat, agar para akhwat gak lagi minta tolong ama ikhwan hanya untuk mendelete virus yang udah menginspeksi komputernya.<br />
Kalo ikhwan bisa, akhwat pasti bisa juga dunk.<br />
Eh, kembali ke judul diatas.<br />
Beberapa waktu yang lalu aku kembali melihat akhi berjalan dengan ukhti dengan agak malu-malu. akhi nya se angkatanku, ukhtinya gak. Tapi, anehnya, meski sudah ketangkap basah dan banyak yang melihatnya, mereka selalu ada alasan untuk mengatakan itu hanyalah kebetulan.<br />
Emang kebetulan kali, kebetulan ketahuan. Hihihi&#8230;<br />
Ah, udahlah, semakin malam semakin eror neh, pikiranku masih menggenapkan setengah dien ini. Aku gak tau betapa senangnya aku nanti disaat aku benar2 telah menemukan bidadari yang mulia itu. Hah, jadi tersenyum sendiri.<br />
^_^
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/nikah-dulu-baru-jalan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Manhaj haraky</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/manhaj-haraky/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/manhaj-haraky/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2007 15:55:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Sirah</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/manhaj-haraky/</guid>
		<description><![CDATA[	
Judulnya se asyik banget. Manhaj Haraki (pedoman pergerakan). Alhamdulillah aku udah &#8220;wisuda&#8221; membacanya. Dua jilid buku telah ku selesaikan dan sekarangpun masih ku ulang-ulangi lagi.
Membacanya sangat asyik, isinya tentang marhalah perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menegakan kalimat Allah SWT.
Banyak kisah yang dijadikan ibroh oleh penulis untuk dijadikan acuan dalam bergerak saat ini. Mudah-mudahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/MH.jpg' alt='Manhaj Haraki' /><br />
Judulnya se asyik banget. Manhaj Haraki (pedoman pergerakan). Alhamdulillah aku udah &#8220;wisuda&#8221; membacanya. Dua jilid buku telah ku selesaikan dan sekarangpun masih ku ulang-ulangi lagi.<br />
Membacanya sangat asyik, isinya tentang marhalah perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menegakan kalimat Allah SWT.<br />
Banyak kisah yang dijadikan ibroh oleh penulis untuk dijadikan acuan dalam bergerak saat ini. Mudah-mudahan anda juga bisa membacanya seperti saya membacanya dengan nikmat.<br />
Selamat membaca, beli aja, murah koq.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/manhaj-haraky/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Turun lagi, naik nya kapan?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/155/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/155/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jul 2007 15:08:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/155/</guid>
		<description><![CDATA[	Percaya gak kalo dunia ini selalu turun naik layaknya keimanan seorang hamba?
Seperti kata Rasulullah SAW, iman itu turun naik.

Hari ini sepertinya aku mengalami hal yang seperti diatas. Hari ini imanku gak teratur, meski kegiatanku cukup positif hari ini. Aku bersih-bersih kamar sekaligus reinstal komputer kesayanganku yang &#8220;belum lunas&#8221;. HIhihi&#8230;
Tapi gak tau juga kenapa seperti itu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Percaya gak kalo dunia ini selalu turun naik layaknya keimanan seorang hamba?<br />
Seperti kata Rasulullah SAW, iman itu turun naik.<br />
<img src='/images/images_01.jpg' alt='suntuk' /><br />
Hari ini sepertinya aku mengalami hal yang seperti diatas. Hari ini imanku gak teratur, meski kegiatanku cukup positif hari ini. Aku bersih-bersih kamar sekaligus reinstal komputer kesayanganku yang &#8220;belum lunas&#8221;. HIhihi&#8230;<br />
Tapi gak tau juga kenapa seperti itu, rasanya ada yang menganggu pikiran dan jiwaku sehingga membuatku agak sedikit lemas menjalani aktivitas sehari-hari. Tadi mestinya aku ada acara pembahasan BIMBA di DPD, tapi karena aku begitu bosan dengan jiwaku, aku urungkan niatku untuk berangkat padahal aku telah bersiap sedia.<br />
Malam ini, sebenarnya aku punya akses untuk datang MABIT dikampusku malam ini, tapi aku tidak melakukannya karena dengan alasan yang sama!.<br />
Andainya ada yang selalu menguatkanku!<br />
Alangkah senangnya jika ada yang selalu mengingatkanku ketika aku alpa seperti saat ini.<br />
Duhai Allah, lama ya lagi aku gini? Dah agak susah neh manajemen hatinya. Plis ya Allah, give a true soulmate right now. Plis&#8230;<br />
***<br />
<img src='/images/bulan.jpg' alt='bulan' /><br />
Bagai gambar diatas, ku merindukan penyinar itu tatkala hatiku galau. Tentu lebih tepat lentera jiwa bagiku. Karena memang, amanah banyak tapi amniha gak ada. Hiks&#8230;<br />
Emang Allah tidak akan menguji hambanya sesuai dengan kemampuannya, berarti kemampuanku masih ok neh. Cuma, lebih cepat lebih deh.<br />
kuamaha?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/21/155/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tak semua yang bisa bertahan disini!!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/20/tak-semua-yang-bisa-bertahan-disini/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/20/tak-semua-yang-bisa-bertahan-disini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jul 2007 06:51:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/20/tak-semua-yang-bisa-bertahan-disini/</guid>
		<description><![CDATA[	
Jalannya panjang
Penuh dengan onak dan duri
Orangnya sedikit.
***
Itulah gambaran perjalanan yang masih sangat panjang ini. perjalanan yang hanya di usung oleh orang-orang yang memang memiliki mental baja, memeliki bahu yang tangguh. Karena bebanya juga berat.
Perjalanan nan jauh ini tak satupun orang bisa mengukurnya kapan akan berakhir, bahkan, panjangnya perjalanan ini lebih panjang dari usia orang-orang yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/jalan.jpg' alt='Jalan' /><br />
<em>Jalannya panjang<br />
Penuh dengan onak dan duri<br />
Orangnya sedikit.</em><br />
***<br />
Itulah gambaran perjalanan yang masih sangat panjang ini. perjalanan yang hanya di usung oleh orang-orang yang memang memiliki mental baja, memeliki bahu yang tangguh. Karena bebanya juga berat.<br />
Perjalanan nan jauh ini tak satupun orang bisa mengukurnya kapan akan berakhir, bahkan, panjangnya perjalanan ini lebih panjang dari usia orang-orang yang berjalanan di atasnya.<br />
Begitu banyak orang yang keluar masuk dari perjalanan ini. Ada diantara meraka yang terus bertahan sampai memang kontrak hidupnya di dunia ini telah habis. Ada juga diantara mereka yang sampai hari ini masih melakukan perjalan ini, dengan nafas yang terbata, dengan kondisi tubuh yang sudah lunglai mereka tetap disini. Karena sebuah tiket mahal hanya dapat diraih dari perjalanan panjang ini.<br />
Tapi, ada juga diantara para musafir yan mengikuti perjalanan ini lantas keluar ditengah jalan dan mencoba mencari jalan lain. Mereka tidak sanggup menghadapi setiap duri yang ada disepanjang jalan ini, mereka tidak kuat tatkala perjalanan masih jauh tapi orang yang berjalan amatlah sedikit, mereka tak mampu bertahan tatkala mereka merasa tak sanggup untuk melewatinya.<br />
Hanya, hanya kesungguhan, ketabahan, perbekalan yang cukup sajalah yang mampu melewati perjalanan ini.<br />
Perjalanan dakwah ini, ya itulah nama perjalanan panjang itu. perjalanan kita untuk kembali menegakan kalimat Allah sebagai satu-satunya yang tertinggi itu.<br />
Tarbiyah, itu juga nama dari perbekalan kita untuk tetap disini. Di jalan ini, dijalan para Nabi dan Rasul. Karena hanya dengan tarbiyah kita mampu untuk tetap berjalan tatkala orang-orang sudah mundur secara teratur dari jamaah dakwah ini.<br />
Surga, tiket ke surga itulah yang kita cari. Tiket yang hanya didapatkan dengan tebusan harta dan jiwa. Surga memang bertingkat, semakin besar titik perjuangan kita maka akan semakin besar peluang mendapatkan surga di level atas. Tapi jika kerja asal, maka surgapun yang sekedar, karena semua orang yang bersyadahat pasti masuk surga.<br />
***<br />
Sungguh perjalanan ini telah membuktikan bahwa orang-orang didalamnya bukanlah orang sembarangan, orangnya sering dicaci oleh musuh-musuh agama ini bahkan cacian dan makian itu berasal dari orang yang pernah berada di jalan ini.<br />
Biarlah kawan, biarlah semua dunia mengatakan kita adalah generasi aneh, kita tak mampu berbuat banyak tatkala kita telah berada cukup menang. padahal, jika kita telaah, di Senayan sana kita hanya 7 %, sedangkan bukan kita ada 83 % lagi. Biarlah, dengan jumlah yang sedikit itu kita buktikan bahwa kita mampu mencengangkan dunia dengan kesabaran dan kuatnya perjuangan kita.<br />
***<br />
<em>Setiap tetes peluh dan darah<br />
Tak akan sirna ditelah masa<br />
segores luka, dijalan Allah<br />
Kan menjadi, saksi pengorbanan</em></p>
	<p>Allah tujuan kita<br />
<em>Rasul tauladan kita<br />
Al Quran pedoman kita<br />
Jihad jalan kita<br />
Syahid cita kita tertinggi</em></p>
	<p>Camkan itu kawan, yakinkah lah bahwa janji Allah adalah nyata. Bukankah Allah telah mengatakan dalam surat Muhammad : 7 ; Surat At Taubah ; 111.<br />
AH, tak banyak alasan bagi kita untuk pergi meninggalkan perjalanan panjang ini.<br />
Aku tak bisa merubah mui, yang ku bisa mengirimkan doa cinta ku padamu, ku berharap kita dapat bertemu di surga ALlah dalam menatap wajah Sang Maha AGung, Allah SWT.</p>
	<p>foto dari internet
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/20/tak-semua-yang-bisa-bertahan-disini/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Hari  ini on time lho!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/17/hari-ini-on-time-lho/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/17/hari-ini-on-time-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jul 2007 10:21:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/17/hari-ini-on-time-lho/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini selasa, aku pergi KP seperti hari-hari sebelumnya. Tapi untuk hari ini aku beda, aku lebih tepat waktu.
Biasanya aku datang pada pukul 10.oo pagi, tapi hari ini aku sudah menampakan wajah pada pukul 7.50 di kantor Badan Pengawasan Mutu Barang (BPMB).
Sudah 3 hari kerja, kantorku agak sibuk, karena banyaknya sampel yang masuk yang membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini selasa, aku pergi KP seperti hari-hari sebelumnya. Tapi untuk hari ini aku beda, aku lebih tepat waktu.<br />
Biasanya aku datang pada pukul 10.oo pagi, tapi hari ini aku sudah menampakan wajah pada pukul 7.50 di kantor Badan Pengawasan Mutu Barang (BPMB).<br />
Sudah 3 hari kerja, kantorku agak sibuk, karena banyaknya sampel yang masuk yang membuat aku dan kawan-kawan disana bekerja dengan sibuk sekali. Bahkan untuk dudukpun agak susah.<br />
Sekarang aku mulai menikmati  bekerja di Labor meski tidak semua. Tapi cukuplah perkembangannya dari pada dahulu kala. Mudah-mudahan semangat ini tetap terjaga, amin.<br />
Sudah ah, aku udah capek, aku break dulu, c u.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/17/hari-ini-on-time-lho/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Memang selalu berubah</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/memang-selalu-berubah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/memang-selalu-berubah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 15:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/memang-selalu-berubah/</guid>
		<description><![CDATA[	Gak pernah kebayang sebelumnya
Gak nyangka juga seh sebelumnya.
	Temen lama ku, temen satu SD, namanya Helen, sekarang sudah menggunakan jilbab. Agak kaget memang. Tapi itulah kenyataan.
Jika aku mengingat foto2nya di FS, yang dia ama pacarnya begitu mesra, aku akan selalu merasa bersyukur.
Dulu waktu dia upload foto dia ama pacarnya dengan adegan yang agak &#8220;payah&#8221;, aku kritisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Gak pernah kebayang sebelumnya<br />
Gak nyangka juga seh sebelumnya.</p>
	<p>Temen lama ku, temen satu SD, namanya Helen, sekarang sudah menggunakan jilbab. Agak kaget memang. Tapi itulah kenyataan.<br />
Jika aku mengingat foto2nya di FS, yang dia ama pacarnya begitu mesra, aku akan selalu merasa bersyukur.<br />
Dulu waktu dia upload foto dia ama pacarnya dengan adegan yang agak &#8220;payah&#8221;, aku kritisi dan ngirim email kritik itu kepada helen.</p>
	<p>Ah, mudah-mudahan Allah menguatkanmu ukhti&#8230;<br />
Moga-moga kamu bisa menjadi akhwat yang lebih baik selalu&#8230;<br />
Ukhti, selamat datang di duniamu yang baru&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/memang-selalu-berubah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bianatang kalian!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/bianatang-kalian/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/bianatang-kalian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 14:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/bianatang-kalian/</guid>
		<description><![CDATA[	Untuk para pembuat blog yang menkspose berita bohong tentang akhwat&#8230;
Untuk para binatang yang mencoba me edit foto-foto wanita yang ingin menjaga dirinya&#8230;
Untuk para pendusta yang mengarang berita bohong tentang kehidupan akhwat&#8230;
Untuk kalian yang mencoba mengganggu para akhwat&#8230;
	Demi Allah&#8230;
Aku akan menghajar kalian dengan semua potensiku
Aku akan menghantam kalian dan mengganggu waktu-waktu istirahat kalian
Aku bersumpah untuk terus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Untuk para pembuat blog yang menkspose berita bohong tentang akhwat&#8230;<br />
Untuk para binatang yang mencoba me edit foto-foto wanita yang ingin menjaga dirinya&#8230;<br />
Untuk para pendusta yang mengarang berita bohong tentang kehidupan akhwat&#8230;<br />
Untuk kalian yang mencoba mengganggu para akhwat&#8230;</p>
	<p>Demi Allah&#8230;<br />
Aku akan menghajar kalian dengan semua potensiku<br />
Aku akan menghantam kalian dan mengganggu waktu-waktu istirahat kalian<br />
Aku bersumpah untuk terus mengusik ketenangan kalian karena kelancangan kalian.</p>
	<p>**Kekesalanku atas banyaknya blog yang menulis berita bohong tentang para wanita yang aku begitu menyanjungnya.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/bianatang-kalian/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Terpikirkankah?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/terpikirkankah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/terpikirkankah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jul 2007 14:08:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/terpikirkankah/</guid>
		<description><![CDATA[	Malam ini aku berputar indah di blog beberapa kawan yang aku duga tidak memiliki blog.  Membaca dan mengamati banyak tulisan dari saudara-saudara yang berada di sekelilingku.
Banyak hal yang mereka ungkapkan dalam tumpahan pikiran mereka di blog ini, mulai dari kuliah, perasaan hati, kondisi tarbiyah sampai rumah.
Ada seorang sahabat, yang ternyata begitu merasakan indahnya hidup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Malam ini aku berputar indah di blog beberapa kawan yang aku duga tidak memiliki blog.  Membaca dan mengamati banyak tulisan dari saudara-saudara yang berada di sekelilingku.<br />
Banyak hal yang mereka ungkapkan dalam tumpahan pikiran mereka di blog ini, mulai dari kuliah, perasaan hati, kondisi tarbiyah sampai rumah.<br />
Ada seorang sahabat, yang ternyata begitu merasakan indahnya hidup di wisma, indahnya hidup dengan sistem yang tertata rapi. Memang dulu dia orangnya agak susah diatur, mungkin diarahkan. Ketika di ajak untuk kegiatan dakwah, selalu ada alasan untuk menolaknya. Tapi hari ini, dia sudah berubah, dia sudah banyak merubah pola pikir dan menguatkan komitmen dakwahnya.<br />
Sahabat itu adalah Fajar Wisga Permana. Anak Payakumbuh yang punya bakat di program, design dan seni. Tetap semangat sahabatku,  kita akan buat para ikhwah wisma lain cemburu dan iri kepada wisma kita, kita akan tunjukan kepada dunia bahwa kitalah generasi yang akan merubah dunia ke arah yang lebih baik. Kita juga akan tunjukan kepada Hamba-Hamba Allah bahwa kitalah orang yang paling terdepan dalam berjuang di medan dakwah ini.<br />
***<br />
Mengingat semua itu, aku mulai terasa bahwa memang sesuatu yang berasal dari hati akan menyentuh hati. Sesuatu jika dilakukan dengan ikhlas maka akan berbuah dengan buah yang manis.<br />
Aku banyak mengajarkan tentang blog, website, pokoknya IT kepada kawan-kawanku, dan ternyata mereka menyambutnya. Padahal aku tidak pernah berpikir secepat itu mereka menyerap apa yang aku ajarkan. Padahal, aku mengajarkan dengan metode sedikit &#8220;cemooh&#8221;. Cemooh yang membuat mereka lebih termotivasi.<br />
Aku jadi ingat ketika aku mengikuti LPK (Latsar Pandu Keadilan), aku satu kelompok dengan orang-orang yang anggotanya banyak telah tua.<br />
Bersama kami melewati rintangan selama LPK, push up, kehabisan bekal dalam perjalanan, tubuh yang berdarah-darah, tangan yang terkilir, kaki yang sudah seperti ban mobil.  Ya, selama fase itu kami selalu bersama.<br />
Sampai satu ketika, disaat kami sudah mencapai puncak gunung sago yang kami daki selama 24 jam itu, salah satu anggota tim kami yang memang paling lemah diantara kami berucap : terima kasih telah mengantarkan saya sampai ke puncak!.<br />
Deg&#8230;hatiku berdegup kencang, kami bersama dari kaki gunung dengan kondisi yang parah, kami selalu saling menunggu tatkala ada yang meminta berhenti, dan itu kami lakukan tanpa pernah kami berpikir bahwa kami nanti akan mendapatkan ucapan terima kasih.<br />
Memang ikhlas itu akan selalu mendatangkan keberkahan.<br />
Rabbi, bantu aku untuk menjaga keikhlasan ku untuk berjuang selalu di Jalan Mu.<br />
Amin.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/15/terpikirkankah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Pemersatu itu bernama Sepak Bola</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/pemersatu-itu-bernama-sepak-bola/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/pemersatu-itu-bernama-sepak-bola/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jul 2007 08:34:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/pemersatu-itu-bernama-sepak-bola/</guid>
		<description><![CDATA[	Indonesia hebat!
Begitulah kira-kira berita yang sedang hangat dibicarakan oleh banyak mania bola di tanah air. Setelah Indonesia bisa mengalahkan Bahrain 2-1 dalam pertandingan di kandang sendiri informasimasi Indonesia hebatpun seolah-olah tumbuh bak jamur di musim hujan.
Kemengan Indonesia memang patut diacungi jempol itu bukanlah sekedar hadiah dari Bahrain, tapi atas kerja keras Bambang Pamungkas dkk, wajah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Indonesia hebat!<br />
Begitulah kira-kira berita yang sedang hangat dibicarakan oleh banyak mania bola di tanah air. Setelah Indonesia bisa mengalahkan Bahrain 2-1 dalam pertandingan di kandang sendiri informasimasi Indonesia hebatpun seolah-olah tumbuh bak jamur di musim hujan.<br />
Kemengan Indonesia memang patut diacungi jempol itu bukanlah sekedar hadiah dari Bahrain, tapi atas kerja keras Bambang Pamungkas dkk, wajah Indonesia dalam persepakbolaan Internasional mulai baik!<br />
Malam ini, Indonesia akan berhadapan dengan raja minyak timur tengah ; Arab Saudi. Tentu kita akan mengaharapan hal yang sama di seantero Nusantara, bahwa tim merah putih mesti menang, mesti!<br />
Doa dan harapan bagi timnas tersebut memang patut kita berikan. Semoga kemenangan atas Bahrain juga akan terjadi atas Arab Saudi.<br />
Tapi saat ini, aku tidak membahas tentang kemungkinan siapa yang akan menang nanti malam, karena aku akan menyibak satu sisi positif dari perhelatan akbar se Asia ini.<br />
Jika selama ini kita sering mendengar dan bahkan menyaksikan sendiri bagaimana kondisi persepakbolaan Indonesia terutama dalam hal suporternya, tentu kita akan malu. Para suporter yang kerap menambah malu tim  yang didukungnya dengan prilaku kurang santun itu kini tampaknya cukup akur saat ini, saat pertandingan Sepak Bola se Asia tahun 2007.<br />
Sering kita menyaksikan tawuran antar suporter yang kurang senang atas kekalahan timnya atau cuma sekedar menampakan kehebatannya di hadapan pendukung tim lain. Jak Mania mungkin salah satu suporter yang ada kita dengar terlibat tawuran dengan pendukung lainnya. Tapi untuk saat ini, tampaknya mereka akur, mereka bersahabat.<br />
Bahkan pada salah satu kantor berita yang cukup terkenal di Negeri ini menyebutkan bahwa ketika kedatangan suporter tim nas dari daerah lawan, para Jak Mania menyambut kedatangan mereka dengan akrab, dengan penuh persahabatan.<br />
Itulah memang yang patut kita ambil sebuah hikmah, bahwa untuk menyatukan beberapa elemen para penggila bola itu cukup bangkitkan rasa cinta mereka kepada timnas Indonesia tercinta.<br />
Semoga keakraban yang mulai terbangun saat ini, bukanlah sekedar keakraban semu yang tidak bertahan lama, kita tentu berharap bahwa persahabatan penggila bola antar daerah ini dapat bertahan meski kekalahan tim daerah mereka dikalahkan oleh tim daerah yang lain.<br />
Selamat berjuang TIMNAS INDONESIA, TIMNAS MERAHPUTIH.<br />
Setelah badminton, kami berharap kalianlah pengharum nama Bangsa berikutnya
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/pemersatu-itu-bernama-sepak-bola/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Gak jelas juga</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/gak-jelas-juga/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/gak-jelas-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jul 2007 06:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/gak-jelas-juga/</guid>
		<description><![CDATA[	Eh, sekarang diluar panas, hampir gak titik untuk menyejukan badan.
Akhir-akhir ini suhu di Kota Padang emang panas, membuatku gerah untuk keluar dari rumah jika bukan karena urusan yang terpaksa.
Magangku di Badan Pengawas Mutu Barang emang dah mulai dengan kerja yang sangat banyak. Untuk tiga hari pertama memang aku tidak merasa seperti magang. Tapi mulai hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Eh, sekarang diluar panas, hampir gak titik untuk menyejukan badan.<br />
Akhir-akhir ini suhu di Kota Padang emang panas, membuatku gerah untuk keluar dari rumah jika bukan karena urusan yang terpaksa.<br />
Magangku di Badan Pengawas Mutu Barang emang dah mulai dengan kerja yang sangat banyak. Untuk tiga hari pertama memang aku tidak merasa seperti magang. Tapi mulai hari ini aku juga udah merasa seperti mahasiswa yang lagi magang.<br />
Tugasku disana adalah menguji minyak pala yang diberikan oleh perusahaan yang ingin mendapatkan sertifikat untuk eksport.<br />
Hari jum&#8217;at memang khusus minyak pala, dan kerjaannya juga belum selesai, baru selesai 50 %. Hari senin juga banyak kerjaan, minyak baru udah masuk dengan kerja yang lebih berat. Wah, jadi hari senin kerja ku meningkat 150 % dari hari jum&#8217;at.<br />
Hari jum&#8217;at aja aku gak bisa duduk dalam bekerja, gimana hari senin? wah wah wah&#8230;.<br />
Doakan aku kuat ya
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/14/gak-jelas-juga/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ceritakanlah kawan&#8230;</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/ceritakanlah-kawan/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/ceritakanlah-kawan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2007 07:41:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/ceritakanlah-kawan/</guid>
		<description><![CDATA[	Begitu banyak kita melihat orang di sekeliling kita yang kerap berubah seiring dengan berubahnya waktu.
Ada diantara mereka yang menjadi baik tapi juga banyak yang menjadi kehilangan jati diri.
Perubahan itu memang banyak faktor, tapi kali ini aku akan mengambil satu dari sekian banyak faktor itu, faktor itu yang memang kerap dijadikan perubahan drastis pada diri seseorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Begitu banyak kita melihat orang di sekeliling kita yang kerap berubah seiring dengan berubahnya waktu.<br />
Ada diantara mereka yang menjadi baik tapi juga banyak yang menjadi kehilangan jati diri.<br />
Perubahan itu memang banyak faktor, tapi kali ini aku akan mengambil satu dari sekian banyak faktor itu, faktor itu yang memang kerap dijadikan perubahan drastis pada diri seseorang ; cinta!.<br />
Ya, cinta kerap memang merubah orang lain. Ya cara berpikirnya, cara dia mendefenisikan kehidupannya.<br />
Ada yang berpendapat bahwa cinta adalah kesucian, lalu ada lagi yang mengatakan cinta adalah persahabatan dan defenisi yang lain.<br />
Bagiku, cinta memang adalah persahabatan yang tak perlu kenal awalnya. Karena waktu akan mengenalkan kita akan cinta itu.<br />
Seperti antara Rakyat Indonesia yang membela saudaranya di Palestina, tak perlu kenal dengan bangsa Palestina secara rinci untuk membantunya. Karena kita cinta mereka sebab iman.<br />
Atau seperti kisah yang di abadikan ; romeo-juliet. Banyak orang yang tertarik akan cinta dua makhluk ini yang meskipun akhirnya kurang bagus.<br />
Aku lebih tertarik mengabadikan bagaimana cinta Seorang insan yang memiliki banyak istri, ya istrinya lebih dari 10 orang.<br />
Dia memang memiliki istri yang banyak, tapi perlu dicatat, bahwa dia memiliki istri yang banyak dimulai setelah dia kehilangan Sang Kekasih. Sang Kekasih yang membelanya ketika semua orang mengusirnya, memberinya senyuman yang tulus ketika semua orang menampakan kemarahan kepadanya, memberika semua hartanya ketika semua orang memboikotnya. Sang Kekasih itu Khadijah dan Dia itu adalah Nabi Muhammad SAW.<br />
Ya, Sang Baginda tak menikah selagi Sang Kekasih masih hidup. Itu salah satu defenisi cinta secara kondisional.<br />
Lalu, dimanakah defenisi cinta itu?<br />
Apakah kita hanya mencinta tatkala seseorang itu menjadi tokoh? menjadi idol? lalu tatkala popularitasnya mulai pudar, begitu juga kadar cinta kita?<br />
Pernah seorang kawan bertanya kepadaku, bagaimana pendapatku jika aku di ajak untuk kenalan oleh seorang gadis yang ingin menikahimu?.<br />
Hehe, aku seh gampang. Aku sadar dengan potensi dan kondisi diriku. Dan untuk menjawab ajakan kenalan si gadis, aku akan menampilkan sosok aku yang serba minus, ya penampilan kurang menarik, ya gaya yang kurang asyik,  pokonya minus deh.<br />
Karena bagiku, ketika seseorang mencintai kita tatkala dia tau kita sedang lebih banyak minus daripada plusnya, maka insya Allah cinta itu adalah cinta nan ikhlas, ikhlas bukan karena apa-apa.<br />
Tapi ketika ada gadis yang jatuh cinta kepada kita dan juga ingin menikah dengan kita tatkala kita menjadi seorang tokoh dilingkungan kita, saat dia tau kita memiliki nama yang lebih baik, maka tatkala &#8220;ujian&#8221; itu datang, tatkala kita menjadi minus, dia tidak akan terlalu mencintai kita seperti awalnya.<br />
Bukankah Rasulullah dinikahi oleh khadijah karena kesederhanaan, bukan kekayaan.<br />
Ya, mereka, pasangan yang mulia itu menikah atas percayanya khadijah atas Sang Al Amin.</p>
	<p>Kawan, ceritakan cinta itu menurut kalian?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/ceritakanlah-kawan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>JIL (Jaringan Ikwah Liberal)</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/jil-jaringan-ikwah-liberal/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/jil-jaringan-ikwah-liberal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2007 07:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/jil-jaringan-ikwah-liberal/</guid>
		<description><![CDATA[	Dari obrolan dengan seorang ikhwah di
suatu malam, tibalah obrolan kami ke
arah sebuah frase bernama JIL, alias
Jaringan Ikhwan Liberal
yah, mungkin agak aneh juga sih, tapi
kalo dipikir2 lebih lanjut bisa ada
benarnya juga, meski nggak secara
keseluruhan.
contohnya, kata beliau,
1. sudah meninggalkan ghadhdhul
bashar karena katanya kurang membaur,
2. nggak pacaran tapi punya gebetan,
3. snobbies,
4. lebih lancar kalo muroja&#8217;ah
lagunya paris hilton, judika, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dari obrolan dengan seorang ikhwah di<br />
suatu malam, tibalah obrolan kami ke<br />
arah sebuah frase bernama JIL, alias<br />
Jaringan Ikhwan Liberal<br />
yah, mungkin agak aneh juga sih, tapi<br />
kalo dipikir2 lebih lanjut bisa ada<br />
benarnya juga, meski nggak secara<br />
keseluruhan.<br />
contohnya, kata beliau,<br />
1. sudah meninggalkan ghadhdhul<br />
bashar karena katanya kurang membaur,<br />
2. nggak pacaran tapi punya gebetan,<br />
3. snobbies,<br />
4. lebih lancar kalo muroja&#8217;ah<br />
lagunya paris hilton, judika, agnes<br />
monica, terry, nidji, linkin park, good<br />
charlotte, sampai samson n dewo nineteen<br />
ketimbang muraja&#8217;ah Al-Qur’an,<br />
yaumiyahnya amburadul acakadut badut,<br />
5. manajemen ‘afwan’ yang<br />
keterlaluan,<br />
6. males mbina,<br />
7. kapok syuro karena pendapatnya<br />
tidak diakomodir,<br />
8. kebanyakan komen daripada eksyen,<br />
9. demen banget nonton ndeso wal<br />
katro atau siaran langsung bola tengah<br />
pagi ketimbang mengkaji islam (bukan<br />
berarti nggak bolah sama sekali, tapi<br />
setidaknya ada keadilan lah),<br />
10. dikotomi dakwah dengan politik,<br />
&#8220;Ane mau liqo tapi nggak mau terikat<br />
dengan tanzhim/ masalah partai (seolah2<br />
dakwah adalah miliknya), dll (na&#8217;udzubillah)<br />
dan obrolan yang berakhir menjelang<br />
tengah malam itu, tertariklah satu<br />
simpul yang sama2 kami sepakati bahwa,<br />
&#8220;Memang perjalanan kita masih panjang<br />
dan tugas kita masih banyak&#8221;.<br />
“…maka kelak Allah akan mendatangkan<br />
satu kaum yang dicintai dan mencintai<br />
Allah, yang bersikap lemah lembut<br />
terhadap orang2 muknmin, bersikap keras<br />
terhadap orang-orang kafir. Yang<br />
berjihad di jalanNya dan tidak takut<br />
terhadap celaan dan yang suka<br />
mencela…(QS. Al-Maidah : 54)”</p>
	<p>“Jika Allah menghendaki, Niscaya Dia<br />
akan membinasakan kamu dan mendatangkan<br />
makhluk yang baru ( untuk menggantikan<br />
kamu). Yang demikian itu tidak sulit<br />
bagi Allah” (QS. Al-Fatir : 16-17…)<br />
***<br />
Artikel ini dari buletin friendster seorang kawan. Ada benernya juga tuh?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/jil-jaringan-ikwah-liberal/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Aku koq gini ya?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/aku-koq-gini-ya/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/aku-koq-gini-ya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jul 2007 07:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/aku-koq-gini-ya/</guid>
		<description><![CDATA[	Gak jelas deh, akhir-akhir ini aku kurang bisa konsentrasi. Pikiranku selalu bercabang, badan agak lemas terus, pengennya di kamar trus.
Duh gejala apa ya?
	Sejauh ini, semua amanah masih aman dan terkendali, sesuai dengan target, tapi kenapa amalan yaumi terganggu?
Duh, kasih semangat dunk!

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Gak jelas deh, akhir-akhir ini aku kurang bisa konsentrasi. Pikiranku selalu bercabang, badan agak lemas terus, pengennya di kamar trus.<br />
Duh gejala apa ya?</p>
	<p>Sejauh ini, semua amanah masih aman dan terkendali, sesuai dengan target, tapi kenapa amalan yaumi terganggu?<br />
Duh, kasih semangat dunk!
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/11/aku-koq-gini-ya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>The First Day!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/the-first-day/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/the-first-day/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jul 2007 03:07:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/the-first-day/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini pertama kali aku memasuki wilayah kerja, kerja di laboratorium yang menguji kualitas barang untuk eksport. Badan pengawas mutu barang nama tempat ku bekerja.
Selama bulan juli ini aku akan menjadi karyawan tetap disana, di tempat yang sering aku temui dalam bab inti ;  labor.
mudah-mudahan dapat memberi manfaat bagiku, karena hari ini aku hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini pertama kali aku memasuki wilayah kerja, kerja di laboratorium yang menguji kualitas barang untuk eksport. Badan pengawas mutu barang nama tempat ku bekerja.<br />
Selama bulan juli ini aku akan menjadi karyawan tetap disana, di tempat yang sering aku temui dalam bab inti ;  labor.<br />
mudah-mudahan dapat memberi manfaat bagiku, karena hari ini aku hanya merenung, karena gak ada kerjaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/the-first-day/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mengesankan bukan?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/mengesankan-bukan/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/mengesankan-bukan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jul 2007 03:02:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/mengesankan-bukan/</guid>
		<description><![CDATA[	
Rabbi&#8230;
	Terpengkur kubersujud diantara malam-malamMu yang penuh rahasia..merasakan akan keagunganMu pada setiap detik syukurku akan setiap kejadian yang kualami yang memberikan makna dalam&#8230;sangat dalam&#8230;berharap sebuah jawaban kutemui dalam teguh keyakinan dan kemantapan dalam diri seorang manusia namun sungguh tak bijak bila waktu terus mengejarnya yang membuatnya bimbang, sebabkah diriku?
	Rabbi&#8230;
	Kuakui akan kelemahanku sebagai seorang manusia yang tak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>
Rabbi&#8230;</p>
	<p>Terpengkur kubersujud diantara malam-malamMu yang penuh rahasia..merasakan akan keagunganMu pada setiap detik syukurku akan setiap kejadian yang kualami yang memberikan makna dalam&#8230;sangat dalam&#8230;berharap sebuah jawaban kutemui dalam teguh keyakinan dan kemantapan dalam diri seorang manusia namun sungguh tak bijak bila waktu terus mengejarnya yang membuatnya bimbang, sebabkah diriku?</p>
	<p>Rabbi&#8230;</p>
	<p>Kuakui akan kelemahanku sebagai seorang manusia yang tak berdaya, penuh harap padaMu tuk berikan yang terbaik..tuk berikan keikhlasan&#8230;tuk berikan keyakinan&#8230;tuk berikan kesabaran..dan kekuatan bahwa hati tak pernah berbohong..</p>
	<p>Rabbi..</p>
	<p>Biarkan keraguan menjadi saksi atas gejolak hati yang menjadikan sebuah jalan tuk menjadi penentu akan berakhirnya cerita malam ini. Biarkan ia yang menjawab akan rahasiaMu..karena KAU tahu akan apa yang terjadi dlm diriku, karena KAU tahu apa yang ada dalam hatiku, karena KAU yang memegang hidupku dan matiku&#8230; Biarkan ikhlas ini terbang bersama harap agar teguh cintaku padaMU.. Biarkan hati ini berkata, biarkan angan ini melayang, sementara aku disini menunggu..</p>
	<p>Rabbi..</p>
	<p>Hanya niat yang kupasrahkan tuk menggapai kesucian cinta walau ku tak punya kuasa akan diriku atau siapapun.. kubersyukur bisa merasakannya, bisa memberikannya, walaupun kutau ini tidaklah seberapa dibanding cintaMU. Biarkan ku disini&#8230; ditepi danau ketabahan, duduk dan tersenyum sambil menanti.. akan sebuah keputusan..</p>
	<p>Kutahu cobaan ini berat..namun inilah perjuangan sesungguhnya.. sabar dan bersabar.. ya Allah, jadikanlah aku orang yg berarti bg orang lain, dibaguskan lisanku, dilembutkan hatiku, ditundukkan pandanganku, dan ditinggikan akhlakku.. ku tak meminta apa2.. hanya jagalah cintaku padaMU</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/09/mengesankan-bukan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Besok, KPST!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/08/besok-kpst/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/08/besok-kpst/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 14:12:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/08/besok-kpst/</guid>
		<description><![CDATA[	Ah, mestinya ini tahun lalu aku lalui, tapi ternyata Allah mengabulkannya tahun ini.
KPST atau Kuliah Praktek Sains dan Teknologi adalah sebuah mata kuliah wajib di jurusan ku ; kimia!
Mestinya aku tak memilih ini, karena selain ini juga ada KKN yang menjadi pilihan pertama bagiku tahun lalu. Aku ingin sekali KKN.
Karena KKN (kuliah kerja nyata) bagiku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ah, mestinya ini tahun lalu aku lalui, tapi ternyata Allah mengabulkannya tahun ini.<br />
KPST atau Kuliah Praktek Sains dan Teknologi adalah sebuah mata kuliah wajib di jurusan ku ; kimia!<br />
Mestinya aku tak memilih ini, karena selain ini juga ada KKN yang menjadi pilihan pertama bagiku tahun lalu. Aku ingin sekali KKN.<br />
Karena KKN (kuliah kerja nyata) bagiku adalah real kerja kita dilapangan, ya kerja dakwah, ya kerja penyuluhan bagi masyarakat, ya kerja membangun bangsa dan diri. Lalu apakah KPST tidak seperti itu?<br />
Tentu tidak, KPST di tempatku ini menurut informasi dari temenku, dia adalah tempat yang sangat nyaman dalam berdakwah, tempat dimana orangnya sering bertanya atau berdiskusi tentang ke islaman. Tempat dimana aku tidak terlalu repot untuk menjadi &#8220;orang lain&#8221; disana.<br />
Mudah-mudahan KPST ku ini yang pertama ku alami dalam seumur hidupku dapat menjadikanku lebih dalam hal akademis, karena jujur aku akui bahwa aku bukanlah orang yang terlalu memperdulikan akademis, entahlah, aku juga tak tau mengapa!<br />
Mudah-mudahan dalam KPST ini aku dapat memiliki link baru yang dengannya dapat menambah wawasan bisnisku. Maklum, setahun ini perusahaanku macet karena orang tuaku tak ridho.<br />
Besok KPST ouy!!!
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/08/besok-kpst/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Semua jenis tawa, ada disini bung!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/semua-jenis-tawa-ada-disini-bung/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/semua-jenis-tawa-ada-disini-bung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 15:10:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/semua-jenis-tawa-ada-disini-bung/</guid>
		<description><![CDATA[	Hehehe&#8230;
aku gak tau harus memulai dari mana
yang jelas malam ini aku mencari di google, blog yang berisikan tentang cinta.
aku akan masukan ke blog ini jika memang sesuai kriteria.
hihi&#8230;
ada yang lucu
ada yang mengharukan
ada yang happy ending
ada juga yang sedih
pokoknya komplet soal cintanya&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hehehe&#8230;<br />
aku gak tau harus memulai dari mana<br />
yang jelas malam ini aku mencari di google, blog yang berisikan tentang cinta.<br />
aku akan masukan ke blog ini jika memang sesuai kriteria.<br />
hihi&#8230;<br />
ada yang lucu<br />
ada yang mengharukan<br />
ada yang happy ending<br />
ada juga yang sedih<br />
pokoknya komplet soal cintanya&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/semua-jenis-tawa-ada-disini-bung/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Pengakuan dan pesan para ikhwan untuk para akhwat</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pengakuan-dan-pesan-para-ikhwan-untuk-para-akhwat/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pengakuan-dan-pesan-para-ikhwan-untuk-para-akhwat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 15:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pengakuan-dan-pesan-para-ikhwan-untuk-para-akhwat/</guid>
		<description><![CDATA[	1. Kami sulit menahan pandangan mata ketika melihat kalian para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan ALLAH kecantikan dan postur yang ideal, kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian, karena itu lebarkanlah pakaian kalian, dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian para akhwat dengan kerudung yang membentang. 
	 2. Kami juga sulit menahan pendengaran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>1. Kami sulit menahan pandangan mata ketika melihat kalian para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan ALLAH kecantikan dan postur yang ideal, kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian, karena itu lebarkanlah pakaian kalian, dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian para akhwat dengan kerudung yang membentang. </p>
	<p> 2. Kami juga sulit menahan pendengaran kamiketika berbicara dengan kalian para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan oleh ALLAH suara yang merdudengan irama yang mendayu, karena itu tegaskanlah suara kalian, dan berbicaralah seperlunya</p>
	<p>3. Kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati kalian para akhwat, ketika kalian dapat menjadi tempat mencurahkan isi hati kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayangan-bayangan kalian, karena itu janganlah kalian membiarkan kami menjadi curahan hati bagi kalian </p>
	<p> 4. Kami juga ingin terus dekat dengan kalian para akhwat, tapi maaf bukan karena apa-apa tapi lebih karena dorongan “itu”, kata dokter sih ada hubungannya dengan hasrat kami, makannya kami selalu mencari cara agar bias untuk terus dekat dengan kalian, apakah itu dengan telefon, sms, chatting, bertemu muka, apalagi klo kalian mau menjadi pacar kami(ehm….ehm…) minimal kami bias berpegangan tangan dengan kalian, karena itu pertama nasehatilah kami akan azab allah dan setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami.</p>
	<p>***<br />
Dari IPB</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pengakuan-dan-pesan-para-ikhwan-untuk-para-akhwat/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bunda, aku ingin menikah</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/bunda-aku-ingin-menikah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/bunda-aku-ingin-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 14:55:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Luapan Jiwa</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/bunda-aku-ingin-menikah/</guid>
		<description><![CDATA[	Seketika mata tua itu berbinar senang seraya menatap anak laki-lakinya. Terlintas di pikirannya, gubuk kecil ini akan penuh dengan limpahan kebahagiaan. Ditemankan seorang gadis cantik yang kelak menjadi menantunya, hingga terbayang pula celoteh, canda dan tawa cucu-cucu yang memenuhi setiap sudut rumah.
	Ditatapnya kembali pemuda tanggung yang berdiri dengan gagah di depannya. Ia telah tumbuh besar, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Seketika mata tua itu berbinar senang seraya menatap anak laki-lakinya. Terlintas di pikirannya, gubuk kecil ini akan penuh dengan limpahan kebahagiaan. Ditemankan seorang gadis cantik yang kelak menjadi menantunya, hingga terbayang pula celoteh, canda dan tawa cucu-cucu yang memenuhi setiap sudut rumah.</p>
	<p>Ditatapnya kembali pemuda tanggung yang berdiri dengan gagah di depannya. Ia telah tumbuh besar, bukan lagi bocah kecil yang dulu sering dijewer telinganya saat nakal. Tak pula sepotong kue yang disodorkan akan membuatnya menghentikan tangisan.</p>
	<p>Bocah ingusan itu telah dewasa, bahkan terlihat lebih dewasa dari usianya. Sorot matanya tajam laksana elang, rahang kukuh dan ditumbuhi cambang, serta tubuh yang tegap bagaikan prajurit yang tak sabar menanti genderang perang ditabuhkan.</p>
	<p>Seakan tak percaya pada sekian waktu yang telah berlalu, tangan yang telah keriput dimakan usia itu bergerak perlahan menyentuh wajah di hadapannya. Lalu dielusnya dengan lembut, penuh dengan selaksa cinta. Paras wajahnya mewarisi ketampanan asy Syahid, suaminya tercinta.</p>
	<p>Ia memang telah dewasa dan saatnya telah tiba untuk menikah, hati kecilnya bergumam bahagia.</p>
	<p>*****</p>
	<p>Sepekan pun berlalu dalam guliran usia dan waktu. Seiring itu pula, alunan bacaan al Qur‘an semakin terdengar merdu dan syahdu. Hampir setiap saat, lelaki itu selalu bersama mush-haf al Qur‘an kecil yang tak pernah jauh dari sisinya. Menjelang saat pernikahan, ia memang semakin dekat dengan Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Ibadah wajib bahkan sunnat pun tampak semakin khusyuk dilakukan.</p>
	<p>Saat ini, pemuda itu kembali berdiri di hadapan ibunda tercinta. Ia semakin tampan, wajahnya tampak bercahaya, gagah walaupun tanpa mengenakan pakaian pesta seperti layaknya mempelai yang akan menikah. Ia tersenyum, sedikit menganggukkan kepala lalu memeluk dengan penuh kasih sayang wanita yang melahirkannya. Pelukannya lambat laun semakin erat, bagaikan sebuah salam perpisahan.</p>
	<p>Ibunda pun menangis, isakannya terdengar saling memburu dan membasahi kafeyah. Mata hatinya sebagai seorang ibu, telah menerka makna pernikahan sesungguhnya yang diinginkan buah hati tercinta. Sekelebat kebahagiaan yang terlintas beberapa hari lalu di pikirannya, semata-mata hanyalah pelipur lara bagi fitrahnya sebagai seorang ibunda.</p>
	<p>Pemuda yang lahir dari rahimnya, dibuai dan telah dibesarkan ini bukanlah miliknya, tapi milik zamannya. Kini anak panah itu telah siap meluncur dari busur, pedang siap terayun menebas musuh, butir peluru pun siap ditembakkan dan melaju.</p>
	<p>Untaian do‘a, baluran cinta dan alunan senandung jihad yang senantiasa menemani lelap tidur anaknya telah menjelma dalam setiap helaan nafas dan butiran darah. Hidup bagi seorang laki-laki sejati di bumi al Aqsa hanyalah perjuangan yang tak pernah padam, mengusir zionis jahanam, laknatuLlah.</p>
	<p>Dilepaskannya kepergian buah hati tercinta dengan ikhlas, penuh keredhaan dan iringan do‘a. Tak ada lagi tangis, apalagi sedu sedan dari sudut mata tuanya. Hanya tatapan kasih sayang dan senyum kebanggaan.</p>
	<p>Sang pemuda melangkah dengan penuh keyakinan menuju gerbang pernikahan yang dihiasi mahligai cinta. Mahar yang akan diberikan pun telah siap di balik baju, melilit sekujur tubuh.</p>
	<p>*****</p>
	<p>Malam itu, hanya sepenggal bulan bergelayut di awan. Angin berhembus lirih, burung malam pun enggan bersenda gurau. Senyap dan kelam membalut kesunyian.</p>
	<p>Pecah…<br />
Menggelegar membelah angkasa. Lalu tanah pun merekah oleh suara-suara tapak sepatu bot dan deru mesin pembunuh. Mereka bergerak menuju semburat titik api yang memancar dari Jalur Gaza. Kata makian dan sumpah serapah berhamburan, meracau tak karuan. Wajah-wajah itu berang, marah dan menyeringai bagaikan srigala yang mulutnya masih berlumuran darah.</p>
	<p>Sisa kebisingan itu menelisik dari celah-celah dinding, menyapa seorang perempuan yang baru saja selesai menunaikan sholat malamnya di sebuah gubuk tua. Ia tersenyum, lalu diambilnya sebuah mush-haf kecil, dan didekapnya dengan selimut kasih sayang. Lembut dibelainya, bagaikan membelai syuhada saat masih bocah. Ia bernyanyi kecil dengan senandung jihad, seraya beringsut menuju sebuah kamar.</p>
	<p>Perlahan dikuaknya daun pintu kayu agar buah hati tercinta tidak terjaga dari tidur. Dengan kasih sayang lalu diletakkannya di pembaringan, dan ia pun beranjak keluar.</p>
	<p>Semerbak…<br />
Bau wangi menyeruak dan merebak dari kamar syuhada, harum bagaikan khas keharuman sebuah kamar mempelai yang akan mereguk cinta di malam pertama.</p>
	<p>WaLlahua‘lam bi shawab.</p>
	<p>Author: Ferry Hadary<br />
(Sebuah persembahan cinta untuk para syuhada)</p>
	<p> dari blog tetangga</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/bunda-aku-ingin-menikah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Pinjamkan aku ya Rabbi</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pinjamkan-aku-ya-rabbi/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pinjamkan-aku-ya-rabbi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 13:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pinjamkan-aku-ya-rabbi/</guid>
		<description><![CDATA[	Wahai Yang Maha Pecinta&#8230;
Pinjamkan aku seorang bidadari yang dengannya aku menjadi pribadi yang lebih baik
Pinjamkan cinta yang dengannya aku berharap menjadi seorang suami seperti Ali bin Abi Thalib, atau Umar, atau Rasulullah sekalipun.
Pinjamkan aku kasih sayang seorang &#8220;penyantun jiwa&#8221; yang dengannya aku bisa terarahkan selalu kejalan yang memang Engkau ridha terhadap hal itu.
Pinjamkan aku kekasih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Wahai Yang Maha Pecinta&#8230;<br />
Pinjamkan aku seorang bidadari yang dengannya aku menjadi pribadi yang lebih baik<br />
Pinjamkan cinta yang dengannya aku berharap menjadi seorang suami seperti Ali bin Abi Thalib, atau Umar, atau Rasulullah sekalipun.<br />
Pinjamkan aku kasih sayang seorang &#8220;penyantun jiwa&#8221; yang dengannya aku bisa terarahkan selalu kejalan yang memang Engkau ridha terhadap hal itu.<br />
Pinjamkan aku kekasih yang dengannya aku mengobati hati nan lara ini.<br />
Pinjamkan aku seorang istri yang dengannya aku bisa mencetak banyak kader dakwah yang mujahid di Jalan Mu.<br />
Pinjamkan aku seorang penerang jiwa yang dengannya aku tak selalu merasa gelap terhadap dunia ini. </p>
	<p>Wahai Yang Maha Mencintai Keindahan&#8230;<br />
Berikan aku kekasih yang dengannya akan aku ciptakan keluarga yang Engkau akan meridhoinya sampai keturunanku.<br />
Berikan aku partner dalam hidup ini yang kesuburannya menyerupai khansa, yang militansinya seperti khadijah, yang cantik dan cerdasnya seperti aisyah.</p>
	<p>Ya RAbbi&#8230;<br />
Jika memang tidak ada wanita seperti itu didunia ini yang masih sendiri, maka izinkanlah aku membentuknya di dalam mahligai rumah tangga.<br />
Mudah-mudahan dengan izin Mu akan kujadikan dia sebagai Khansa, Sebagai Khadijah, sebagai Fatimah, Sebagai Aisyah, dan Setidaknya dia memiliki beberapa ciri wanita sholehah.<br />
Amin
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/pinjamkan-aku-ya-rabbi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Salahkah kriteria itu?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/salahkah-kriteria-itu/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/salahkah-kriteria-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Jul 2007 09:28:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/salahkah-kriteria-itu/</guid>
		<description><![CDATA[	Beberapa hari yang lalu seorang kawan menanyakan kesiapanku untuk menggenapkan dien ini. Dia bukannya mengajukan dirinya untuk ke sana, tapi dia mengajukan seorang sahabatnya yang tak kukenal sama sekali.
Kawanku tadi menyebut ini sebagai proyek &#8220;penyelematan generasi peradaban&#8221;, bagiku sendiri, apapun namanya, ini menuntut sebuah keputusan yang penuh pertimbangan lahir dan bathin.
Email yang kuterima darinya ber [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Beberapa hari yang lalu seorang kawan menanyakan kesiapanku untuk menggenapkan dien ini. Dia bukannya mengajukan dirinya untuk ke sana, tapi dia mengajukan seorang sahabatnya yang tak kukenal sama sekali.<br />
Kawanku tadi menyebut ini sebagai proyek &#8220;penyelematan generasi peradaban&#8221;, bagiku sendiri, apapun namanya, ini menuntut sebuah keputusan yang penuh pertimbangan lahir dan bathin.<br />
Email yang kuterima darinya ber intikan hal diatas, ku jawab dengan jawaban yang kupikir pantas untuk dijawab oleh setiap orang yang ditanyakan kesiapannya untuk menikah.<br />
Ku jawab dengan kriteria istri yang aku dambakan, lantas beberapa hari setelah itu, kawanku tadi langsung memberikan sms yang sangat panjang yang berisi kecaman, rasa sedihnya berikut rasa marahnya atas sikap yang menetapkan kriteria untuk menjadi istriku.<br />
Bahkan di sms tersebut dia menuliskan &#8220;sungguh ini tidak adil&#8221;&#8230;<br />
Sejenak ku mulai berpikir saat itu, apa yang salah dari email ku yang dahulu, kawanku mengajukan seorang akhwat yang aku tidak tau bagaimana latar belakangnya lalu aku jawab dengan keinginanku untuk mempersunting akhwat dengan kriteria ku sendiri.<br />
***<br />
Hari ini, begitu banyak akhwat yang menuntut agar para ikhwan lebih dewasa untuk bersikap dalam hal nikah, mereka menuntut agar ikhwan bersedia untuk menikahi akhwat dengan tanpa kriteria. Lalu, dengan semangat untuk menyelamatkan generasi peradaban tadi, akhwat mengajukan diri tanpa syarat yang mesti dipatuhi oleh kaum ikhwan.<br />
pertanyaannya, apakah ini yang dinamakan keadilan? ketika akhwat menuntut para ikhwan menikah dengan akhwat tanpa syarat, tanpa syarat!<br />
Lalu, disisi lain, para ikhwan juga menuntut calon istrinya harus memenuhi kriteria istri yang di inginkan. Harus sesuai, setidaknya 70 % dari kriteria yang diajukan.<br />
Jika perseteruan &#8220;abstrak&#8221; ini tetap dilanjutkan, maka hanya akan timbul rasa kekecawaan yang mendalam dari dua kubu ini. Untuk itu, mestilah ada solusi konkret untuk menyelesaikan hal itu.<br />
solusi untuk akhwat :<br />
Jika ukhti akan membeli sepatu yang akan dipakai setiap ukhti akan kekampus, yang dengannya ukhti berharap sepatu itu dapat mengarungi ukhti terus selama berada dikampus, artinya sepatu tersebut tahan lama, bagus, menarik dan dapat membantu kaki ukhti terhindar dari hal yang tidak di inginkan. Pertanyaannya, apakah ukhti akan asal pilih untuk sepatu itu? Tentulah ukhti akan menerapkan kriteria yang tepat untuk sepatu itu. Harus cocok dengan kaki, berwarna cocok dengan kulit dan lingkungan, kuat dan kriteria lainnya.<br />
Jika kita ibaratkan dalam memilih pasangan, tentulah memilih pasangan haruslah dipilih yang sesuai kriteria. Karena tidak mungkin akan asal pilih untuk mencari pasangan. Sangat tidak mungkin dan tidak logis.<br />
Nah, ketika para ikhwan mengajukan kriteria untuk Sang Istri tercinta, itu adalah hal yang wajar, justru tidak wajar ketika ikhwan akan menikah dengan akhwat yang tanpa syarat tadi.<br />
lalu, solusinya, setiap akhwat mestilah selalu memenuhi dirinya dengan kriteria umum yang dinginkan oleh para ikhwan, meskipun ini bukanlah tujuan utama kita untuk merubah diri.<br />
Secara umum, para ikhwan mencari sosok istri seperti :<br />
Tarbiyah tentunya<br />
Aktiv di lembaga dakwah ataupun lembaga yang menjalankan roda dakwah<br />
Berpenampilan rapi dan menarik<br />
hanya itu standar umum para ikhwan.<br />
Tapi juga ada beberapa tambahan seperti :<br />
Mesti orang kaderisasi<br />
Ahlus Syura<br />
Mantan ketua keputrian<br />
inginkan suku tertentu<br />
atau yang lainnya yang pada dasarnya itu bersifat sekunder setelah 4 hal yang ditentukan oleh Rasulullah SAW.</p>
	<p>Solusi untuk kaum ikhwan :<br />
Jika dibuat perbandingan, maka ikhwan lebih sedikit dari pada akhwat. Maka jika para ikhwan tidak memiliki mental dewasa untuk menikah, wajar saja para akhwat kecewa dengan ikhwan yang ada dengan tambahan pernyataan bahwa ikhwan banyak yang tidak berkualitas.<br />
Adalah tidak wajar juga ketika mengajukan syarat yang begitu berat, yang pada dasarnya jika itu hanya untuk kesenangan duniawi.<br />
Jika bukan hal mendasar, lebih mendahului menikah dari pada terlambat, lalu jangan sampai ketika niat mendahulukan ini tercorengi dengan sikap kurang bijaksana.<br />
Jika antum tidak berbuat cepat, maka akan banyak akhwat yang akan terzolimi. Mesti cepat, inilah proyek penyelamatan generasi peradaban (ana pinjam istilahnya ukhti).<br />
***<br />
Meskipun ini hanyalah tumpahan pikiran dan hati yang tak beraturan, mudah-mudahan dapat memberi manfaat bagi diri sendiri dan kawan-kawan semuanya. Kesimpulannya, kriteria itu gak salah koq!<br />
Tapi, aku juga ingin nikah neh. Doakan ya semoga mendapatkan yang terbaik yang sesuai dengan kehendak hati&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/07/salahkah-kriteria-itu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kobongan bernama &#8220;ABS&#8221;</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/kobongan-bernama-abs/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/kobongan-bernama-abs/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2007 09:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/kobongan-bernama-abs/</guid>
		<description><![CDATA[	Kampusku sedang sibuk, gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa dibersihkan, dicat, direnovasi kecil dalam beberapa hari ini.
Kesibukan itu membuat beberapa agenda kemahasiswaan &#8220;dipaksa&#8221; untuk di pending pada hari sabtu ini. Itu karena kampusku akan kedatangan seorang tamu yang bernama Jusuf Kalla. Ya, Orang nomor dua di Indonesia itu akan berkunjung ke kampusku dalam rangka silaturrahim bersama masyarakat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kampusku sedang sibuk, gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa dibersihkan, dicat, direnovasi kecil dalam beberapa hari ini.<br />
Kesibukan itu membuat beberapa agenda kemahasiswaan &#8220;dipaksa&#8221; untuk di pending pada hari sabtu ini. Itu karena kampusku akan kedatangan seorang tamu yang bernama Jusuf Kalla. Ya, Orang nomor dua di Indonesia itu akan berkunjung ke kampusku dalam rangka silaturrahim bersama masyarakat unand.<br />
karena menyambut itulah, jalan menuju kampusku atau yang akan dilewati oleh JK diperbaharui, di aspal kembali. Dan ketika hari pertama pengerjaan, terjadi sebuah insiden yang memilukan. Seorang calon mahasiswa yang mengikuti SPMB di kampus meninggal gara-gara kendaraan yang ditumpanginya tergelincir karena jalan yang biasa dilalui telah banyak di kikis oleh PU SUMBAR.<br />
Ah, aku bosan melanjutkan hal itu. semua hanya membuatku muak dengan tingkah polah pimpinan di Indonesia yang masih menggunakan ABS = asal bapak senang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/kobongan-bernama-abs/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Cobaan nan bertubi</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/cobaan-nan-bertubi/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/cobaan-nan-bertubi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2007 09:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/cobaan-nan-bertubi/</guid>
		<description><![CDATA[	Teriknya masih tak juga turun meski sudah pukul 15.30, bahkan pendingin ruangan di kantor ini juga tak begitu mampu menularkan dinginnya padaku.
Begitu panas diluar sana, begitu juga dalam relung hatiku. Tahukah bagaimana itu?
Masalahnya sederhana, pengendalian hati yang tak kunjung usai. Keinginan hati dan kondisi real yang berserakan membuatku terhempas dalam badai kesedihan dan kepasrahan mendalam.
Aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Teriknya masih tak juga turun meski sudah pukul 15.30, bahkan pendingin ruangan di kantor ini juga tak begitu mampu menularkan dinginnya padaku.<br />
Begitu panas diluar sana, begitu juga dalam relung hatiku. Tahukah bagaimana itu?<br />
Masalahnya sederhana, pengendalian hati yang tak kunjung usai. Keinginan hati dan kondisi real yang berserakan membuatku terhempas dalam badai kesedihan dan kepasrahan mendalam.<br />
Aku terhempas atas nama ketidak sampaian rasa di dalam dada karena sebab yang aku kurang tau pasti. Apakah kamu telah menemukan soulmate itu?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/06/cobaan-nan-bertubi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Semua masih samar</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/04/semua-masih-samar/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/04/semua-masih-samar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jul 2007 06:12:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/04/semua-masih-samar/</guid>
		<description><![CDATA[	Izinkan aku untuk berteriak tentang rasa di jiwa.
aku hanya inginkan kecukupan atas apa yang aku butuhkan
tapi memang semua masih samar

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Izinkan aku untuk berteriak tentang rasa di jiwa.<br />
aku hanya inginkan kecukupan atas apa yang aku butuhkan<br />
tapi memang semua masih samar
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/04/semua-masih-samar/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Rabb, kapan?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/07/02/rabb-kapan/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/07/02/rabb-kapan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jul 2007 07:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/07/02/rabb-kapan/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini panas, keringat ditubuhku berjalan mulus untuk &#8220;tampil&#8221; di baju biruku. Matahari nan terik tak mau pengertian dengan perasaanku yang cukup bercampur.
Aku mengayuhkan kaki ke warnet kawan, kawan yang cukup ku kenal dalam wajah. Tidak lebih.
Aku mulai membaca satu persatu daftar situs yang memang harus ku kunjungi. Eramuslim, Republika, Detik, Yahoo &#8230;. friendster. Yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini panas, keringat ditubuhku berjalan mulus untuk &#8220;tampil&#8221; di baju biruku. Matahari nan terik tak mau pengertian dengan perasaanku yang cukup bercampur.<br />
Aku mengayuhkan kaki ke warnet kawan, kawan yang cukup ku kenal dalam wajah. Tidak lebih.<br />
Aku mulai membaca satu persatu daftar situs yang memang harus ku kunjungi. Eramuslim, Republika, Detik, Yahoo &#8230;. friendster. Yang terakhir ini yang membuatku kaget dan entah apa rasa yang kurasakan.<br />
Seorang kawan jauh, mahasiswi UI. Aku memanggilnya bunga, karena itu memang namanya. Sudah lebih 6 bulan aku tak melihatnya aktiv, tapi baru saja aku melihat baru saja mengup date friendsernya.<br />
Di profilenya ku lihat &#8220;married&#8221;. Ku lihat lebih pada fotonya, aku tak lagi melihat foto akhwat itu. Akhwat yang ku kenal dari tulisannya yang begitu mendalam, bahkan saat ku melihat dia berfoto dengan lelaki istimewanya, dia tak lagi seperti akhwat.<br />
ku masuki lebih dalam friendsternya, ku temukan sang suami bunga, kubaca dirinya dari tulisannya.<br />
sedikit kesimpulanku, bahwa ternyata bunga menikah dengan orang &#8220;mantan kader&#8221; dakwah. Ah, lagi ku melihat orang sekelilingku terjatuh di dakwah ini. Rabb, lindungi aku&#8230;<br />
Banyak yang ingin kutanyakan pada bunga, tentang bagaimana dia menikah, kenapa sekarang di singapura dan bla bla&#8230;<br />
***<br />
Memang hidup adalah sebuah pilihan kenyataan, tak ada pilihan mimpi apalagi bermimpi. Dulu memang bisa A, belum tentu besok akan tetap seperti itu. Bisa juga B atau malah Z.<br />
Itulah kehidupan yang kulihat, jika tak bisa bertahan maka terkikis. Jika tak bisa berbuat maka tertinggal. Banyak orang disekelilingku yang begitu tegar awalnya, tapi justru runtuh oleh waktu.<br />
Musuh dalam kesabaran bagiku bukanlah apa yang kita tunggu, tapi waktulah musuh itu. Jika terlalu lama menunggu waktu, maka akan semakin besar tantangan zaman yang mesti ditaklukan.<br />
Tapi jika waktu tunggu itu hanya sesaat, tentulah kita akan menjadi lebih terimunkan dengan kondisi yang kita ciptakan sendiri.<br />
Itulah yang kumaksud ; menikah!</p>
	<p>Terlalu lama rasanya, terlalu jauh rasanya, hingga banyak dari kawan-kawan seperjuangan dulu mundur secara teratur dari medan dakwah ini karena tak bisa mengendalikan diri dalam melawan waktu. Ada diantara mereka yang menikah lalu pergi dari medan dakwah ini, ada diantara mereka yang &#8220;mencoba&#8221; dulu sebelum menikah, percobaan yang bernama pacaran juga membuat kawanku bergegas meninggalkan dakwah ini.<br />
Rabbi, lindungi aku dari hal itu, jauhkan aku dari kesempatan itu, kuatkan aku melawan waktu ini.</p>
	<p>Rabbi, jika aku jatuh cinta&#8230;<br />
maka tambatkanlah cinta ini kepada orang yang juga menyeru kejalan Mu, yang juga menginginkan keluarga seperti Rasulmu Muhammad SAW, yang juga ingin memiliki generasi penerus seperti generasi sahabat&#8230;<br />
Ya Rahman, jika memang belum saatnya aku mendampingi atau didampingi, maka kuatkan aku untuk terus imun dari virus penyebab runtuhnya bentengku&#8230;<br />
Ya Rahim, jika Engkau melihat bahwa aku adalah lemah, maka kuatkan aku dengan hidayah dan inayahmu, perkenankan aku untuk mendapatkan pengingat disaat lupa, peneguh disaat aku lemah, pelurus disaat aku mulai tersesat, dan penerang jiwa saat aku merasa kegelapan dunia mengelilingiku&#8230;<br />
Ya Aziz, Engkau lebih tau apa yang aku butuhkan, maka jadikanlah mujahidah impianku itu adalah hal yang memang sesuai dengan kebutuhanku&#8230;<br />
Ya Ghaffar, santuni aku, ampuni aku, lupakanlah salahku&#8230;.<br />
Ya Khaliq, Engkau menciptakanku dengan proses yang bagiku sangat panjang tapi tidak bagi Mu, Engkau juga menciptakan segala hal dalam berpasangan, aku sungguh percaya itu ; berpasangan.</p>
	<p>Rabb, kapan?<br />
kapan saatnya aku memiliki pendamping itu?<br />
kapan aku bisa menginjakan kaki di jannah Mu?<br />
kapan aku bisa menjadi muslim yang kaffah?<br />
kapan aku menjadi satu dari sekian banyak pejuangan Mu yang bisa membunuh musuh Islam lalu syahid?</p>
	<p>Rabb, kapan?&#8230;</p>
	<p>*** Sebuah lantunan kalbu yang tak mengalir dengan baik tapi keluar dengan rapi.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/07/02/rabb-kapan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Untukmu&#8230;</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/26/untukmu/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/26/untukmu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jun 2007 06:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/26/untukmu/</guid>
		<description><![CDATA[	Tergagap aku membaca bait-bait cinta di banyak blog.
Ternganga aku saat menatap tiap-tiap kata yang diutarakan penulisnya. sampai aku tak tau harus berkata apa tentang rasa yang disimpan.
Aku pun mencoba meraba, ternyata apa yang dirasakan oleh banyak orang tentang &#8220;inginnya pendamping&#8221; sama kurasakan, jika baru saja aku membaca bait-bait jiwa tentang inginnya seorang akhwat bertemu mujahidnya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tergagap aku membaca bait-bait cinta di banyak blog.<br />
Ternganga aku saat menatap tiap-tiap kata yang diutarakan penulisnya. sampai aku tak tau harus berkata apa tentang rasa yang disimpan.<br />
Aku pun mencoba meraba, ternyata apa yang dirasakan oleh banyak orang tentang &#8220;inginnya pendamping&#8221; sama kurasakan, jika baru saja aku membaca bait-bait jiwa tentang inginnya seorang akhwat bertemu mujahidnya. maka akupun merasakan betapa perlunya aku didampingi seorang mujahidah.<br />
Proses yang sampai hari ini masih sedikit dan akan panjang, sedang aku terus mengingingkannya.</p>
	<p>Rabb, sampai kapan aku harus menunggu ini. Ataukah menanti itu adalah sebuah syarat mendapatkan mujahidah itu?</p>
	<p>Sungguh, aku tidak tau mesti menulis apa tentang rasa dan kebutuhan jiwaku ini. Yang aku tau, aku ingin mendapatkanya.</p>
	<p>Tapi kapan? Siapa?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/26/untukmu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Milad Akhi</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/selamat-milad-akhi/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/selamat-milad-akhi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2007 11:09:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/selamat-milad-akhi/</guid>
		<description><![CDATA[	Hari ini aku chat dengan kawan lama, kawan yang aku temu di Musyawarah Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa MIPA se Indonesia. (ILM MIPA). Reza nama panggilannya.
Dia adalah ketua BEM MIPA UnTan. Tapi hari ini dia tidak hanya milik MIPA UnTan saja, dia telah milik semua mahasiswa MIPA Se Indonesia, dia adalah Reza Akbar, SekJend ILM MIPA [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hari ini aku chat dengan kawan lama, kawan yang aku temu di Musyawarah Nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa MIPA se Indonesia. (ILM MIPA). Reza nama panggilannya.<br />
Dia adalah ketua BEM MIPA UnTan. Tapi hari ini dia tidak hanya milik MIPA UnTan saja, dia telah milik semua mahasiswa MIPA Se Indonesia, dia adalah Reza Akbar, SekJend ILM MIPA Pusat. karena dia adalah Sekjend, maka dia berhak menentukan siapa saja pengurusnya. Dan akupun ditawarkan untuk menjadi pengurusnya untuk dua tahun mendatang.<br />
Ini tawaran kedua, awalnya ketika waktu Munas aku ditawarkan menjadi Ketua Departemen Informasi Komunikasi (InfoKom), tapi aku menolaknya. Bahkan nyaris semua peserta mendesakku, karena kemampuan dan potensi yang aku miliki alasan mereka, tapi aku tetap bersikukuh untuk menolaknya.<br />
Hari ini dia manawarkan departemen yang sama, sebagai staff katanya. Dan hari ini juga, aku putuskan untuk mengatakan iya, karena aku ikut dalam pemilihan dia menjadi sekjend, maka aku mesti untuk membantunya.<br />
Tapi, bukan itu yang membekas dihatiku saat hari ini chat dengan nya, tapi ternyata hari ini dia ULANG TAHUN alias MILAD. Aku sungguh terkejut saat dia mengatakan itu, aku menjadi saudara yang tak perhatian dengan saudara ku.<br />
***</p>
	<p>Meski aku bukan orang yang pertama, tapi izinkan aku untuk mengucapkan SELAMAT MILAD AKHI, SEMOGA DAKWAH TETAP DIHATIMU DAN IKUT MENDEWASAKANMU.<br />
dari saudaramu yang kurang perhatian,</p>
	<p>Dolla Indra
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/selamat-milad-akhi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Saudara dari Malaysia</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/saudara-dari-malaysia/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/saudara-dari-malaysia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jun 2007 08:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/saudara-dari-malaysia/</guid>
		<description><![CDATA[	Tak pernah ku duga sebelumnya, juga tak pernah rasanya aku memikirkan akan bertemu dan berbincang lepas dengan orang malaysia. Juga tak pernah aku memimpikan itu.
Akan tetapi, Allah berkehendak laen, Allah mempertemukan aku dengan beberapa saudara dari malaysia. Mereka adalah mahasiswa dan dosen yang ada di kampus UiTM (universitas teknologi mara) Jati, Malaysia.
Senang rasanya bisa bertemu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Tak pernah ku duga sebelumnya, juga tak pernah rasanya aku memikirkan akan bertemu dan berbincang lepas dengan orang malaysia. Juga tak pernah aku memimpikan itu.<br />
Akan tetapi, Allah berkehendak laen, Allah mempertemukan aku dengan beberapa saudara dari malaysia. Mereka adalah mahasiswa dan dosen yang ada di kampus UiTM (universitas teknologi mara) Jati, Malaysia.<br />
Senang rasanya bisa bertemu dan melayani mereka semua, karena Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa yang paling baik diantara kalian adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Atau pada hadist laen, jika beriman pada Allah dan hari akhir maka muliakanlah tamu. Kira2 seperti itulah bunyi hadist itu.<br />
Berikut adalah beberapa foto-foto dengan kawan dari Malaysia :</p>
	<p><img src='/images/anasnme.JPG' alt='Fotoku dengan Anas. ' /><br />
Ini adalah foto aku dengan anas, anas orangnya lucu, cerdas dan semangat belajar agama islamnya cukup tinggi. Anas, mudah-mudahan engkau bisa menjadi seorang ustadz yang menyeru manusia ke jalan Allah dengan ikhlas. Ingat tak buku yang saya pinjamkan?</p>
	<p><img src='/images/Bus.JPG' alt='Di atas bus kota' /><br />
Diatas Bus kota, menjadi menarik bagi mahasiswa malaysia ini karena bus kota disini mnghidupkan musik dengan keras, mereka tampak seronok lah&#8230;.</p>
	<p><img src='/images/Khalidnme.JPG' alt='Ini aku dengan Presiden Mahasiswa UNAND' /><br />
Inilah Presiden mahasiswa UNAND yang baru. Semangat akhi, amanah bukan untuk dibanggakan, apalagi untuk disalah gunakan!</p>
	<p><img src='/images/malinkundang.JPG' alt='Foto bersama di patung malin kundang' /><br />
Foto ini diambil siang hari, kondisi air laut yang sedang pasang, kami berfoto di dekat patung malin kundang. Panas!</p>
	<p><img src='/images/PA.JPG' alt='Didepan Plaza Andalas' /><br />
Didepan Plaza andalas, bersama saat kami hendak berangkat kembali ke Wisma Bhakti Bunda</p>
	<p><img src='/images/Musholla.JPG' alt='Dimusholla ini kami menonton demonstrasi mahasiswa Indoensia' /><br />
Musholla, sebuah tempat memulai untuk menuju peradaban yang beradab.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/21/saudara-dari-malaysia/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kata Murobbi&#8230;</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/kata-murobbi/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/kata-murobbi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jun 2007 12:26:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/kata-murobbi/</guid>
		<description><![CDATA[	Kata murobbiku&#8230;.
antum mulai dari titik awal jika ingin menikah!
	Yessssssssssss

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kata murobbiku&#8230;.<br />
antum mulai dari titik awal jika ingin menikah!</p>
	<p>Yessssssssssss
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/kata-murobbi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tadi aku Aksi lho!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/tadi-aku-aksi-lho/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/tadi-aku-aksi-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jun 2007 12:22:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/tadi-aku-aksi-lho/</guid>
		<description><![CDATA[	Eh, meski hujan aku tetap pergi aksi lho?
Ehm meski aku Menteri Luar Negeri BEM KM UNAND, aku tetap ajah pergi aksi&#8230;
	aksi kali ini ku ikuti dengan tanpa menggunakan &#8220;uniform&#8221;ku. Seragam kepanduan yang selalu ku pakai dalam setiap aktivitas partai, kini ku telah ku simpan rapi sampai amanahku di BEM ini selesai.
Meski tak menggunakan seragam kepanduan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Eh, meski hujan aku tetap pergi aksi lho?<br />
Ehm meski aku Menteri Luar Negeri BEM KM UNAND, aku tetap ajah pergi aksi&#8230;</p>
	<p>aksi kali ini ku ikuti dengan tanpa menggunakan &#8220;uniform&#8221;ku. Seragam kepanduan yang selalu ku pakai dalam setiap aktivitas partai, kini ku telah ku simpan rapi sampai amanahku di BEM ini selesai.<br />
Meski tak menggunakan seragam kepanduan, aku tetap menjadi regu kepanduan, jadi tim BUSER nya kepanduan. Kepanduan berpakaian preman, militer berpakaian sipil kataku kepada temen2 yang menanyakan kenapa aku tidak pakai seragam.<br />
Sampai tahun depan seragamku.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/tadi-aku-aksi-lho/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Inginku&#8230;.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/inginku/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/inginku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jun 2007 12:18:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/inginku/</guid>
		<description><![CDATA[	inginku selalu menjadi yang pas buat agama dan diriku.
Inginku selalu menjadi yang terdepan dalam banyak hal.
Inginku saat ini aku harus sering menulis, biar bisa lepas semua yang tidak patut disimpan.
Inginku masih banyak yang belum tercapai, seperti cita-citaku yang kutulis di blog ini.
	Bisakah inginku tadi terwujud?

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>inginku selalu menjadi yang pas buat agama dan diriku.<br />
Inginku selalu menjadi yang terdepan dalam banyak hal.<br />
Inginku saat ini aku harus sering menulis, biar bisa lepas semua yang tidak patut disimpan.<br />
Inginku masih banyak yang belum tercapai, seperti cita-citaku yang kutulis di blog ini.</p>
	<p>Bisakah inginku tadi terwujud?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/17/inginku/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Palestine, HENTIKAN&#8230;.!!!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/13/palestine-hentikan/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/13/palestine-hentikan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jun 2007 09:47:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/13/palestine-hentikan/</guid>
		<description><![CDATA[	Ahh&#8230;.kabar dari Negara saudaraku itu memang memilukan sekaligus memalukan. Aku sungguh berat untuk berkata bahwa mereka adalah saudaraku. Mereka yang selalu berperang dengan Israel, membom israel la&#8217;natullah, tapi mereka juga berperang dengan saudaranya. Aku berteriak yang entah mereka dengarkan atau tidak, tapi sungguh aku akan lakukan itu.
	Hentikan!!!
Hentikan kataku!
Jangan lagi ke bodohan politik membuat kalian dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ahh&#8230;.kabar dari Negara saudaraku itu memang memilukan sekaligus memalukan. Aku sungguh berat untuk berkata bahwa mereka adalah saudaraku. Mereka yang selalu berperang dengan Israel, membom israel la&#8217;natullah, tapi mereka juga berperang dengan saudaranya. Aku berteriak yang entah mereka dengarkan atau tidak, tapi sungguh aku akan lakukan itu.</p>
	<p>Hentikan!!!<br />
Hentikan kataku!<br />
Jangan lagi ke bodohan politik membuat kalian dan kami menjadi bingung. Kalian memang bingung karena kalian sedang di provokasi, terimalah kemenangan dengan jiwa seorang pahlawan. Terima kekalahan politik sebagai pelajaran. Dan kami menjadi bingung karena melihat tingkah polah kalian yang kekanak-kanakan itu.</p>
	<p>Hentikanlah saudaraku!<br />
Tidakkah kalian lihat barisan panjang saudara-saudara kalian berdemonstrasi untuk menyerukan kebebasan bagi kalian. Bebas dari Israel!<br />
Tidakkah kalian lebih bersemangat untuk membuang semua amunisi kalian ke tubuh para zionis penjajah dari pada saudara kalian dengan melihat begitu cintanya kami kepada kalian?<br />
Tidak kah kalian rasakan keluarnya uang dari kantong kami, lepasnya jam tangan kami, kami relakan HP kami berpindah ke kantong plastik infak sebagai bentuk bahwa kami peduli?. Tidak hanya karena kalian membela Al Aqsha, tapi karena iman, ya iman!</p>
	<p>Sudahlah!!!<br />
Cukup!!!<br />
Enyahkan rasa benci, buang rasa dendam, hancurkan rasa ingin menyerang saudara sendiri.<br />
Dan jika ada&#8230;.<br />
Kumpulkan semua emosi kalian, jika kalian merasa benci dengan saudara kalian.<br />
Satukan semua dendam kalian jika kalian terlukai oleh saudara kalian di Palestina yang sama.<br />
Bulatkan tekad kalian jika kalian terkalahkan dalam politik oleh yang juga saudar kalian.<br />
Lalu&#8230;<br />
Lampiaskan!!<br />
Lepaskan!!<br />
Enyahkan semua rasa yang kalian pendam itu ke daerah zionis. Lemparkan semua duka lara yang kalian simpan itu ke tubuh para penjajah zionis!.<br />
Bukan ke tubuh saudara kalian! Bukan! Jangan lakukan itu!</p>
	<p>Wahai pejuang palestina siapa pun kalian&#8230;<br />
Rasakanlah cinta kami, rasakanlah sikap kami yang tegas untuk kalian ; kalian merdeka atau kami juga akan berjuang bersama kalian!!!</p>
	<p>Hentikan!!<br />
Hentikan!!!<br />
peperangan saudara itu&#8230;.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/13/palestine-hentikan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Blank!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/08/blank/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/08/blank/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jun 2007 12:41:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/08/blank/</guid>
		<description><![CDATA[	Hehehe&#8230;.apa yang terlintas dikepala, langsung dikeluarkan. Tanpa malu dan segan. Selamat bengong dan merasa aneh dalam membaca ini.
***
GAk tau deh kenapa beberapa hari aku gak begitu semangat untuk menulis. Bayangkan saja, dalam waktu dua hari ini aku hanya menyelesaikan satu tulisan saja. Bagaimana mungkin aku bisa nerbitin buku kalo kondisi aku masih seperti ini.
Aku mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Hehehe&#8230;.apa yang terlintas dikepala, langsung dikeluarkan. Tanpa malu dan segan. Selamat bengong dan merasa aneh dalam membaca ini.<br />
***<br />
GAk tau deh kenapa beberapa hari aku gak begitu semangat untuk menulis. Bayangkan saja, dalam waktu dua hari ini aku hanya menyelesaikan satu tulisan saja. Bagaimana mungkin aku bisa nerbitin buku kalo kondisi aku masih seperti ini.<br />
Aku mungkin lagi sumpek yang membuatku daya nalar analisa ku kurang mempan. Entahlah, padahal kesempatan mendapatkan proyek besar cukup besar. Tapi kenapa aku jadi agak malas gini?<br />
***<br />
Beberapa waktu lalu aku dihubungi &#8220;orang langit&#8221; yang memberitahukan aku bahwa aku menjadi Menteri Luar Negeri KM UNAND. Ah, amanah yang berat, yang namanya MENLU aku sering di luar kampus dari pada di kampus. Bakalan ninggalin kuliah lebih lama. Gimana mau tamat neh?<br />
***<br />
Jadi ingat, antum terlalu banyak amanah, tapi tak satupun aminah yang antum punya.<br />
***<br />
Rencana lusa, ahad, aku akan ke solok. Nganterin bantuan dari Himpunan Anak Minang Kabau (HAMKA) kampus UII Jogja. Keberangkatanku belum jelas akan didampingi oleh siapa. Yang jelas, amanah itu mesti aku sampaikan kepada korban gempa.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/08/blank/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/123/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/123/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2007 13:53:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/123/</guid>
		<description><![CDATA[	
Senyum sendiri&#8230;hohoho
	
Komputerku, teman curhat, tempat luapan pikiran dan emosi.
	
Meski sendiri, senyum itu pengobat hati.
	
Logo ini, sebuah komunitas tempatku mengupas semua kelelahan, menguatkan kembali semangat dakwah

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img src='/images/smile1.jpg' alt='Sumringah' /><br />
Senyum sendiri&#8230;hohoho</p>
	<p><img src='/images/DSC00131.JPG' alt='Komputer kesayangan' /><br />
Komputerku, teman curhat, tempat luapan pikiran dan emosi.</p>
	<p><img src='/images/senyumlagi.jpg' alt='galak se' /><br />
Meski sendiri, senyum itu pengobat hati.</p>
	<p><img src='/images/DSC00129.JPG' alt='logo pandu' /><br />
Logo ini, sebuah komunitas tempatku mengupas semua kelelahan, menguatkan kembali semangat dakwah
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/123/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Wisma, Problematika dan solusinya</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/wisma-problematika-dan-solusinya/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/wisma-problematika-dan-solusinya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2007 07:55:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/wisma-problematika-dan-solusinya/</guid>
		<description><![CDATA[	
Maksud dari tulisan ini tidaklah sok menjadi problem solver bagi semua. Tapi yang jelas adalah bentuk kecil dari gundahan hati terhadap fenomena yang ada selama ini. Khususnya Wisma.
Menarik bagi penulis ketika membahas topic yang satu ini. Karena ketika  kita membahas wisma kita pasti akan membahas banyak orang, pribadi yang heterogen (meski sama-sama tarbiyah),watak yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>
Maksud dari tulisan ini tidaklah sok menjadi problem solver bagi semua. Tapi yang jelas adalah bentuk kecil dari gundahan hati terhadap fenomena yang ada selama ini. Khususnya Wisma.<br />
Menarik bagi penulis ketika membahas topic yang satu ini. Karena ketika  kita membahas wisma kita pasti akan membahas banyak orang, pribadi yang heterogen (meski sama-sama tarbiyah),watak yang berbeda, sampai gaya berjalan yang beragam.<br />
Menurut pengalaman penulis yang sudah berada dan bersemayam di salah satu wisma di FMIPA UNAND sejak 4 tahun yang lalu. Segala karakter manusia yang ditemui adalah sebuah catatan indah dalam hidup penulis.<br />
Beberapa problematika (tentu juga dengan solusinya) yang penulis temui selama ini :</p>
	<p>1.	Kurangnya rasa bertanggung jawab terhadap kamar.<br />
Kamar yang kurang nyaman emang adalah masalah kebanyakan wisma yang notabene anggotanya adalah aktivis. Banyak kondisi wisma yang gak steril dalam pengadaan oksigen. Jangankan untuk hendak silaturrahim ke kamar, membaunkannya saja penghuni lain sudah pusing. Kotornya kamar akan berdampak amat buruk dengan wisma. Sehingga membuat suasana wisma tidak nyaman dan kurang asyik. Karena bagaimanapun kebersihan wisma juga ditentukan oleh kondisi masing-masing kamar yang ada.<br />
Solusi : refresh lagi pikiran dan pola hidup kita bahwa Islam adalah agama yang bersih. Buat agenda rutin untuk membersihkan kamar. Jika perlu buat daftar piket sesame anggota kamar untuk membersihkan kamar. Atau jika memungkinkan, adakan kompetisi kamar terbersih.  </p>
	<p>2.	Egoisme beberapa anggota wisma.<br />
Yap…ini merupakan adalah factor terbesar dalam setiap permasalahan yang timbul di wisma. Tentu adalah hal berat bagi satu wisma jika setiap anggotanya mengedepankan rasa egoisme.<br />
Solusi : mencoba untuk saling mengingatkan bagaimana tingginya bentuk itsar sahabat terhadap sahabat lainnya. Ingat kisah Abdurrahman bin auf ketika baru nyampe madinah di saat hijrah??beliau ditawari oleh sahabat Anshar untuk memilih istri sahabat anshar yang di inginkannya. Dan sahabat anshar itu ikhlas menceraikannya untuk dikawini oleh Abdurrahman bin Auf. Nah…kita sanggup gak?</p>
	<p>3.	Tidak konsisten terhadap kebijakan yang ada di wisma.<br />
Ini juga salah satu factor kehancuran sesama anggota wisma. Lah kok?? Iya donk…karena ketika salah seorang dari angota wisma melanggar kesepakatan yang telah dibuat bersama. Maka jika tidak diperingatkan , bersiaplah untuk menjadi wisma yang tak konsisten. Termasuk terhadap kata-kata sendiri.<br />
Pernah suatu ketika kebijakan wisma untuk langsung mencuci piring yang telah digunakan atau simpan dikamar. Nah hanya karena satu orang yang menunda untuk mencuci piring dan meletakkan di dekat sumur. Alhasil, pengikut piring tersebut<br />
menjadi banyak. Akhirnya numpuk.<br />
Solusi : ingat surat 61 ayat 2 dan 3. bahwasanya Allah membenci orang-orang yang mengatakan sesuatu padahal dia tidak melaksanakannya. Coba dibuat di mading wisma apa-apa saja yang telah disepakati, sehingga tidak ada kesepakatan ulang. Jika ada yang melanggarm kita hanya tinggal melihatkan peraturan yang dilanggarnya.</p>
	<p>4.	Figuritas, senioritas yang sudah luntur.<br />
Wah kalo yang satu ini tentu adalah permasalahan yang dikembalikan kepada masing-masing pribadi senior yang berada disalah satu wisma. Ketika senior sudah tidak peduli terhadap wisma. Jangan harap anggota baru bisa konsisten dan betah terhadap wisma dan perangkatnya. Celakanya lagi jika senior adalah pembawa permasalahan terbesar dalam wisma. Misal jika junior sedang menikmati belajar, senior malah berhiruk pikuk dengan suara yang lantang.<br />
Solusi : ketedalanan dalam dakwah adalah sebaik-baik dakwah. Budayakan saling menasehati antar sesame. Dan diharapkan tidak ada senior tunggal di satu wisma. Karena jika tunggal, ketika si tunggal itu membuat onar maka tidak ada senior lain yang dapat dijadikan contoh bagi junior.</p>
	<p>5.	Privasi yang tinggi.<br />
Hihihi….adalah sebuah bentuk HAM (hak asasi manusia) dalam sebuah wisma. Tentu yang namanya privasi adalah sebuah hal yang tidak bisa kita hilangkan. Tapi juga tidak wajar jika privasi melebihi rasa ukhuwah antar sesame ikhwah.<br />
Solusi : membuka komunikasi yang lebar dan memberi informasi yang pantas kepada anggota wisma. Hal-hal apa saja yang merupakan privasi bagi kita. Agar kelak mereka (anggota wisma yang lain) tidak salah.</p>
	<p>6.	Kurang paham terhadap sesame.<br />
 Yah…metoda tafahum adalah metode memberi tanpa harus meminta. Nah…kebanyakan dari kita kurang bisa menerapkan hal ini. Banyak diantara kita yang selalu meminta. “pahami ana akh…ana sibuk. Pagi rapat,siang kuliah, sore mesti rapat lagi” sehingga ini banyak amanah yang tidak terselesaikan dengan baik. solusi : baca lagi fiqh ukhuwah, menghindari prasangka, membudayakan tabayyun yang sehat, yang penting muhasabah diri adalah hal utama.</p>
	<p>7.	Tidur pagi.<br />
Waaa….ini adalah sebuah pekerjaan yang enak dilakukan, asyik banget. Tapi gak ada landasan syar’inya. Ada-ada saja alasan kita untuk tidur pagi. “afwan akh, ana tidak dating rapat karena ketiduran” nah kalo udah gitu baru kita tau betapa benar Rasul kita untuk tidak pagi hari.<br />
Solusi : lakukan manajemen waktu ala Nabi Daud atau Nabi Muhammad. Untuk membagi hari dan waktu sesuai kondisi diri. Dan komiment. Sebab tanpa komitmen semuanya nihil. Hidup sesuai rencana memang sulit, tapi hidup tanpa rencana jelas ngawur.</p>
	<p>8.	Tak bertanggung jawab.<br />
Masih ingat dengan lirik lagu “kalo soal berkilah, abang emang rajanya”?. Nah perkataan itu sering kita rasakan. Banyak diantara anggota wisma yang seharusnya piket. Eh malah kabur atau pura-pura tidak ingat. Piket yang seharusnya dia lakukan, tapi tak ia lakukan hanya dengan alas an “ana lupa akh, itukan fitrahnya manusia”. Waduh!!<br />
Solusi : coordinator piket bersikap tegas terhadap pelanggar piket. Dan harus ada iqob yang diberikan bagi orang-orang pelanggar piket. Entah itu makan malam gratis atau ifthor gratis. Kan asyik.</p>
	<p>9.	Soleh pribadi.<br />
Padahal sudah banyak ustadz yang mengatakan kepada setiap da’I untuk menjadi soleh social. Artinya soleh secara bersama-sama. Nah masih ingat dengan sebuah kisah tentang Negeri yang akan dihancurkan oleh Allah dimana dimulai dari salah satu rumah yang merupakan rumah orang saleh?. Bener juga sih kalo ibadah adalah urusan nafsi-nafsi. Tapi surga emang milik kita sendiri? Terlalu luas couy. Trus emang bidadari surga hanya untuk kita?<br />
Solusi : ingat lagi bahwa peran kita sebagai da’i. penyeru manusia. Kemudian membudayakan saling mengingatkan antar anggota wisma.</p>
	<p>10.	Komentator atau raja berkilah.<br />
Ini sepele se. Tapi cukup mengganggu esksistensi ukhuwah di suatu wisma. Ada-ada saja yang dikomentari oleh beberapa ikhwah yang melihat sikap ikhwah yang lain. Sehingga ketika ikhwah ada yang tidak ingin diganggu malah memarahi. Berdebatpun mulai. Akhirnya, cemberut dan lari kekamar.<br />
Solusi : bicaralah seperlunya!</p>
	<p>11.	Kekanakan-kanakan dan selalu ingin dimanja.<br />
Nah loh…emang ada ikhwan manja???hi…gak kuku deh. Tapi emang sih ada permasalahan seperti ini. Banyak ikhwan yang ingin piketnya digantikan, tugas di selesaikan oleh yang lain. Tapi semua dikembalikan ke pribadi masing-masing. Kali aja bawaannya emang anak manja(mandi jarang,hihihihi….)<br />
Solusi : jangan membiasakan diri untuk menikmati rasa ukhuwah saudara kita terhadap kita. Kapan kita yang ber itsar?<br />
12.	Jarang mandi.<br />
Waaa…..ada ikhwan jorok apalagi bau. Pernah suatu ketika seorang ikhwan mengundurkan diri dari makan berjemaah hanya karena tidak sanggup menghirup “pencemaran udara” dari akh yang disebelahnya. Nah fenomena ini paling banyak ditemukan bagi ikhwan yang aktivis papan atas tapi tak peduli terhadap diri. Kalo sudah seperti ini, jangan untuk mendengar dakwah fardiyahnya kita, mendekat saja si calon mad’u udah ngeh. Mending kabur dari pada deket dia. Kalo udah gini, merasa bersalah gak?<br />
Solusi : usahakan dikantong ada parfum, didalam atas ada diadorane, parfum. Pokoknya jika tak sempat mandi masih ada solusi untuk wangi tanpa berlebihan.</p>
	<p>13.	Kurang memiliki jiwa pembelajar.<br />
Ini lho salah satu permasalahan terbesar bagi beberapa anggota wisma. Masa sih hanya untuk membaca 30 menit sehari untuk up grade diri aja gak bisa. Sesibuk apa se lo??<br />
Solusi : budayakan membaca. Karena itu sarana up grade diri. Lagian kan kita akan jadi Murobi</p>
	<p>14.	Managemen waktu jama’ah.<br />
Kalo bahasa kerennya se manajemen team work. Amal jama’I bahasanya orang arab. Kebanyakan wisma menjadikan setiap jam adalah se enaknya. Jam tidur tidak diatur, jam belajarnya kapan? Jam ngumpul bareng gimana? Nah ini harus dipikirkan. Jam untuk rihlah kelaurga besar wisma.<br />
Solusi : buat jadwal yang jelas dan rapi serta diketikin dan diprint. Missal, jam ngumpul bareng ba’da manghrib sampe qobla isya. Ba’da isya adalah waktu belajar. Dst.</p>
	<p>15.	Telat bayar logistic.<br />
Ish…ini berat seh untuk disampaikan. But the way, ini adalah permasalah fital dalam keluarga yang bernama anggota wisma. Bagaimana mungkin bisa berdakwah jika beras untuk dimasak saja tidak ada.<br />
Solusi : jika tak ada uang membeli beras. Kan bisa ngutang ma temen di wisma. Kemudian berhemat!<br />
16.	Tidak ada adab antar sesama.<br />
Ketua wisma dicuekin, anggota wisma di tindas oleh penguasa wisma.. kalo ini terjadi, wajar aja sesama anggota wisma kurang harmonis.<br />
Solusi : saling menghormati itu adalah adab islam couy. Biar nasehat datang dari mana aja, asal itu benar. Kenapa gak.</p>
	<p>17.	Ledekan, sindiran.<br />
Ini masalah besar juga diwisma. Budaya “cimeeh” menjadi bahan tak pernah lepas. Terutama di wisma ikhwan (karena emang penulis belum pernah tinggal dirumah akhwat).<br />
Solusi : kurangi ngeledek karena bisa-bisa membuat saudara kita tersinggung. Mending kalo Cuma ikhwan yang diledekin lari kekamar dan ngunci pintu. Kalo dianya future karena melihat tingkah ikhwannya??hayoooo……</p>
	<p>Dan lainnya yang mungkin penulis tak bisa sebutkan atau tak terpikirkan. Karena memang penulis adalah hamba Nya yang dho’if.<br />
Banyak maaf. Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/wisma-problematika-dan-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Semangat Dakwah Jamaah =  Semangat dakwah fardhiyah</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/semangat-dakwah-jamaah-semangat-dakwah-fardhiyah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/semangat-dakwah-jamaah-semangat-dakwah-fardhiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2007 07:52:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/semangat-dakwah-jamaah-semangat-dakwah-fardhiyah/</guid>
		<description><![CDATA[	Pada suatu syura di fakultasku malam itu, kami membahas banyak hal tentang kader, tentang perkembangan dakwah yang hanya melibatkan ikhwan tentunya. Karena pembahasan tentang akhwat bukanlah kerjaan kami, akhwatlah pembahasnya.
Malam itu, ada empat dari enam yang hadir, pembahasan yang cukup memakan waktu, 3 jam lebih. Sampai akhirnya satu pembahasan yang membuatku tercengang. Pembahasan tentang kondisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Pada suatu syura di fakultasku malam itu, kami membahas banyak hal tentang kader, tentang perkembangan dakwah yang hanya melibatkan ikhwan tentunya. Karena pembahasan tentang akhwat bukanlah kerjaan kami, akhwatlah pembahasnya.<br />
Malam itu, ada empat dari enam yang hadir, pembahasan yang cukup memakan waktu, 3 jam lebih. Sampai akhirnya satu pembahasan yang membuatku tercengang. Pembahasan tentang kondisi kader yang ternyata sangat sedikit memiliki binaan, kalaupun ada, itupun berserakan tak beraturan.<br />
Padahal jika dilihat pada dakwah secara jamaah, banyak agenda wajihah yang di kuasai oleh kader terlaksana, kerap rapat-rapat internal berjalan mulus, tapi itu tidak beriringan dengan semangat dakwah fardhiyah. Semangat kader mengelola dakwah jamaah terlalu tinggi yang tidak tawazun dengan semangat dakwah fardhiyahnya.<br />
Banyak kader yang senang datang rapat, banyak kader yang senang menjalankan amanahnya di BEM misalnya. Tapi nyaris tak ada kader yang memiliki semangat yang sama untuk mencari binaan, dan kalaupun ada binaan tapi sembarangan mengelolanya.<br />
Beberapa waktu lalu aku bertanya pada ustadzku tentang kondisi ini. Ustadzku menjawab dengan jawaban yang aku tak setuju dengannya secara keseluruhan.<br />
Ustadzku menjawab : setiap orang memiliki potensi masing-masing, ada diantara mereka yang bisa melaksanakan dakwah formal/jamaah, ada diantara mereka yang hanya bisa melakukan pembinaan kader, dan jarang diantara mereka yang amanah jamaahnya bagus dan dakwah fardhiyahnya juga lancar.<br />
Memang untuk kata-kata diatas aku sepakat. Tapi bukankah kita adalah generasi yang memiliki potensi itu?. Mustahil rasanya ketika seorang kader yang memiliki halaqah binaan tapi tidak bisa manajemen dakwah formal/jamaah. Juga mustahil kiranya ketika seorang kader yang memiliki banyak amanah jamaah tapi dakwah fardhiyahnya tidak berjalan. Jika itu terjadi, berarti secara umum bisa kita katakan bahwa pemahaman dakwah di banyak kader kita bermasalah, ternyata banyak diantara kader kita baru parsial dalam memahami dakwah.<br />
Bercermin pada banyak sahabat Rasulullah SAW,para sahabat RA, melaksanakan amanah jamaah/formal, sebagai khalifah mungkin, sebagai gubernur mungkin, tapi tidak membuat mereka berhenti melaksanakan dakwah fardhiyah. Karena dimanapun kita, kemanapun kita, apapun posisi kita, yang namanya dakwah fardhiyah meski kita laksanakan, yang namanya membina kader itu adalah keniscayaan.<br />
Majunya jamaah kita ini, menapak terus kedepannya gerakan dakwah ini karena kesungguhan pendahulu kita dalam melakukan dakwah fardhiyah, kesungguhan mereka untuk membina kader sebanyak-banyaknya. Bahkan ketika itu mereka tidak hanya mencari dan membina kader, tapi mereka mesti melaksanakan amanah jamaah juga.<br />
Hari ini, ketika kader telah ”tampak” banyak, jangan sampai kita tertipu atas kemenangan semu itu, kemenangan sesungguhnya bagi jamaah dakwah ini menurutku adalah ketika kadernya hidup dengan kemuliaan bersama Islam, dan mati sebagai pembela Islam. Terserah apakah ketika itu Islam telah menjadi penguasa dunia ataupun belum.<br />
Jika pendahulu kita mesti mencari-cari binaan, tapi hari ini sesungguhnya banyak masyarakat, banyak pemuda, pelajar dan mahasiswa yang ingin di bina. Mereka ingin memiliki karakter yang mereka lihat pada diri kader-kader dakwah ini. Lantas apakah keinginan mereka untuk melaksanakan ini tidak kita sambut dengan baik? Apakah kita akan membiarkan semangat mereka yang tinggi akan hilang bersamaan dengan lamanya waktu mereka menunggu untuk di tarbiyah.<br />
Wahai kader dakwah, jika orang yang mendapat hidayah melalui tangan kalian, maka itu lebih baik dari dunia dan se isinya, itu lebih baik dari unta merah.<br />
Jika memang kita adalah perindu surga Allah, jika kita memang ingin masuk Jannah Nya, janganlah masuk ke sana sendirian, surga terlalu luas hanya untuk aku, antum.<br />
Aku teringat ungakapan ustadzku tentang ini. Jika seseorang yang mendapatkan hidayah dari tangan antum, dan orang itu ternyata menjadi kader yang militan yang kemudian syahid. Apakah antum tidak senang? Mungkin ketika di akhirat nanti orang itu akan memberi syafaat kepada antum, karena syuhada punya hak untuk itu.<br />
Jika tidak antum rebut mereka para mad’u, maka bisa jadi dunia kemaksiatanlah yang merebut mereka. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/semangat-dakwah-jamaah-semangat-dakwah-fardhiyah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Sumbar dan Kondisinya hari ini</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/mahasiswa-sumbar-dan-kondisinya-hari-ini/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/mahasiswa-sumbar-dan-kondisinya-hari-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jun 2007 07:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/mahasiswa-sumbar-dan-kondisinya-hari-ini/</guid>
		<description><![CDATA[	Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Dipersimpangan jalan
	Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Dilembar sejarah manusia
	Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun kejalan
Demi mempersembarkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta
(totalitas perjuangan)***
Dua kampus besar di Sumatera Barat memang sedang melangsungkan pesta demokrasi, pesta yang mencerminkan pendewasaan politik di lembaga pendidikan nasional. Perhelatan politik yang bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><strong><em>Kepada para mahasiswa<br />
Yang merindukan kejayaan<br />
Kepada rakyat yang kebingungan<br />
Dipersimpangan jalan</p>
	<p>Kepada pewaris peradaban<br />
Yang telah menggoreskan<br />
Sebuah catatan kebanggaan<br />
Dilembar sejarah manusia</p>
	<p>Wahai kalian yang rindu kemenangan<br />
Wahai kalian yang turun kejalan<br />
Demi mempersembarkan jiwa dan raga<br />
Untuk negeri tercinta<br />
(totalitas perjuangan)</em>***<br />
Dua kampus besar di Sumatera Barat memang sedang melangsungkan pesta demokrasi, pesta yang mencerminkan pendewasaan politik di lembaga pendidikan nasional. Perhelatan politik yang bernama pemilihan Presiden mahasiswa memang sedang heboh-hebohnya di Sumatera Barat. Jika Universitas Andalas telah berhasil melangsungkan pesta demokrasi itu, maka selasa depan (5/6/07) Universitas Negeri Padang dan Institut Agama Islam negeri Imam Bonjol yang akan melakukannya.<br />
Tanggal 8 mei 2007 lalu, Universitas Andalas telah mendapatkan seorang Presiden Mahasiswa baru, Khalid namanya. Dengan sedikit riak demokrasi, Khalid melangkah ke istana Negara mahasiswa Universitas Andalas, PKM lantai II.<br />
Pada tanggal Khalid memenangkan Pemilihan Umum Raya Keluarga Mahassiswa(PEMIRA KM) di kampus hijau itu, memang ada sedikit penolakan terhadap adanya PEMIRA oleh sebagian mahasiswa, penentangan dan kesepakatan adalah ciri khas demokrasi, dan penyikapanlah yang membedakan level intelektual. Penolakan memang terjadi, tapi tidak sampai tataran anarkis, sebagian mahasiswa FISIP dengan Presiden FISIP UNAND menyatakan menolak PEMIRA KM UNAND di fakultasnya. Lantas itu tidak membuat terjadinya “penyatuan fisik” pada dua pihak berbeda, permasalahan selesai tatkala dialog diselesaikan.<br />
Berbeda halnya dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang. Meski berlabelkan Islam, agaknya pendewasaan sikap demokrasi kurang berlangsung disini. Semestinya Pemilihan Presiden Mahasiswa IAIN berlangsung pada kamis minggu lalu (31/5/07), diundur menjadi Selasa (5/07/07) karena terjadi penolakan PEMIRA yang agak anarkis. Kampus IAIN memang yang paling berbeda kondisi politiknya dibanding kampus lain di SUMBAR. Jika UNP dan UNAND menerapkan sistem PEMIRA tanpa kendaraan politik untuk memajukan calon Presiden, IAIN memiliki kendaraan politik yang bernama Partai Politik. Nyaris sama dengan sistem PILPRES di Indonesia, setiap calon Presiden mahasiswa mesti memiliki Partai Politik untuk duduk di kursi mahasiswa satu (M-1).<br />
Ada 5 partai politik yang mewarnai kampus IAIN, dan kasus penolakan terjadi karena 4 dari 5 parpol tersebut menarik semua calon anggota legislative dan calon Presidennya pada hari H pemilihan. Lantas dengan alasan ini 4 parpol tersebut menolak PEMIRA karena hanya di ikuti oleh satu orang peserta, yakni satu partai ; Partai Pergerakan Mahasiswa.</p>
	<p>Alasan ini memang logis, hal ini jugalah yang membuat ketegangan diantara panitia yang bersikeras untuk melanjutkan PEMIRA, dan berujung pada anarkis kecil di IAIN. Penyelesaianpun melibatkan pihak birokrat kampus, dengan kesepakatan bersama, PEMIRA di undur pada selasa depannya.<br />
Lalu, apakah kamis kelabu di IAIN akan terjadi lagi pada selasanya?. Kita simak saja perkembangan informasi dari IAIN atas pesta demokrasinya.</p>
	<p>UNP<br />
Universitas Negeri Padang, kampus yang terletak di pusat keramaian ini memang juga akan melaksanakan pemilihan Presiden Mahasiswa. UNP tidak menerapkan sistem partai politik untuk menjadi calon presiden dan calon anggota legislativ.<br />
Hari ini, ada 3 orang Calon Presiden yang akan berjuang mati-matian untuk mendapatkan M-1 di kampus UNP. Pemilihannya baru akan dilangsungkan pada selasa (5/7/07), sama dengan IAIN tadi.<br />
Calon presiden itu memang memiliki basis massa masing-masing, pencalonan merekapun dilakukan berdasarkan massa tersebut.<br />
Kita berharap pesta yang berlangsung dapat menjadi pencerahan dan pencerdasan politik bagi mahasiswa UNP, menjadi ajang silaturrahim dan menunjukan soliditas kemahasiswaan.</p>
	<p>***<br />
Karena proses demokrasi itulah agaknya membuat mahasiswa Sumbar tak lagi terlihat dalam aksi-aksi moralnya. Jika mahasiswa di daerah lain telah menyampaikan sikap mereka atas dana DKP, maka sampai sekarang di Sumbar belum terdengar sikap yang jelas dan tegas atas kasus itu.<br />
Pesta demokrasi yang berlangsung di tiga kampus besar di Sumbar sepertinya memang menguras habis semua kekuatan mahasiswa, sehingga mahasiswa Sumbarpun kehilangan motor penggeraknya.<br />
Meski ini tak dapat dijadikan alasan tunggal, tapi  setidaknya salah satu alasan mandulnya pergerakan mahasiswa Sumbar hari ini karena memang mereka sedang menentukan sikap atas kondisi politik kampus mereka.<br />
Selamat berpesta kawan, Rakyat menunggu aksi kalian selanjutnya. Mahasiswa tidak hanya untuk mahasiswa, sejarah mencatat bahwa mahasiswa ternyata lebih banyak ”di serahkan” kepada rakyat, membela rakyat dan kepentingan rakyat. Seperti lirik lagu perjuangan diatas, yang sering kalian lantunkan dijalanan. Karena kalianlah parlemen jalanan itu.<br />
Hidup mahasiswa!!<br />
Hidup rakyat!!</p>
	<p></strong>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/06/mahasiswa-sumbar-dan-kondisinya-hari-ini/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Nyanyian qalbu, teriakan jiwa, hentakan azzam!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/nyanyian-qalbu-teriakan-jiwa-hentakan-azzam/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/nyanyian-qalbu-teriakan-jiwa-hentakan-azzam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2007 15:41:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/nyanyian-qalbu-teriakan-jiwa-hentakan-azzam/</guid>
		<description><![CDATA[	malam ini belum terlalu larut saat ku
masih menggoyang-goyangkan jemari di
keyboard komputer.
aku bertanya pada jiwaku, benarkah ini
saatnya ku mencari bidadari itu?
ku teringat pada lirik nasyid Suara
Persaudaraan berjudul Galau :
Apabila telah tiba masaku
Untuk segera mengakhiri lajangku
dengan segenap kemampuan yang Allah
berikan
Insya Allah azzamku segera ku tunaikan
	Namun bila ku raba dalam hati
adakah ini terlalu cepat ku lalui&#8230;
	***
Menikah adalah keniscayaan,
menggenapkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>malam ini belum terlalu larut saat ku<br />
masih menggoyang-goyangkan jemari di<br />
keyboard komputer.<br />
aku bertanya pada jiwaku, benarkah ini<br />
saatnya ku mencari bidadari itu?<br />
ku teringat pada lirik nasyid Suara<br />
Persaudaraan berjudul Galau :<br />
Apabila telah tiba masaku<br />
Untuk segera mengakhiri lajangku<br />
dengan segenap kemampuan yang Allah<br />
berikan<br />
Insya Allah azzamku segera ku tunaikan</p>
	<p>Namun bila ku raba dalam hati<br />
adakah ini terlalu cepat ku lalui&#8230;</p>
	<p>***<br />
Menikah adalah keniscayaan,<br />
menggenapkan setengah dien kata Nabi<br />
SAW, menguatkan dakwah kata ustadzku,<br />
meredakan kepenatan sepulang mukhayyam<br />
kata teman kepanduanku,menghapus<br />
stress kata seorang teman yang<br />
pengusaha, pelurus dan pengingat kita<br />
kata sebagian besar aktivis dakwah,<br />
penyejuk hati kata sahabatku,<br />
insipirator dan motivator kata temenku<br />
yang penulis, hah..banyak lagi kata<br />
mereka yang telah menikah menuturkan<br />
padaku. Sementara aku, hanya<br />
mendengar, menguatkan azzam, berusaha<br />
ke arah itu tanpa harus kehilangan<br />
identitas &#8220;ikhwan&#8221; ku.<br />
***<br />
Tapi memang seperti lirik nasyid Saura<br />
Persaudaraan tadi :<br />
Namun pernikahan begitu indah kudengar<br />
membuatku ingin segera melaksanakan<br />
namun bila ku lihat aral melintang luas<br />
hatiku maju mundur dibuatnya.</p>
	<p>Ya begitulah rasa seorang &#8220;pencari<br />
cinta&#8221;, seperti ku saat ini. ya<br />
seperti ku.<br />
Ku hanya mau yang halal, hanya mau<br />
yang berkah, mawadah, mawarah,<br />
sakinah. Aku tidak mau seperti surat<br />
An Nisa : 9. Aku hanya mau punya<br />
genereasi Rabbani, yang dengan<br />
generasiku itu membuatku &#8220;ditendang&#8221;<br />
masuk ke Syurga Nya.<br />
***<br />
Malam asih belum larut saat ku tulis<br />
ini, saat ku mencari jati diri ku dan<br />
jati diri bidadari ku tadi.<br />
Aku tak tau siapa dia, aku hanya yakin<br />
bahwa Allah Maha Adil dengan seluruh<br />
Sifat dan Nama Nya yang disandarkan<br />
pada Nya.<br />
Aku sungguh mengharapkan KasihMu ya<br />
Rabb.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/nyanyian-qalbu-teriakan-jiwa-hentakan-azzam/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Titip rindu untuk mereka ya Rabb.</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/118/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/118/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2007 13:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/118/</guid>
		<description><![CDATA[	Malam itu aku sedang duduk di ruang kepanduan, kantor partaiku sekitar jam 22.00. Bersama banyak kepanduan ketika itu aku mendapatkan SMS dari kawan lama di jakarta. Kawan lama tadi adalah seorang sahabat yang aku kenal sejak masa kanak-kanak dahulu, saat kami di TPA sampai SMA.
Dulu aku tak terlalu dekat dengannya, maklum, keluarganya agak sedikit keras [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Malam itu aku sedang duduk di ruang kepanduan, kantor partaiku sekitar jam 22.00. Bersama banyak kepanduan ketika itu aku mendapatkan SMS dari kawan lama di jakarta. Kawan lama tadi adalah seorang sahabat yang aku kenal sejak masa kanak-kanak dahulu, saat kami di TPA sampai SMA.<br />
Dulu aku tak terlalu dekat dengannya, maklum, keluarganya agak sedikit keras dalam pergaulan, dan ternyata sikap keluarganya yang agak keras itu membuat semua anak-anaknya berhasil.<br />
Aku mulai kenal dengannya pada SMP, hanya sekedar bersapa jika ketemu. Kedekatanku dengannya mulai bertambah ketika aku SMA, meski berbeda SMA tapi kami sering bertemu di FORSISMA(FORUM SILATURRAHIM SISWA ISLAM MANDAU), organisasi yang mengembangkan potensiku menjadi lebih baik, di organisasi ini juga aku menjadi pemimpin keduanya.<br />
Sejak kenal dengannya, banyak hal yang aku pelajari darinya. Sikapnya yang terkadang dewasa dibandingkan temen akhwat membuatku sering berdiskusi dengannya dalam hal psikologi. ya psikologi yang ternyata menjadi jurusan nya di UI. Hayati Rahmah, begitu nama lengkapnya. Dia memiliki dua abang dan satu adek. Buya dan umi, begitu dia memanggil papa dan mamanya. Keluarganya pun  termasuk keluarga menengah keatas, tapi dia tak se&#8221;fikroh&#8221; temen2nya di SMA yang memiliki ekonomi sama.<br />
Suatu hari di SMA ku dulu, aku sedang membaca diruang pustaka sekolah, mataku tertuju tajam pada sebuah majalah yang dikenal dengan nilai sastra yang tinggi, majalah itu HORISON, dan disana aku membaca sebuah puisi yang ternyata adalah goresan tinta temenku tadi. Tumpahan pikirannya masuk dalam majalah bergengsi tersebut.<br />
Rahmah, begitu aku sering memanggilnya adalah seorang akhwat pendiam, jarang bicara dan suka becanda. Orangnya memang suka menulis dan inilah hobinya.<br />
***<br />
Malam ini Rahma memang sedang bersilaturrahim dengan ku melalui teknologi SMS, menanyakan kabar dan kesibukan. Isi sms yang memang selalu menjadi pembuka pembicaraan kami. Aku dan Rahmah memang sudah lebih dari 2 tahun tidak bertemu, lebaran kemarinpun dia harus tetap di Jakarta, karena masih menunggu ujian jawabnya saat kutanya kenapa gak pulang.<br />
Saat sms dua kali dengan Rahmah, aku menjadi teringat akan sahabat2 masa laluku,temen2 yang menjadi motor penggerak dakwah di Sekolahku. Temen2 yang selalu ku mendapati mereka dengan semangat yang terpancar di wajahnya.<br />
***<br />
Malam itu telah larut, sudah pukul 23.15 saat kukirim sms terakhir ke Rahmah, dinginya udara malam mulai menyapaku, mataku kantuk.<br />
Salam rindu buat temen2 di FORSISMA dulu : Nurya, Rudi, Ari, kardo, Heri, Rahmah, Etika, Ina, Weni, Adel. Meski ada diantara kalian yang sudah meninggalkan dakwah ini, ku berharap, mudah-mudahan Allah kembali mempertemukan kita pada barisan panjang orang yang menunggu jatah masuk ke Jannah Nya, Amiin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/118/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>LPK in Memoriam I</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/lpk-in-memoriam-i/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/lpk-in-memoriam-i/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jun 2007 12:45:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/lpk-in-memoriam-i/</guid>
		<description><![CDATA[	Pagi itu aku berkemas menuju kantor partai di bilangan Jati, Padang. Bersama dua orang rekan aku menumpang sebuah bus kota dari depan simpang ke rumah ku yang memakan waktu lebih kurang 15 menit ke kantor partai.
Perjalanan ku ini memang agak sedikit berbeda dari yang biasa. Aku memang sudah terbiasa dan bahkan rutin setidaknya 2 kali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Pagi itu aku berkemas menuju kantor partai di bilangan Jati, Padang. Bersama dua orang rekan aku menumpang sebuah bus kota dari depan simpang ke rumah ku yang memakan waktu lebih kurang 15 menit ke kantor partai.<br />
Perjalanan ku ini memang agak sedikit berbeda dari yang biasa. Aku memang sudah terbiasa dan bahkan rutin setidaknya 2 kali seminggu menempuh jalan yang sama untuk rute yang sama dan untuk tujuan tempat yang sama.Akan tetapi kali ini aku sedang dalam perjalanan panjang menuju kantor Partai di Kota Payakumbuh yang memakan waktu paling cepat 2 jam perjalanan.<br />
Keberangkatanku ke Kota Payakumbuh memang mendadak, aku sendiri tidak memasukannya ke agendaku bulan ini dan anggarannyapun tidak tercatat dalam dana reguler, sehingga untuk keperluan finansial ini aku terpaksa menggunakan dana ”tak terduga” dalam catatan kasku.<br />
Berangkat dari rumah dua orang, sampai di Jati aku berkumpul dan menjadi 4 orang, dan perjalanan ke Payakumbuh juga ku tempuh dengan jumlah yang terakhir tadi. Sesampai di Payakumbuh kami menjadi lebih kurang 54 orang dari berbagai daerah di Sumatera Barat.<br />
Kenapa bisa jadi ramai? Ya, karena hari itu, kamis, 54 orang yang mewakili daerah masing-masing memang  akan menjalani sebuah kegiatan yang bernama Latsar Pandu Keadilan; LPK.<br />
LPK ini adalah yang kedua dimana tahun lalu adalah yang pertama, bertempat di daerah yang sama, daerah Kota Payakumbuh.<br />
***<br />
54 orang tadi tidak datang secara serentak, diantaranya memang datang terlambat tapi lebih banyak datang tepat waktu. Namanya juga Kepanduan, komunitas kader dakwah yang tahan banting.<br />
Aku dan beberapa kawan dari Padang memang datang tidak terlalu awal tapi kami juga tidak telat sehingga diantara kami ada yang menjadi pengawal pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Payakumbuh. Disini, Payakumbuh, memang sedang akan diadakan perhelatan pesta demokrasi daerah yang kaum elite Negara ini menyebutnya dengan PILKADAL (pemilihan kepala daerah langsung).</p>
	<p>Kamis, 24 Mei, jam 21.00<br />
Semua Kepanduan dari daerah di intruksikan untuk keluar dari ruangan DPD Partai Keadilan Sejahtera Kota Payakumbuh, intruksinya memakai pakaian lengkap, menyandang kerel (ransel besar), berbaris perdaerah dan harus sudah memiliki komanda regu.<br />
Malam ini, Padang di komandoi oleh sahabatku di kepanduan yang bernama junaidi, dia adalah kader yang taat, nyaris semua orang senang dengan sikap dan perilakunya, akhlaknya santun dan tidak pernah membalas jika mendapatkan ledekan dari beberapa teman kepanduan. Junaidi adalah alumni aceh karena bencana tsunami yang melanda Desember 2004 dulu, ketika di Aceh, junaidi bertindak sebagai juru masak kepanduan, dan dia dikenal dengan kepanduan yang tidak mau di ajak pulang ke Padang. Maklum, ke enakan di medan jihad katanya.<br />
Setelah berbasa basi, panitia mengumumkan bahwa seluruh peserta akan long march menuju lokasi, perjalanan itu sendiri dimulai dari pukul 22.00, memakan perjalanan lebih kurang satu setengah jam. Perjalanan dibagi atas regu dengan membentuk satu berbanjar, sehingga dari kejauhan barisan Kepanduan ini tampak rapi dalam satu banjarnya.<br />
Perjalanan menuju lokasi di pandu oleh seorang KORSAD (korp satuan tugas kepanduan, sejenis pasukan khusus kepanduan) yang berasal dari Payakumbuh, sedangkan KORSAD yang lain menuju lokasi dengan mobil dan bahkan sudah ada yang stand by di posko.<br />
Sesampai di lokasi kami disambut oleh panitia dan instruktur, sembari memberi keterangan denah MCK (Mandi Cuci Kakus) di lokasi, instruktur juga mempersilahkan kami tidur beralaskan matras di atas padang rumput dengan beratapkan langit, untung hujan sudah melanda sebelumnya, sehingga ketika kami sampai dilokasi hujan sudah reda yang membuat kami bisa tidur tanpa tetesan hujan dari langit, meski demikian, sisa dari hujan, genangan air memang sudah ada. Ini membuat kami mencari tempat yang layak untuk menghentikan rutunitas jiwa dan raga malam itu.</p>
	<p>Jum’at, 25 Mei. Pukul 05.00<br />
Long march ke lokasi, perjalanan dari padang ke payakumbuh yang memakan waktu lebih dari 2 jam, kegiatanku di posko bencana air pasang selama lebih dari 3 hari 3 malam membuatku sungguh kelelahan.<br />
Alhamdulillah, tidurku malam tadi sangat lancar. Ini membuat teman satu regu bertanya, kenapa aku bisa tidur pulas dengan kondisi agak becek,dingin, dibawah kolong langi.<br />
Pertanyaan ini memang pantas diajukan temanku itu, maklum tadi malam dia tidur tak senyenyak aku. Sedikit senyum dan mengucap hamdalah, aku berbagi tips. ”ana juga tidak tau bisa tidur seperti semalam, se ingat ana, ketika akan tidur ana berdoa dan berkata dalam hati bahwa ana malam ini tidur diatas kasur empuk”. Jawaban itu yang ku berikan yang membuat kening temanku berkerut. </p>
	<p>Hari yang sama, pada ba’da subuh<br />
Hari pertamaku di lokasi dimulai pada ba’da subuh, kami dipersilahkan oleh panitia untuk melaksanakan amalan yaumi terlebih dahulu sebelum di intruksikan untuk membangun big fak, entah aku tak tau tulisannya yang jelas mereka sering menyebutnya seperti tulisan aku ini, maksud big fak itu adalah sebuah tenda yang dibuat dari pepohonan, beratapkan mantel/daun2, pokoknya tidak boleh menggunakan tenda untuk membangunnya.<br />
Selesai pembuatan tempat berteduh regu kami yang memang telah dipecah tadi, kami melaksanakan upacara pembukaan LPK. Acara pembukaan sendiri dihadiri oleh ust.Chaerul Umam, beliau adalah anggota DPR RI dari Fraksi PKS, juga merupakan ketua wilyah dakwah SUMBAGUT (Sumatera Bagian Utara).<br />
Tidak lama untuk pembukaan, kemudian kami diberi Riyadhoh (olah raga) yang juga tidak lama,tapi cukup membuat banyak peserta LPK muntah, pusing, terkapar di tenda kesehatan ataupun tenda ”big fak” peserta.<br />
Riyadhoh ini memang agak sedikit keras, pamanasan awalnya, berguling-guling akhirnya. Praktis, perut yang belum di isi, tidur yang kurang tadi malam, kekuatan fisik dan mental yang minus membuat banyak peserta ”tumbang kalah” terhadap kondisi.<br />
Alhamdulillah, aku tidak termasuk dalam bagian itu, aku masih menjadi pememang dalam hal ini.<br />
Riyadhoh yang dimulai pukul 08.00 sampai 9.30 ini di akhiri oleh sarapan selama lima belas menit, memakan teh dan roti kami harus menyelesaikan itu semua sampai makan siang datang. Cukup 15 menit, pluit yang berbunyi perintah berkumpulpun berteriak, serentak dan spontan semua peserta berlari ketengah lapangan meninggalkan semua nikmatnya istirahat, nikmatnya secangkit teh yang dibagi 9 orang. Kecepatan lari kami (peserta,red) bertambah cepat tatkala instruktur menghitung mundur10 sampai satu yang semakin cepat.<br />
Beberapa kawan yang telat memang menjadi tontonan gratis bagi semua peserta yang datang tepat waktu, yang telat diberi push up 10, merayap dan berguling. Huaaakkk….muntah dari peserta tak terelakan lagi. Aku masih menatap mereka di barisan orang-orang yang datang tepat waktu.<br />
Selesai babak pemberian hukuman telat, kami diberi sedikit pemandian yang bernama merayap diatas Lumpur sawah. Gila, seumur hidupku baru kali ini aku melihat sawah yang jika kita berdiri, maka akan memakan seluruh kaki hingga paha, sehingga cara yang paling aman dan tepat menyeberangi sawah ini adalah dengan merayap diatasnya.<br />
Acaranya tidak lama, setelah merayap disawah, kami disuruh memanjat tebing, berlari dengan kencang sampai 45 menit menjelang waktu jum’atan.<br />
Jum’atan siang ini terasa begitu berarti, terasa begitu berat sekaligus menantang bagiku. Jum’at ini khas!.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/06/02/lpk-in-memoriam-i/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Zahara, anggun!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/30/zahara-anggun/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/30/zahara-anggun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 May 2007 08:57:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/30/zahara-anggun/</guid>
		<description><![CDATA[	Namanya Fatimah Az Zahra binti Muhammad, dia dikenal dengan perilaku, tutur kata dan sikap berjalan yang nyaris sama dengan Bapaknya, Nabi Muhammad SAW. Fatimah adalah anak kesayangan Rasulullah SAW dan menikahkannya dengan seorang pemuda yang ketika melamar putrinya sambil menundukan wajah. Pemuda itu tersipu malu, mengutarakan dengan kata-kata yang terbata tapi jelas tentang niatnya untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Namanya Fatimah Az Zahra binti Muhammad, dia dikenal dengan perilaku, tutur kata dan sikap berjalan yang nyaris sama dengan Bapaknya, Nabi Muhammad SAW. Fatimah adalah anak kesayangan Rasulullah SAW dan menikahkannya dengan seorang pemuda yang ketika melamar putrinya sambil menundukan wajah. Pemuda itu tersipu malu, mengutarakan dengan kata-kata yang terbata tapi jelas tentang niatnya untuk mempersunting Fatimah. Pemuda itu kelak menjadi khalifah ke empat dalam sejarah peradaban Islam, pemuda itu juga yang disembuhkan oleh Nabi matanya hanya dengan air liur Sang Baginda. Pemuda itu Ali bin Abi Thalib.<br />
Fatimah Az Zahara, seanggun namanya, akhlaknya terhadap suami sangat terpuji dan menjadi rujukan bagi beberapa ikhwan yang ada saat ini. Pernah suatu ketika, penulis berdiskusi pajang dengan seorang kawan tentang akwhat seperti apa yang akan mencetak mujahid-mujahidnya.  kawan tersebut tersenyum dan menjawab dengan semangat, ana mencari yang seperti Fatimah Az Zahara!<br />
Luar biasa, tidak hanya ibunya saja yang menjadi acuan, dia pun masuk dalam daftar itu.<br />
***<br />
Aku beranjak pada seorang kawan yang ku pandang luar biasa, namanya Agustiba Zahara. Dia akhwat. Dan satu tahun di atasku, tapi tidak pernah sekalipun aku memanggilnya uni/kakak.<br />
Sampai ketika zahara (begitu aku memanggilnya) protes dengan mengatakan kenapa aku tidak memanggil uni kepadanya.<br />
Diserbu dengan pertanyaan bernada protes, kujawab dengan sebisaku. Bahwa nama Zahara terlalu anggun, terlalu bagus untuk di bumbuhi uni. Dia pun terdiam, dia menulis bahwa sebenarnya dia terserah saja.<br />
Pernah dia meminta aku memanggil agus untuknya, karena agus adalah nama cowok. kata Sang Idol SAW, bahwasanya nama artinya doa. Ya, ketika aku memanggil dengan agus akan sama artinya aku mendoakan dia menjadi atau paling tidak berkarakter seperti cowok, sedangkan zahara, sungguh, nama itu sungguh anggun, baik, cerdas, &#8230; !<br />
***<br />
Sesungguhnya tanpa aku memanggilnya zaharapun dia telah menjadi akwhat yang luar biasa. Aku hanya menambahkan dia menjadi akhwat yang super luar biasa dengan memanggilnya seperti itu.</p>
	<p>izinkan saya memanggilmu Zahara.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/30/zahara-anggun/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ta&#8217;limat turun lagi!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/23/talimat-turun-lagi/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/23/talimat-turun-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 May 2007 05:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/23/talimat-turun-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[	&#8220;Berangkatlah kamu baik dalam keadaan lemah maupun kuat&#8230;&#8221; (Qs. 9:41).
	Ah, ta&#8217;limat dari kepanduan itu turun lagi, setelah aku berusaha semaksimal mungkin untuk mengelak. Tapi emang, sepertinya itulah yang terbaik, aku diwajibkan mengikuti LPK (Latsar Pandu Keadilan). Itu setara dengan LATSAR (Latihan dasar) III.
Acaranya di gunung sago, gunung yang dikenal dengan medan tidak bersahabat, dikenal dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><em>&#8220;Berangkatlah kamu baik dalam keadaan lemah maupun kuat&#8230;&#8221; </em>(Qs. 9:41).</p>
	<p>Ah, ta&#8217;limat dari kepanduan itu turun lagi, setelah aku berusaha semaksimal mungkin untuk mengelak. Tapi emang, sepertinya itulah yang terbaik, aku diwajibkan mengikuti LPK (Latsar Pandu Keadilan). Itu setara dengan LATSAR (Latihan dasar) III.<br />
Acaranya di gunung sago, gunung yang dikenal dengan medan tidak bersahabat, dikenal dengan suhu yang tidak pengertian.<br />
Tapi satu hal yang ku yakinkan pada diriku, setelah aku mencoba mencari sebuah keyakinan dalam menerima ta&#8217;limat ini :<br />
<em>&#8220;Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.&#8221; (Al-Baqarah:216) </em><br />
huh, resiko menjadi seorang Jundy da&#8217;wah adalah patuh terhadap aturan dan tatib di jamaah ini.<br />
tapi, pergi g ya?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/23/talimat-turun-lagi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>memang, hati itu labil!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/17/memang-hati-itu-labil/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/17/memang-hati-itu-labil/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 May 2007 12:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/17/memang-hati-itu-labil/</guid>
		<description><![CDATA[	Baru masuk warnet Arwana di pasar baru depan halte kampus ku tercinta aku sudah merasakan hawa sejuk, karena ruangan ini memang terpasang dua buah AC yang pas dengan posisi seperti itu.
Sembari menunggu pukul 19.00 aku duduk didepan komputer sambil menikmati siaran TV yang diputar didalam warnet ini. Asyik!
	Warnet ini berisi 16 unit komputer, yang disusun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Baru masuk warnet Arwana di pasar baru depan halte kampus ku tercinta aku sudah merasakan hawa sejuk, karena ruangan ini memang terpasang dua buah AC yang pas dengan posisi seperti itu.<br />
Sembari menunggu pukul 19.00 aku duduk didepan komputer sambil menikmati siaran TV yang diputar didalam warnet ini. Asyik!</p>
	<p>Warnet ini berisi 16 unit komputer, yang disusun saling berhadapan. Dua shaf komputer ini di tengahi oleh jalan menuju warnet lantai 2. Komputer 1 sampai 7 berada pasa satu shaf, sedangkan 8 sampai 16 berada pada shaf seberangnya. Sedangkan aku duduk di meja 10. tepat disamping TV dan dibawah &#8220;pancaran&#8221; AC.<br />
Duduk di bangku no 16 seorang gadis yang ditemani seorang cowok, menurut perkiraanku cowok itu adalah kekasih dari si cewek. Aku memperkirakan itu karena si cewek aku kenal betul siapa dia.<br />
Cewek yang aku maksudkan tadi adalah seorang gadis yang berasal dari satu daerah di Duri-Riau, sekarang dia kuliah di satu universitas dengan ku tapi dia di fakultas ISIP.<br />
Ketika dia tahun satu (awal masuk kuliah) aku pernah bertemu dengannya di sekre BEM KM UNAND, dia menggenakan jilbab yang cukup rapi, ditemani oleh kak salma (aku kangan pada kakakku ini) dia masuk ke Sekre BEM yang memang terbilang besar. Setelah sedikit berbasa basi dengannya, aku mulai bertanya tentang fakultas apa dia sekrang, tinggal dimana, dan bla bla bla&#8230;<br />
Aku salut, dia tinggal di Wisma Sketsa Biru. Berisi akhwat &#8220;papan atas&#8221; FISIP. Aku ketika itu membayangkan kalo dia juga bakalan menambah daftar akhwat yang berasal dari Duri.<br />
Malam ini, saat ini, harapanku dulu ternyata salah besar. Dia yang bersama si cowok ternyata tidak menjadi Akhwat, ironisnya, dia duduk dengan cowoknya tanpa jilbab!<br />
***<br />
Dari kisah nyata diatas, aku kembali tersadarkan atas kedudukan hati sebagai penentu kebijakan dari seseorang. aku sungguh sadar itu dan semakin sadar malam ini.<br />
Waktu kecil aku satu MDA dengannya, karena memang kami bertetangga,kemudian kami juga satu SD sampai SMA.<br />
Dulu dia &#8220;aman-aman&#8221; saja, sekarang, aku sungguh kasihan.<br />
Seperti kisah pada blog tercinta ini, dulu ada akhwat yang waktu tahun satu aku kuliah menggunakan pakaian yang rapi, tapi sekarang dia malah memakai jeans.<br />
Ada juga temanku di SMA dulu, ketika SMA aku kenal dia tanpa pakaian taqwa layaknya akhwat, tapi hari ini, dia sudah menjadi akhwat militan di kampusnya, sungguh, hati ini milik Yang Punya!.<br />
Allah, sungguh Dia lah pemilik hati ini, Dia juga yang membolak balikan hati ini.</p>
	<p>aku berharap, aku dan kamu tetap pada jalan ini, jika kamu masih belum menikmati jalan ini seperti aku menikmatinya, aku berharap Allah sudi memberikan kenikmatan itu padamu, amiin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/17/memang-hati-itu-labil/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Nyanyian sunyi seorang bisu*</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/nyanyian-sunyi-seorang-bisu/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/nyanyian-sunyi-seorang-bisu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2007 14:05:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>VIP</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/nyanyian-sunyi-seorang-bisu/</guid>
		<description><![CDATA[	Malam semakin larut diringin hujan di luar warnet yang aku tempati, memang aku memilih malam karena sedikit murah (50 % discount) dan juga siangnya aku ga sempet.
Dari tadi aku muter-muter di dunia maya ini, ketemu ama blog yang sungguh, kisahnya bener2 membuatku iri, iri untuk segera melengkapi setengah dien ini. ku rindu itu ; menikah!
Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Malam semakin larut diringin hujan di luar warnet yang aku tempati, memang aku memilih malam karena sedikit murah (50 % discount) dan juga siangnya aku ga sempet.<br />
Dari tadi aku muter-muter di dunia maya ini, ketemu ama blog yang sungguh, kisahnya bener2 membuatku iri, iri untuk segera melengkapi setengah dien ini. ku rindu itu ; menikah!<br />
Di blog yang membuatku iri itu, ku temukan banyak puisi cinta, kisah cinta, lantunan rindu, nyanyian qalbu sang mujahidah saat mujahidnya pergi, aku rindu hal itu, sungguh!</p>
	<p>ya, aku memang tidak terlalu panda dalam sastra, tapi aku penikmat sastra. Aku lebih menyukai istri menyampaikan rasa cintanya dalam bentuk sastra dari pada langsung yang membuatku geli, tapi jika dalam sastra hanya akan menambah rasa cinta dan tangis haru.<br />
Aku memang bukan ahli dalam tulis menulis, tapi setiap ku membaca artikel cinta, hanya satu yang ku katakan ; Subhanallah. Kemudian ; menangis terharu!</p>
	<p>Memendam cinta adalah cara tercepat dalam menuju patah hati, aku memang jatuh hati, aku memang jatuh cinta, aku memang sedang merindui. cintaku, rinduku, kangenku pada satu hal ; menikah!<br />
bukan untuk gagah gagahan, karena memang aku ingin lengkap dien ini, dan jika aku harus syahid setelah itu, aku ikhlas.</p>
	<p>Ah, bisa saja aku mendapatkan gadis yang pintar, cerdas, kaya. tapi itu bukan syarat utama. Seperti usaha keluargaku yang menjodohkanku dengan gadis yang masih terhitung saudaraku. Tapi sungguh bukan kenikmatan dunia saja aku menikah, tapi lebih dari itu ; fi dunya wal akhirah.</p>
	<p>Kalo pengen nikah, harus ama mawar (nama samaran), lihat dia, mahasiswi kedokteran, cantik, kaya, saudara kita lagi yang kita kenal keturunannya, itu ungkapan yang diberikan mama saat ku menyodorkan sebuah biodata akhwat yang akan ku nikahi. saat mendengar itu aku menjadi layu, tapi tak putus asa.</p>
	<p>akhirnya, untuk segera menikah aku harus mencari akhwat kedokteran, kaya , cantik dan keturunan yang baik.  Itulah caranya aku lepas dari jeretan sebuah kata ; perjodohan. itu lah caraku meski susah bagiku untuk menikah.</p>
	<p>hmm&#8230;terlalu vulgar curhatku disini, tapi aku memang orang yang terbuka, apa adanya. Ah udahlah, jika udah jodoh, meski semua jin dan manusia berkoalisi untuk menghambatnya, bidadari itu kan tetap di dekapku. Siapakah lagi yang paling menepati janji selain Allah SWT?. TIDAK ADA!</p>
	<p>*meminjam istilah pramodya ananta tur. Judul buku tersebut sebagai hadiah dari kakek kepadaku sekitar 5 tahun silam.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/nyanyian-sunyi-seorang-bisu/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ujian adalah tiket menuju Surga</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/ujian-adalah-tiket-menuju-surga/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/ujian-adalah-tiket-menuju-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2007 12:14:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Sirah</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/ujian-adalah-tiket-menuju-surga/</guid>
		<description><![CDATA[	Sesungguhnya di surga ada tingkatan yang tidak dapat dicapai oleh seorang hamba dengan amalnya, apa pun amalnya.
Allah telah menyediakan kedudukan tertentu di surga bagi hamba-hamba Nya yang beriman bukan karena amal mereka melainkan karena ujian dan cobaan yang menerpa. Oleh karenanya, Allah SWTmenyiapkan bagi mereka sebab-sebab yang akan mengantarkan mereka kepada ujian dan cobaan itu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Sesungguhnya di surga ada tingkatan yang tidak dapat dicapai oleh seorang hamba dengan amalnya, apa pun amalnya.<br />
Allah telah menyediakan kedudukan tertentu di surga bagi hamba-hamba Nya yang beriman bukan karena amal mereka melainkan karena ujian dan cobaan yang menerpa. Oleh karenanya, Allah SWTmenyiapkan bagi mereka sebab-sebab yang akan mengantarkan mereka kepada ujian dan cobaan itu. Ya, sama persis seperti halnya Dia memberikan taufik kepada mereka yang beramal shalih yang juga merupakan sebab-sebab yang akan menyampaikan mereka kesana.<br />
Ada tingkatan iman yang tidak bisa dicapai oleh seorang hamba dengan amalnya. Ia hanya akan mencapainya dengan ujian dan cobaan. Allah ber iradah (berkehendak) untuk meningkatkan imannya. Maka Allah pun menetapkan ujian dan menolongnya untuk bersabar dan teguh menghadapinya. Jadi ini merupakan rahmat dari Nya bagi sang hamba.<br />
Bukankah sekiranya orang-orang musyrik Quraisy tidak merampas harta shuhaib ar-Rumiy karena ia tidak akan mencapai derajat ”Wahai Abu Yahya, perniagaanmu benar-benar beruntung”.<br />
Bukankah sekiranya keluarga Yasir tidak merasakan pedihnya siksa yang dilakukan oleh orang-orang musyrik Quraisy niscaya tidak akan sampai ke derajat, ”bersabarlah wahai keluarga Yasir, seungguhnya bagi kalian adalah surga”.<br />
Sekiranya Anas bin Nadlar tidak tercecah tubugnya dalam perang uhud, ia tidak akan mendapatkan kemuliaan, “seandainya ia bersumpah, memohon sesuatu kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya”.<br />
Kalaulah bukan karena itu, niscaya wajahnya tidak akan berseri-seri dan tidak akan terealisirlah apa yang di inginkannya saat ia bersumpah, ”demi Allah, gigi depan Rubayyi’ tidak akan copot”.<br />
Jika bukan karena siksa yang dirasakan oleh Bilal bin Rabah dari  umayyah bin khalaf dan algojo-algojonya, niscaya ia tidak mendapatkan gelar, ”Bilal, penghulu kita”.<br />
Kalaulah bukan karena kesabaran Yusuf AS saat digoda dan saat dipenjara, ia tidak akan mendapatkan panggilan ”wahai yang terpecaya” (Yusuf :46).<br />
Sekiranya bukan kesabaran Umar bin Khattab mengenyam pahit-pahitnya kebenaran dan keadilan, niscaya tangannya tidak akan terbentang menguasai dunia se isinya, atau seperti banyak dikatakan, ”tangganya terbentang, menyentuh bumi dengan kilau perhiasan”.<br />
Sekiranya bukan karena kesabaran Umar bin Abdul ’Aziz mengenyam getir-getir kebenaran dan keadilan, ia tidak akan diakui sebagai khalifah kelima.<br />
Jika bukan karena kesabaran ashhaburraji’ atas apa yang menerpa mereka dijalan Allah, nsicaya mereka tidak akan menjadi orang-orang yang dimaksud oleh Allah dalam firman Nya :<br />
”Dan diantara sebagain manusia ada yang mengorbankan dirinya untuk mendapatkan ridha Allah”(Qs. 2 : 207).<br />
Jika bukan karena kesabaran Sa’ad bin Mu’adz, perjuangannya di jalan Allah, darahnya mengalir saat perang khandaq, dan hukumnya yang adil terhadap Bani Quraizhah, niscaya ia tidak akan meraih derajat ”Arsy ar-Rahman berguncang saat kematian Sa’ad”.<br />
Jika bukan karena kesungguhan, pengorbanan, dan kesabaran ’Abdullah bin Haram saat perang uhud dan sebelumnya, ia tidak akan meraih derajat, :wahai hamba-Ku, berangan-anganlah, niscaya Aku akan memberikannya kepadamu”.<br />
Andai bukan kerana kesabaran Ahmad bin Hambal dalam menghadapi siksaan dan keteguhannya diatas kebenaran, ia tidak akan mencapai gelar ”imam ahlussunnah”.<br />
Andai bukan karena kesabaran dan keteguhan sayyid qutb dalam menghadapi ujian dan saat digantung, kata-katanya tidak akan dikenang dan buku-bukunya pun tidak akan tersebar dan berpengaruh diberbagai belahan dunia.<br />
Maka, jika Allah ber iradah(berkehendah) untuk memilih sebagaian hambaNya supaya menjadi Syuhada’, Dia akan menguasakan musuh kepada mereka yang akan membunuh dan menumpahkan darah mereka dalam cinta dan ridha Nya, supaya mereka mengorbankan jiwa mereka di jalan Nya.<br />
Syahadah adalah derajat tertinggi setelah derajat para Nabi dan Shiddiqin. Syuhada’ adalah orang-orang yang berkorban untuk Rabbnya. Mereka telah ridha kepada Allah, dan Allah pun memilih mereka untukNya sendiri.<br />
Karena itulah Allah mengadakan sebab-sebab untuk itu. Allah menjadikan musuh Nya – yang juga musuh orang-orang beriman- sebagai sebab tercapainya syahadah orang-orang yang beriman.<br />
Sungguh derajat yang tinggi.<br />
Apabila Allah beriradah untuk mengangkat para da’i dan para mujahid ke derajat ini, maka mereka harus terbunuh di tangan musuh.<br />
Disana ada dosa yang besar yang hanya dapat dihapus oleh kebaikan yang besar atau ujian yang berat. Maka Allah menetapkan ujian bagi wali-waliNya, supaya dosa-dosa mereka terhapuskan; yang kecil ataupun yang besar, yang tampak ataupun yang kasat mara, yang awal ataupun yang akhir, sampai tak tersisa lagisatu kesalahanpun. Lalu mereka menghadap Rabbnya sedangkan dosa-dosa mereka telah berguguran.<br />
Kemuliaan yang tak terkirakan dan derajat sangat tinggi!.<br />
Kiranya inilah yang di isyaratkan oleh hadist yang diriwayatkan oleh at-Tarmidzi dari Abu Hurairah Ram katanya, Rasulullah SAW bersabda :<br />
Ujian akan terus menimpa seorang mukmin ; laki-laki dan perempuan, menimpa dirinya, anaknya, dan hartanya, sehingga ia berjumpa dengan Allah tanpa membawa dosa. </p>
	<p>penawar lelah pengemban dakwah, DR.Abdullah Azzam</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/14/ujian-adalah-tiket-menuju-surga/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>10 tempat terangker di jakarta</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/10-tempat-terangker-di-jakarta/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/10-tempat-terangker-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2007 15:31:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/10-tempat-terangker-di-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[	ditemukan di alamat ini, hanya untuk uji mental, tidak untuk dipercaya. Tapi iman kepada yang ghoib harus juga lhoo&#8230;.
	RUMAH PONDOK INDAH
Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel
Fenomena: Penampakan hantu bapak-bapak dan perempuan.
Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini?
Kejadian ini jadi menghebohkan karena di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>ditemukan di alamat <a href="http://ada-1.blogspot.com/2007/04/10-tempat-ter-angker-di-jakarta.html">ini</a>, hanya untuk uji mental, tidak untuk dipercaya. Tapi iman kepada yang ghoib harus juga lhoo&#8230;.</p>
	<p><strong>RUMAH PONDOK INDAH</strong><br />
Lokasi: Jln. Metro Pondok Indah, Jak-Sel<br />
Fenomena: Penampakan hantu bapak-bapak dan perempuan.<br />
Sejarah: Masih ingat ramainya pembicaraan di akhir September 2002 tentang hilangnya seorang tukang nasi goreng di depan rumah kosong ini?<br />
Kejadian ini jadi menghebohkan karena di depan rumah tersebut hanya tertinggal gerobak nasi gorengnya. Konon katanya, malam sebelum hilang<br />
tukang nasi goreng tersebut hendak mengantar nasi goreng yang dipesan oleh seorang perempuan ke dalam rumah. Namun, ia tak pernah keluar lagi.<br />
Mengenai sejarah rumah itu, konon seisi keluarga pemilik rumah ini tewas dalam peristiwa perampokan bermotif persaingan bisnis. Sejak itu, banyak<br />
orang yang lewat kerap melihat jelmaan hantu seperti hantu bapak-bapak dan hantu perempuan. Namun, akhir-akhir ini sudah tidak banyak kejadian<br />
horor yang dilaporkan terjadi di rumah ini. Bahkan beberapa waktu lalu, rumah ini sempat dijadikan tempat bermalam para tunawisma.<br />
Testimonial: Sekitar tahun 2002, Nurdin (32), penjual gulai dan soto di sekitar Pondok Indah, mengaku pernah melihat hantu yang menyerupai<br />
bapak-bapak hilir-mudik di halaman depan rumah ini.</p>
	<p><strong>TAMAN KOTA LANGSAT, MAYESTIK</strong><br />
Lokasi: Di belakang pasar burung Barito Jak-Sel.<br />
Fenomena: Kuntilanak dan genderuwo<br />
Sejarah: Taman Langsat ini sebenarnya merupakan fasilitas olah raga dan bersantai yang cukup lengkap. Di dalamnya tumbuh pepohonan yang asri.<br />
Hanya saja, tidak banyak orang yang memanfaatkan fasilitas ini. Karena sepi, taman kota ini pun menjadi angker, terutama pada malam hari.<br />
Konon pada malam hari, warga kerap melihat kuntilanak di pohon-pohon di taman Langsat.<br />
Testimonial: Kisah hantu dan orang-orang yang kesurupan bukan lagi barang baru bagi Ibu Rahmat (34), penjual rokok di tepi taman Langsat,<br />
yang sudah 25 tahun membuka kios rokok tersebut. Suatu ketika, tamu yang sedang kongkow di warungnya pernah pamit pada jam 1 pagi karena<br />
mengaku melihat genderuwo. Setiap kali berjaga malam, Syamsuri (21), Satpam yang telah bertugas selama 3 tahun di Taman Langsat, sering mencium<br />
bau-bau aneh dan mendengar suara-suara tertawa yang tak jelas sumbernya.</p>
	<p><strong>RUMAH KENTANG PRAPANCA</strong><br />
Lokasi: Jln. Dharmawangsa 9, Jak-Sel, persis di sebelah salah satu club terkemuka di daerah ini.<br />
Fenomena: Hantu anak kecil<br />
Sejarah: Konon, di rumah ini ada seorang anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang.<br />
Apabila Anda sedang &#8216;mujur&#8217; dan lewat di depan rumahnya, Anda dapat mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil menangis.<br />
Testimonial: Agip (24) sudah menjaga kios rokok di depan rumah ini sejak tahun 1997. Agip mengaku sering mencium aroma kentang rebus,<br />
terutama menjelang malam, meskipun rumah kosong ini sempat ramai karena disewa oleh ekspatriat.</p>
	<p><strong>LINTASAN KERETA BINTARO</strong><br />
Lokasi: Bintaro, Jakarta Selatan<br />
Fenomena: Makhluk menyeramkan korban tabrakan kereta<br />
Sejarah: Pada 19 Oktober 1987, terjadi kecelakaan kereta yang menewaskan ratusan orang di dekat Stasiun Sudimara, Bintaro.<br />
Di lintasannya sendiri juga sudah berulang kali terjadi kecelakaan yang memakan korban nyawa. Konon, lintasan ini dianggap angker<br />
karena sering terdengar suara orang menangis dan menjerit.<br />
Testimonial: Imam (31), teknisi rel yang bekerja sejak tahun 1996. Ia pernah melihat makhluk yang wujudnya seperti orang berbalut sarung hitam.<br />
Meski kereta sudah bolak-balik lewat melindasnya, makhluk ini tak mau pergi seperti sengaja meledek. Akhirnya di rel tersebut diadakan<br />
pemotongan kerbau. Ia juga pernah bertemu makhluk serupa perempuan Belanda di zaman kolonial, dan kuntilanak melintas di rel.</p>
	<p><strong>JEMBATAN ANCOL</strong><br />
Lokasi: Jembatan Ancol (eks jembatan goyang), Pantai Ancol, dan daerah lain sekitar Ancol, Jak-Ut<br />
Fenomena: Siti Ariah Si Manis Jembatan Ancol (populer dengan sebutan Maryam setelah kisahnya diangkat ke layar kaca)<br />
Sejarah: Pada 1995, seorang pelukis di Ancol didatangi seorang perempuan yang meminta dilukis. Ketika pelukis baru menggambar<br />
setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang. Warga percaya bahwa perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Mitos ini<br />
sudah dimulai puluhan tahun sebelumnya. Di tahun 60-an ketika daerah Ancol masih berupa empang-empang, seorang pendayung perahu<br />
pernah bertemu dengan Si Manis. Perempuan itu naik perahu malam-malam ddan membayar pendayung tersebut dengan daun.<br />
Keterangan ini didapat dari Kostan Simatupang (65), seorang fotografer keliling di Ancol, teman dari pendayung perahu tadi.<br />
Testimonial: Anshori (38), penjual rokok di dekat pintu keluar Ancol, mengaku pernah melihat Siti Ariah dari dekat.<br />
Ia membuka pertama kali kios rokoknya di sini pada 1990, tepatnya di samping jembatan goyang. Saat itu malam Jumat,<br />
Anshori sedang menunggui kiosnya, agak gerimis. Sekitar pukul 1 pagi, lewat seorang perempuan. Ketika sudah agak jauh,<br />
perempuan itu berbalik arah menghampiri kios Anshori sembari tersenyum. Anshori menyapa perempuan yang dikiranya<br />
calon pembeli dagangannya itu. Jarak Anshori dengan perempuan itu kira-kira 50 cm. Menurut Anshori, perempuan itu berwajah manis,<br />
serta memakai kemeja kuning dan rok abu-abu. Setelah ditanya hendak belanja apa, perempuan itu menghilang.<br />
Meski tidak memakai pakaian serba putih, Anshori yakin perempuan itu adalah Si Manis Jembatan Ancol. Semenjak kejadian itu,<br />
Anshori merasa dagangannya kian laku dan rejekinya semakin lancar.</p>
	<p><strong>KLENDER</strong><br />
Lokasi: Klender, Jak-Tim<br />
Fenomena: Makhluk korban kebakaran kerusuhan Mei 1998.<br />
Sejarah: Saat kerusuhan Mei tahun 1998, ada salah satu pertokoan di daerah Klender yang dijarah dan dibakar massa .<br />
Kebakaran ini menyebabkan ratusan korban jiwa, di antaranya pegawai pertokoan, pengunjung, dan para penjarah.<br />
Usai kerusuhan tersebut, dilaporkan banyak kejadian aneh, misalnya, segerombolan orang menyetop angkot di depan pertokoan,<br />
ketika sudah jalan sekitar 100 meter, semua penumpang angkot tersebut wajahnya berubah menjadi hangus. Semenjak pertokoan ini<br />
dibangun dan ramai kembali di tahun 2000, sudah tidak banyak lagi kejadian mistis di sekitarnya. Ini mungkin juga karena warga masih<br />
menghormati dan memperingati hari berkabung setiap tanggal 14 Mei. Namun demikian, menurut penuturan warga, jika Anda duduk sendiri<br />
di sebelah booth telepon koin di halaman pertokoan pada malam Jumat pukul 1 pagi, Anda akan ditemani oleh sosok lain di dekat Anda.<br />
Dahulu, sekitar 15 jenazah korban kerusuhan sempat ditampung sebelum dievakuasi di sekitar telepon umum tersebut.<br />
Testimonial: Ali (21) warga asli Klender, pada 2002, bersama dua orang sepupunya melakukan ghost-hunting di basement salah satu pertokoan<br />
di daerah Klender. Saat itu hari Rabu malam, ia membakar kemenyan dan madat, serta membawa sesajen berupa kopi hitam.<br />
Sekitar jam 2 pagi tercium bau daging terbakar yang sangat menyengat. Tak berapa lama kemudian, muncullah dua sosok makhluk;<br />
yang satu penuh darah di sekujur tubuhnya, yang satu lagi hangus terbakar dengan tubuh yang tak lengkap.</p>
	<p><strong>TEROWONGAN CASABLANCA</strong><br />
Lokasi: Jln. Basuki Rachmat, Jak-Tim<br />
Fenomena: Sosok menyeberang jalan, di antaranya nenek-nenek bersama cucunya dan perempuan cantik.<br />
Sejarah: Dibangun di atas tanah pekuburan, terowongan Casablanca terbilang angker. Menurut beberapa warga Casablanca ,<br />
ketika pembongkaran kuburan tersebut, bahkan ada 1 jenazah yang masih utuh. Dari terowongan Casablanca sampai kira-kira radius 40 meter<br />
sesudahnya, banyak terjadi kecelakaan yang penyebabnya tidak masuk akal. Biasanya karena pengendara motor atau mobil melihat sesosok<br />
perempuan tiba-tiba menyeberang di hadapan kendaraannya, sehingga pengemudi kendaraan tiba-tiba banting setir dan menabrak pembatas jalan.<br />
Menurut warga, ada baiknya ketika melewati terowongan ini, pengemudi kendaraan membunyikan klakson untuk &#8220;menyapa&#8221; penghuni terowongan.<br />
Akhir tahun 90-an, seorang laki-laki separuh baya ada yang menggantung diri dengan spanduk di sini. Jadilah tempat ini semakin angker.<br />
Testimonial: Menurut Ibu Yati Mustofa (43), warga yang tinggal di dekat terowongan Casablanca, warga kerap mendengar suara tangisan,<br />
ketika sumber bunyi dihampiri, suara itu berpindah-pindah.</p>
	<p><strong>LUBANG BUAYA</strong><br />
Lokasi: Pondok Gede, Jak-Tim<br />
Fenomena: Arwah korban G.30S dan aura penyiksaan yang masih terasa.<br />
Sejarah: Pada 30 September 1965 , ditemukan jenazah 6 brang jenderal dan seorang letnan TNI dikubur di dalam sumur ini.<br />
Di sebelah sumur tersebut, terdapat ruang yang 7 di dalamnya terisi patung patung patung replika dan terdengar suara yang menceritakan<br />
penyiksaan terhadap ketujuh pahlawan tadi. Di sebelah ruangan tadi terdapat dua rumah lengkap dengan perabot asli. Rumah-rumah tadi disebut<br />
sebagai pos komando dan dapur umum pasukan PKI. Kemudian, dibangunlah Monumen Pancasila Sakti untuk menghormati jasa ketujuh pahlawan tadi.<br />
Testimonial: Hartono (48), warga Lubang Buaya, sudah tak asing lagi dengan cerita penampakan di sekitar lokasi museum dan sumur.<br />
Dia banyak mempunyai teman yang bercerita pernah melihat sosok kuntilanak bila melewati daerah Lubang Buaya di malam hari. Namun dia tak pernah<br />
menyaksikan sendiri. Seorang petugas penjaga loket Sumur Maut yang tidak mau disebutkan namanya mengaku pernah mendengar suara derap sepatu boots<br />
seperti tentara yang sedang berbaris di suatu malam</p>
	<p><strong>TPU JERUK PURUT</strong><br />
Lokasi: Kelurahan Jeruk Purut, Jak-Sel<br />
Fenomena: Pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak-laki, and if you&#8217;re lucky , Pastur Kepala Buntung.</p>
	<p>Sejarah: Pada tahun 1986, seorang penjaga makam TPU Jeruk Purut yang sedang jaga malam melihat sesosok pastur tak berkepala melintas di antara makam.<br />
Pastur itu menenteng kepalanya sendiri dan di belakangnya, ikut seekor anjing. Konon, pastur ini &#8220;salah pulang&#8221;. Ia mencari-cari makamnya yang sebenarnya<br />
berada di unit Kristen TPU Tanah Kusir, sedangkan di TPU Jeruk Purut hanya ada unit Islam. Sapri Saputra, penjaga makam yang melihat pastur kepala buntung itu,<br />
hingga kini masih menjaga makam dan dianggap kuncen atau orang yang dituakan di TPU Jeruk Purut. Kesaksian Bapak Sapri ini kemudian menyebar luas<br />
se-Jakarta dan hingga kini &#8220;Sang Pastur Kepala Buntung&#8221; menjadi legenda horor di Jeruk Purut. Konon, jika Anda ingin menemui pastur legendaris ini,<br />
Anda harus datang pada malam Jumat dengan jumlah ganjil (sendiri atau bertiga).</p>
	<p>Testimonial: Sejak kecil, Asmari (34), juniornya Bapak Sapri, telah terbiasa tinggal di areal pemakaman Jeruk Purut. Ayahnya adalah pegawai Pemda<br />
yang bekerja di sana . Semenjak lulus SD (1986), Asmari menjadi pengurus makam non-karyawan TPU Jeruk Purut mengikuti jejak ayahnya.<br />
Menurut Asmari, pengalaman bertemu dengan makhluk-makhluk gaib merupakan hal yang biasa baginya; mulai dari pocong, tuyul, kuntilanak, kuntilanak laki, dan<br />
lain-lain. Akan tetapi, hingga saat ini dia belum pernah bertemu dengan Sang Pastur Kepala Buntung. &#8220;Yang paling jahil itu kuntilanak-laki, &#8221; tutur Asmari.<br />
Ketika sedang ronda, Asmari pernah ditimpuki kerikil dari atas pohon melinjo oleh makhluk ini. Tapi, dari semua pengalaman Asmari bertemu dengan makhluk gaib,<br />
yang paling menarik adalah ketika bertemu dengan tuyul. Pada suatu hari menjelang malam di tahun 1986, Asmari hendak pulang ke rumah bersama ayahnya.<br />
Mereka melihat seorang anak kecil telanjang bulat berlarian di antara makam sambil tertawa-tawa. Anak itu lalu berteriak meminta uang pada Asmari.<br />
Asmari heran karena anak itu tak dikenalnya, sementara ia mengenal semua penduduk di kampung belakang Jeruk Purut. Dulu memang hanya ada satu kampung<br />
yang penduduknya tidak terlalu banyak. Ketika ditanya latar belakangnya, anak kecil mi malah lari ke dalam keramat, sebuah rumah makam tradisional Betawi.<br />
Asmari mengikutinya hingga ke dalam keramat dan, bisa ditebak, anak itu menghilang.</p>
	<p><strong>RS DI JALAN SALEMBA</strong><br />
Lokasi: RS di Jln. Salemba, Jak-Pus<br />
Fenomena: Suster ngesot<br />
Sejarah: Konon di sinilah asal-usul Suster Ngesot. Selai itu, banyak juga kasus penampakan yang terjadi di bangunan rumah sakit yang cukup tua ini.<br />
Testimonial: Menurut petugas Secure Parking yang tidak mau disebutkan namanya, setiap malam sekitar pukul 2 pagi, sering ada yang mengetuk pos<br />
pintu masuk yang terletak di dekat rumah duka. Namun ketika dicek, tidak ada siapa-siapa. Di UGD sering terdengar bunyi orang main air, ketika dicek<br />
juga tidak ada siapa-siapa. Para satpam yang berjaga malam pernah menemui sosok perempuan. Ketika melihat sosok ini, mereka seperti tersihir<br />
dan tidak bisa berteriak atau lari hingga perempuan ini lewat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/10-tempat-terangker-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Estimasi Berlebihan Terhadap PKS</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/estimasi-berlebihan-terhadap-pks/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/estimasi-berlebihan-terhadap-pks/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2007 13:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/estimasi-berlebihan-terhadap-pks/</guid>
		<description><![CDATA[	Oleh : 
	Hartono
Direktur Bening Citra Media Research and Monitoring
	April 2007 ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) genap berusia sembilan tahun. Boleh dibilang, PKS masih hijau dalam percaturan politik di Tanah Air. Meski masih terbilang hijau, harus diakui PKS ternyata mampu bersaing dengan partai-partai lain yang sudah banyak makan asam garam perpolitikan. Pada Pemilu 1999 ketika masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Oleh : </p>
	<p>Hartono<br />
Direktur Bening Citra Media Research and Monitoring</p>
	<p>April 2007 ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) genap berusia sembilan tahun. Boleh dibilang, PKS masih hijau dalam percaturan politik di Tanah Air. Meski masih terbilang hijau, harus diakui PKS ternyata mampu bersaing dengan partai-partai lain yang sudah banyak makan asam garam perpolitikan. Pada Pemilu 1999 ketika masih menyandang nama PK, partai ini hanya memperoleh suara 1,3 juta atau 2,1 persen suara pemilih. Hasil ini membuat PK tidak lolos electoral threshold, sehingga pengurusnya harus mendirikan partai baru jika ingin ikut Pemilu 2004.</p>
	<p>Setelah berganti jubah menjadi PKS, peruntungan partai ini membaik. Isu korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang diusungnya lewat slogan bersih dan peduli, berhasil menggugah emosi masyarakat dan membuat masyarakat menaruh simpati besar pada partai ini. Masyarakat, terutama kalangan menengah, menjadikan PKS sebagai partai alternatif di tengah kejenuhan mereka terhadap parpol-parpol yang ada.</p>
	<p>Dan dukungan masyarakat itu kemudian menjadikan PKS melompat lumayan tinggi dengan perolehan suara 8,3 juta atau 7,3 persen pada Pemilu 2004 lalu. Perolehan itu mengantarkan 45 kader PKS ke Senayan. Dan lebih dari 1.000 kader lainnya mengisi kursi DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. PKS pun mulai dihitung dalam kancah politik nasional. Dalam percaturan politik, baik di tingkat pusat maupun daerah, partai ini tidak lagi dipandang sebelah mata. Bahkan di sejumlah daerah PKS dipersepsi memiliki kekuatan yang begitu hebat sehingga memerlukan koalisi besar partai untuk mengadang calon yang diusung PKS.</p>
	<p>Koalisi Jakarta yang dibangun 16 parpol besar dan kecil untuk pilkada DKI Jakarta contohnya. Partai sebesar Golkar, PDI Perjuangan, juga PPP merasa perlu bersatu untuk menandingi kekuatan PKS di Jakarta. Sedigdaya itukah PKS sehingga perlu dilawan oleh sebuah koalisi besar parpol?</p>
	<p>Dalam konteks Pilkada DKI Jakarta, estimasi terhadap kekuatan PKS terasa berlebihan. Jika saja para peserta Koalisi Jakarta mau menjadikan riset-riset yang dilakukan berbagai lembaga, tentu mereka tidak akan memiliki persepsi berlebihan seperti itu. Survei-survei itu menunjukkan, sejak Pemilu 2004 persentase perolehan suara PKS terus menurun.</p>
	<p>Dalam survei yang dipublikasi Maret 2007, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebut dukungan ke PKS tinggal sekitar 5,6 persen. Jauh di bawah PDI-P (22,3 persen), Partai Golkar (16,6 persen), dan Partai Demokrat (16,3 persen). Artinya jika pemilu dilakukan saat survei itu digelar, tinggal 5,6 persen masyarakat Indonesia yang memilih PKS. Perolehan suara PKS anjlok 1,7 persen dibanding Pemilu 2004.</p>
	<p>Masih dalam konteks pilkada DKI Jakarta, calon yang diusung PKS pun tidak sementereng calon lain. Tingkat pengenalan (awareness) maupun tingkat pilihan masyarakat DKI Jakarta terhadap Adang Daradjatun, calon gubernur yang dijagokan PKS, masih di bawah Agum Gumelar dan Fauzi Bowo.</p>
	<p>Bercermin dari angka-angka survei tersebut, sulit memahami mengapa partai-partai besar itu berkoalisi &#8216;mengeroyok&#8217; PKS? Sampai-sampai PDIP dan Partai Demokrat yang nota bene memiliki tiket untuk mencalonkan gubernur tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain, rela memberikan tiketnya kepada calon yang diusung Partai Golkar. PDIP, yang menyatakan diri sebagai partai oposisi, mau bergabung dengan Partai Demokrat (PD), yang menjadi penyangga utama pemerintah.</p>
	<p>Ada sejumlah kemungkinan untuk menjelaskan fenomena itu. Pertama, ada kemungkinan elite partai peserta Koalisi Jakarta, tidak yakin, meragukan, atau mungkin tidak mempercayai hasil survei itu. Kekuatan riil PKS dianggap melampaui atau lebih besar dari angka-angka survei. Ini tentunya jadi bahan pertanyaan.</p>
	<p>Kedua, ada kemungkinan para elite partai ikut termakan isu islamisasi yang akan dilakukan jika PKS dominan di suatu wilayah. Sehingga ada yang sempat menyebut PKS sebagai musuh ideologis. Yang lain menyebut koalisi besar itu untuk menjaga pluralisme dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam pandangan mereka jika PKS menang dikhawatirkan akan semena-mena menerapkan perda syariat sehingga mengancam pluralisme dan NKRI.</p>
	<p>Alasan ini cukup mengherankan juga. Pasalnya, jika PKS dianggap sebagai musuh ideologis, mengapa hal itu hanya berlaku di Jakarta? Sementara dalam ratusan pilkada yang sudah digelar di berbagai daerah, partai-partai tersebut justru bahu membahu dengan PKS mengusung calon dalam pilkada.</p>
	<p>Di kota Batam dan Balikpapan misalnya, calon dari Golkar dan PKS jalan berdampingan. Di Bontang, PDIP dan PKS maju bersama. Demikian juga dengan Partai Demokrat, dan partai-partai nasionalis lainnya, PKS berkoalisi di ajang pilkada di sejumlah daerah. Bahkan dalam pilkada di Papua, PKS bergabung dengan Partai Damai Sejahtera (PDS), dan Partai Sarikat Indonesia (PSI) membangun Koalisi Nusantara.</p>
	<p>Kemudian terkait Perda syariah seperti di Tangerang, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan beberapa daerah lainnya, para elite politik itu tentu tahu jawabannya dengan pasti. Di daerah-daerah tersebut, PKS tidak dominan, baik di legislatif, apalagi eksekutif. Sebaliknya di daerah di mana PKS dominan, baik di legislatif maupun eksekutif hal yang selalu disangkakan tampaknya tidak terjadi. Di Depok misalnya. Di kota ini anggota legislatif PKS cukup signifikan jumlahnya. Demikian juga top eksekutif di kota itu dipegang oleh kader PKS. Namun tidak ada pemberlakuan perda syariat di situ.</p>
	<p>Ketiga, ketakutan terhadap militansi kader-kader PKS. Sudah menjadi rahasia umum, PKS memiliki kader-kader dengan tingkat militansi yang tinggi. Militansi kader memang terbukti efektif dan efisien dalam menggerakkan mesin politik PKS. Jika mesin politik PKS bergerak kencang memasarkan atau mensosialisasikan kandidat yang diusungnya, dikhawatirkan akan mengubah angka-angka survei yang selama ini kurang menguntungkan bagi kandidat PKS. Kekhawatiran dan estimasi berlebihan para elite politik, yang kemudian melahirkan isu pengeroyokan terhadap PKS, sangat boleh jadi justru akan menguntungkan PKS.</p>
	<p>Sumber: Republika</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/estimasi-berlebihan-terhadap-pks/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kriteria Ulama dan Ilmunya</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/kriteria-ulama-dan-ilmunya/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/kriteria-ulama-dan-ilmunya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2007 13:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>Fiqh</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/kriteria-ulama-dan-ilmunya/</guid>
		<description><![CDATA[	oleh : Ustadz Ahmad Sarwat, Lc.Secara bahasa, kata ulama adalah bentuk jamak dari kata &#8216;aalim. &#8216;Aalim adalah isim fail dari kata dasar:&#8217;ilmu. Jadi &#8216;aalim adalah orang yang berilmu, maksudnya ilmu syariah. Dan ulama adalah orang-orang yang punya ilmu ke dalam di bidang ilmu-ilmu syariah.
	Dan secara istilah, kata ulama mengacu kepada orang dengan spesifikasi penguasaan ilmu-ilmu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>oleh : <strong>Ustadz Ahmad Sarwat, Lc.</strong>Secara bahasa, kata ulama adalah bentuk jamak dari kata &#8216;aalim. &#8216;Aalim adalah isim fail dari kata dasar:&#8217;ilmu. Jadi &#8216;aalim adalah orang yang berilmu, maksudnya ilmu syariah. Dan ulama adalah orang-orang yang punya ilmu ke dalam di bidang ilmu-ilmu syariah.</p>
	<p>Dan secara istilah, kata ulama mengacu kepada orang dengan spesifikasi penguasaan ilmu-ilmu syariah, dengan semua rinciannya, mulai dari hulu hingga hilir.</p>
	<p>Keutamaan dan Kedudukan Para Ulama</p>
	<p>Al-Quran memberikan gambaran tentang ketinggian derajat para ulama, </p>
	<p>يَرْفَعِ اللهُ الذينَ آمَنُوا والذينَ أُوتُوا العِلْمَ دَرَجَاتٍ</p>
	<p>Allah meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberikan ilmu (ulama) beberapa derajat. (QS. Al-Mujadalah: 11)</p>
	<p>Selain masalah ketinggian derajat para ulama, Al-Quran juga menyebutkan dari sisi mentalitas dan karakteristik, bahwa para ulama adalah orang-orang yang takut kepada Allah. Sebagaimana disebutkan di dalam salah satu ayat:</p>
	<p>Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. (QS. Fathir: 28)</p>
	<p>Sedangkan di dalam hadits nabi disebutkan bahwa para ulama adalah orang-orang yang dijadikan peninggalan dan warisan oleh para nabi.</p>
	<p>والعلماء ورثة الأنبياء، إن الأنبياء لم يُورِّثوا دينارًا ولا درهمًا ولكنهم وَرَّثوا العلم</p>
	<p>Dan para ulama adalah warisan (peninggalan) para nabi. Para nabi tidak meninggalkan warisan berupa dinar (emas), dirham (perak), tetapi mereka meninggalkan warisan berupa ilmu.(HR Ibnu Hibban dengan derajat yang shahih)</p>
	<p>Di dalam kitab Ihya&#8217;u Ulumud-din karya Al-Imam Al-Ghazali disebutkan bahwa manusia yang paling dekat derajatnya dengan derajat para nabi adalah ahlul-ilmi (ulama) dan ahlul jihad (mujahidin). Karena ulama adalah orang yang menunjukkan manusia kepada ajaran yang dibawa para rasul, sedangkan mujahid adalah orang yang berjuang dengan pedangnya untuk membela apa yang diajarkan oleh para rasul.</p>
	<p>Kerancuan Istilah Ulama</p>
	<p>Namun istilah ulama di masa kini sering kali menjadi rancu dan tertukar-tukar dengan istilah lain yang nyaris beririsan. Padahal keduanya tetap punya perbedaan mendasar. Misalnya, seorang yang berprofesi sebagai penceramah, seringkali disebut-sebut sebagai ulama, meski tidak punya kapasitas otak para ulama. Kemampuannya di bidang ilmu syariah, jauh dari kriteria seorang ulama.</p>
	<p>Penceramah adalah sekedar orang yang pandai berpidato menarik massa, punya daya pikat tersendiri ketika tampil di publik, mungkin sedikit banyak pandai menyitir satu dua ayat Quran dan hadits, tetapi begitu ditanyakan kepadanya, apa derajat hadits itu, ada di kitab apa, siapa saja perawinya, dan seterusnya, belum tentu dia tahu.</p>
	<p>Bahkan tidak sedikit penceramah yang buta dengan huruf arab, alias tidak paham membaca kitab berbahasa arab. Padahal sumber-sumber keIslaman hanya terdapat dalam bahasa arab.</p>
	<p>Namun penceramah tetap dibutuhkan oleh masyarakat awam, yang betul-betul kurang memiliki wawasan dan pemahaman atas agama Islam. Jadi meski seorang penceramah hanya punya ilmu agama pas-pasan, tetapi tidak ada rotan, akar pun jadilah.</p>
	<p>Bahkan terkadang terjadi fenomena sebaliknya, banyak orang yang sudah sampai kepada level ulama, punya ilmu banyak dan mendalam, tetapi kurang fasih ketika berbicara di muka publik. Bahkan boleh jadi figurnya malah kurang dikenal. Sebab beliau tidak mampu berpidato di TV untuk menjaring iklan. Padahal dari sisi ilmu dan kedalamanannya atas kitabullah dan sunnah rasul-Nya, tidak ada yang mengalahkan.</p>
	<p>Ulama Satu Bidang Ilmu</p>
	<p>Di zaman sekarang ini, nyaris kita tidak lagi mendapatkan ulama dengan penguasaan di berbagai disiplin ilmu syariah. Kita hanya menemukan para ulama yang pernah belajar beberapa bidang ilmu, namun hanya menguasai satu atau dua cabang ilmu.</p>
	<p>Misalnya, kita mengenal ada Syeikh Nashiruddin Al-Albani yang tersohor di bidang kritik hadits. Buku yang beliau tulis cukup banyak, namun kita tahu bahwa beliau bukan seorang yang ekpert di bidang lain, misalnya ilmu ushul fiqih, juga bukan jagoan ahli dibidang ilmu istimbath ahkam fiqih secara mendalam.</p>
	<p>Kalau mau tahu apakah sebuah hadits itu shahih atau tidak, silahkan tanya beliau. Tetapi kalau tanya kaidah ushul fiqih, tanyakan kepada ulama lain yang ahli di bidangnya. Namun demikian, kita tetap harus hormat dan takzim kepada beliau atas ilmunya.</p>
	<p>Ilmu-Ilmu Yang Harus Dikuasai Oleh Ulama </p>
	<p>Idealnya, ilmu syariah dan cabang-cabangnya itu harus secara mendalam dikuasai, terlebih olehpara ulama. Sekedar gambaran singkat, di antaranya ilmu-ilmu syariah dan keIslaman yang harus dikuasai seorang ulama antara lain:</p>
	<p>1. Ilmu Yang Terkait Dengan Al-Quran</p>
	<p>Ilmu tajwid yang membaguskan bacaan lafadz AL-Quran </p>
	<p>Ilmu qiraat (bacaan) Al-Quran, sepertiqiraah-sab&#8217;ah yang bervariasi dan perpengaruh kepada makna dan hukum. </p>
	<p>Ilmu tafsir, yang mempelajari tentang riwayat dari nabi SAW tentang makna tiap ayat, juga dari para shahabat dan para tabi&#8217;in dan atbaut-tabi&#8217;in. </p>
	<p>Ilmu tentang asbababun-nuzul, yaitu sebab dan latar belakang turunnya suatu ayat. </p>
	<p>Ilmu tentang hakikat dan majaz yang ada pada tiap ayat Quran </p>
	<p>Ilmu tentang makna umum dan khusus yang dikandung tiap ayat Quran </p>
	<p>Ilmu tentang muhkam dan mutasyabihat dalam tiap ayat Quran </p>
	<p>Ilmu tentang nasikh dan mansukh dalam tiap ayat Quran </p>
	<p>Ilmu tentang mutlaq dan muqayyad, manthuq dan mafhum </p>
	<p>Ilmu tentang i&#8217;jazul quran, aqsam, jadal, qashash dan seterusnya<br />
2. Ilmu Yang Terkait dengan Hadits Nabawi</p>
	<p>Ilmu tentang sanad dan jalur periwayatan serta kritiknya </p>
	<p>Ilmu tentang rijalul hadits dan para perawi </p>
	<p>Ilmu tentang Al-Jarhu wa At-Ta&#8217;dil </p>
	<p>Ilmu tentang teknis mentakhrij hadits </p>
	<p>Ilmu tentang hukum-hukum yang terkandung dalam suatu hadits </p>
	<p>Ilmu tentang mushthalah (istilah-istilah) yang digunakan dalam ilmu hadits </p>
	<p>Ilmu tentang sejarah penulisan hadits yang pemeliharaan dari pemalsuan<br />
3. Ilmu Yang Terkait dengan Masalah Fiqih dan Ushul Fiqih</p>
	<p>Ilmu tentang sejarah terbentuknya fiqih Islam </p>
	<p>Ilmu tentang perkembangan fiqh dan madzhab </p>
	<p>Ilmu tentang teknis pengambilan kesimpulan hukum (istimbath) </p>
	<p>Ilmu ushul fiqih (dasar-dasar dan kaidah asasi dalam fiqih) </p>
	<p>Ilmu qawaid fiqhiyah </p>
	<p>Ilmu qawaid ushuliyah </p>
	<p>Ilmu manthiq (logika) </p>
	<p>Ilmu tentang iIstilah-istilah fiqih istilah fiqih madzhab </p>
	<p>Ilmu tentang hukum-hukum thaharah, shalat, puasa, zakat, haji, nikah, muamalat, hudud, jinayat, qishash, qadha&#8217;, qasamah, penyelenggaraan negara dan seterusnya.<br />
4. Ilmu Yang Terkait dengan Bahasa Arab</p>
	<p>Ilmu Nahwu (gramatika bahasa arab) </p>
	<p>Ilmu Sharaf (perubahan kata dasar) </p>
	<p>Ilmu Bayan </p>
	<p>Ilmu tentang Uslub </p>
	<p>Ilmu Balaghah </p>
	<p>Ilmu Syi&#8217;ir dan Nushus Arabiyah </p>
	<p>Ilmu &#8216;Arudh<br />
5. Ilmu Yang Terkait dengan Sejarah</p>
	<p>Tentang sirah (sejarah nabi Muhammad SAW) </p>
	<p>Tentang sejarah para nabi dan umat terdahulu dan bentuk-bentuk syariat mereka </p>
	<p>Sejarah tentang Khilafah Rasyidah </p>
	<p>Sejarah tentang Khilafah Bani Umayyah, Bani Abasiyah, Bani Utsmaniyah dan sejarah Islam kontemporer.<br />
6. Ilmu Kontemporer</p>
	<p>Ilmu politik dan perkembangan dunia </p>
	<p>Ilmu ekonomi dan perbankan </p>
	<p>Ilmu sosial dan cabang-cabangnya. </p>
	<p>Ilmu psikologi dan cabang-cabangnya </p>
	<p>lmu hukum positif dan ketata-negaraan </p>
	<p>Ilmu-ilmu populer<br />
Di masa lampau, orang yang disebut dengan ulama adalah orang-orang yang menguasai dengan ahli cabang-cabang ilmu di atas tadi. Namun di zaman sekarang ini, nyaris kita tidak lagi menemukannya.</p>
	<p>Maka di zaman sekarang ini, para ulama dari beragam latar belakang keilmuwan yang berbeda perlu duduk dalam satu majelis. Agar mereka bisa melahirkan ijtihad jama&#8217;i (bersama), mengingat ilmu mereka saat ini sangat terbatas. Sementara ilmu pengetahuan berkembang terus.</p>
	<p>Perbedaan Pendapat di Kalangan UIlama</p>
	<p>Masalah perbedaan pendapat di kalangan ulama, barangkali yang anda maksud adalah pendapat fiqih dan fatwa-fatwa.</p>
	<p>Sebelum kita memilih pendapat mereka yang menurut anda berbeda-beda, anda harus tahu terlebih dahulu latar belakang keilmuan mereka.</p>
	<p>Untuk jawaban masalah hukum fiqih, maka janganlah bertanya kepada ulama hadits, atau ulama tafsir, atau ulama bahasa, atau ulama sejarah. Anda salah alamat. Kalau pun mereka jawab, jawaban mereka tetap kalah dibandingkan dengan jawaban ahlinya.</p>
	<p>Misalnya, di Mesir saat ini ada ulama yang berfatwa tentang hukum wanita menjadi kepala negara. Sayangnya, beliau bukan ahli fiqih, tetapi doktor di bidang ilmu pendididikan. Tentu saja fatwanya aneh bin ajaib. Para ulama fiqih tentu terpingkal-pingkal kalau mendengar isi fatwanya.</p>
	<p>Masalah fiqih tanyakan kepada ulama yang ahli di bidang ilmu fiqih. Sebab ilmu yang mereka miliki memang lebih menjurus kepada ilmu hukum fiqih.</p>
	<p>Faktor Perbedaan Kasus dan Fenomena Sosial</p>
	<p>Kalau para ahli fiqih berbeda pendapat, maka anda harus melihat pada konteks ketika mereka menjawab masalah itu. Apakah fatwa yang mereka keluarkan sesuai kondisi sosialnya dengan kondisi sosial di mana anda berada.</p>
	<p>Misalnya ketika Syeikh bin Bazz mengeluarkan fatwa haramnya ziarah kubur, maka anda harus tahu bahwa fenomena ziarah kubur di negeri tempat tinggalnya memang sulit untuk dibilang tidak syirik. Sebab orang-orang di sana memang nyata-nyata menyembah kuburan, baik dengan jalan mencium, mengusap, meratap dan meminta rezeki kepada kuburan. Wajar sekali bila Syeikh bin Baz mengharamkan ziarah kubur.</p>
	<p>Tetapi fatwa haramnya ziarah kubur versi beliau tidak bisa digeneralisir di semua tempat, yang fenomenanya berbeda.</p>
	<p>Kalau di negeri kita ada orang yang ziarah kubur, namun tanpa menyembah dan melakukan hal-hal yang dinilai syirik, maka kita tidak bisa mengharamkannya. Karena ziarah kubur itu sunnah nabi, namun harus dengan cara yang dibenarkan.</p>
	<p>Terkadang kesalahan bukan datang dari para ulama, tetapi dari orang awam yang salah kutip dan salah penempatan sebuah fatwa.</p>
	<p>Faktor Perbedaan Nash dan Dalil</p>
	<p>Terkadang perbedaan pendapat itu dilatar-belakangi oleh perbedaan nash dan dalil. Bila perbadaan pendapat itu memang berangkat dari perbedaan nash, yang oleh para ulama memang sejak dulu sudah menjadi titik perbedaan pendapat, maka kita dibolehkan untuk memilih yang mana saja dari pendapat yang berbeda itu.</p>
	<p>Misalnya, ada dua hadits yang sama-sama shahih namun berbeda isi hukumnya. Hadits pertama mengatakan bahwa nabi Muhammad SAW sujud dengan meletakkan lutut terlebih dahulu baru kedua tanggannya. Hadits kedua mengatakan sebaliknya, beliau meletakkan tangan terlebih dahulu baru kedua lututnya. Maka yang mana saja dari hadits ini yang kita pakai, keduanya boleh digunakan. Toh keduanya sama-sama didasari oleh hadits shahih.</p>
	<p>Faktor Perbedaan Dalam Menilai Keshaihan Hadits</p>
	<p>Ada juga perbedaan pendapat karena perbedaan dalam menilai keshahihan suatu riwayat hadits. Sebab keshahihan suatu hadits memang sangat mungkin menjadi perbedaan pendapat. Seorang Bukhari mungkin saja tidak memasukkan sebuah hadits ke dalam kitab shahihnya, karena mungkin menurut beliau hadits itu kurang shahih. Namun sangat boleh jadi, hadits yang sama justru terdapat di dalam shahih Muslim.</p>
	<p>Maka perbedaan dalam menilai keshahihan suatu hadits adalah hal yang pasti terjadi dan lumrah serta wajar.</p>
	<p>Seperti dalam kasus hadits bahwa nabi Muhammad SAW diriwayatkan selalu melakukan qunut shalat shubuh hingga akhir hayatnya. Sebagian ulama menerima keshaihannya dan sebagian lainnya menolaknya.</p>
	<p>Maka dalam hal ini, kita pun boleh menerima yang mana saja dari kedua pendapat itu, karena masing-masing jelas punya argumentasi yang kuat atas pendapat keshahihan riwayat itu.</p>
	<p>Pendeknya, ketika sebuah pendapat dari seorang ulama memang betul-betul telah mengalami proses ijtihad dengan benar, meski pun sering kali tidak sama, maka pendapat yang mana pun boleh kita pakai.</p>
	<p>Bahkan meski tidak konsekuen dalam menggunakan pendapat seorang ulama. Kita dibolehkan untuk mengambil sebagian pendapat dari seorang ulama dan dibolehkan juga untuk meninggalkan sebagian pendapatyang lainnya.</p>
	<p>Wallahu a&#8217;lam bishshawab, wassalamu &#8216;alaikum warahmatullahi wabarakatuh,<br />
sumber : eramuslim</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/kriteria-ulama-dan-ilmunya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Eror lagi di detik.com</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/eror-lagi-di-detikcom/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/eror-lagi-di-detikcom/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2007 12:08:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/eror-lagi-di-detikcom/</guid>
		<description><![CDATA[	hmm&#8230;seperti kru yang ada di kantor berita on line kesayanganku ini memang butuh bantuan monitoring. Karena kembali aku menemukan eror di detik.com, tepatnya pada aplikasi iklan di frame situs detik.com.
Situs yang setiap hari ini aku buka mengalami eror ringan. Dengan kondisi seperti ini :
Warning: simplexml_load_file() [function.simplexml-load-file]: /data/xml/news/tpl/10/10_topn.xml:73: parser error : Input is not proper UTF-8, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>hmm&#8230;seperti kru yang ada di kantor berita on line kesayanganku ini memang butuh bantuan monitoring. Karena kembali aku menemukan eror di detik.com, tepatnya pada aplikasi iklan di frame situs detik.com.<br />
Situs yang setiap hari ini aku buka mengalami eror ringan. Dengan kondisi seperti ini :<br />
Warning: simplexml_load_file() [function.simplexml-load-file]: /data/xml/news/tpl/10/10_topn.xml:73: parser error : Input is not proper UTF-8, indicate encoding ! Bytes: 0x93 0x4F 0x70 0x73 in /data/application/apps/parserXML/read/actReadXMLTopN.php on line 6</p>
	<p>Warning: simplexml_load_file() [function.simplexml-load-file]: ukan terhadap dirinya. Menurut Kaban, dia tetap tidak akan mundur dari menteri. in /data/application/apps/parserXML/read/actReadXMLTopN.php on line 6</p>
	<p>Warning: simplexml_load_file() [function.simplexml-load-file]: ^ in /data/application/apps/parserXML/read/actReadXMLTopN.php on line 6</p>
	<p>ini ditemukan pada file \lihatsms.htm<br />
meski memang eror ringan, tapi ini akan mengganggu pengunjung setia detik.com. Tapi insya Allah kru detik.com adalah kru yang hebat yang akan menindak setiap kesalahan meski kecil.<br />
Selamat memperbaiki kru detik.com
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/11/eror-lagi-di-detikcom/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Macet dalam amanah&#8230;tanya kenapa?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/10/macet-dalam-amanahtanya-kenapa/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/10/macet-dalam-amanahtanya-kenapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2007 14:09:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/10/macet-dalam-amanahtanya-kenapa/</guid>
		<description><![CDATA[	Dah beberapa kali tim yang aku menjadi mas&#8217;ul disana tidak lagi berjalan tidak normal. ya tim ini kembali seperti dulu kala&#8230;
aku menjadi tidak karuan dalam hati saat melihat kondisi miris seperti ini. Banyak hal yang harusnya diselesaikan oleh tim terpaksa aku kerjakan putuskan sendiri. Tapi emang aku g punya pilihan laen&#8230;
ada beberapa permasalahan dalam hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dah beberapa kali tim yang aku menjadi mas&#8217;ul disana tidak lagi berjalan tidak normal. ya tim ini kembali seperti dulu kala&#8230;<br />
aku menjadi tidak karuan dalam hati saat melihat kondisi miris seperti ini. Banyak hal yang harusnya diselesaikan oleh tim terpaksa aku kerjakan putuskan sendiri. Tapi emang aku g punya pilihan laen&#8230;<br />
ada beberapa permasalahan dalam hal tim ini :<br />
1. kurang pahamnya anggota terhadap urgensi tim dan apa yang akan dikerjakan di tim ini, sehingga membuat mereka tidak ikut serta dalam memikirkannya.<br />
2. kurang pandainya tim dalam menempatkan permasalahan. karena peran mas&#8217;ul yang terlalu besar, sehingga membuat jundi merasa sudah terselesaikan tugasnya karena jika tidak dikerjakan tepat waktu maka mas&#8217;ul akan mengambil alihnya.<br />
3. Tanpa rapatpun, agenda yang seharusnya dikerjakan mas&#8217;ul tetap berjalan sebagaimana mestinya, jadi ada atau tiada rapat agenda dakwah tetap jalan.<br />
4. Kurang amanahnya setiap anggota dalam menjalankan roda dakwah. Ini berangkat dari pemahaman anggota tim itu sendiri terhadap amanah. Karena banyaknya amanah yang harus dikerjakan tidak dibarengi dengan up grade diri dengan maksimal.<br />
Ah. banyak lagi yang akan aku keluarkan. tapi karena aku janji ama Dilla buat tutorial, aku kerjakan itu dulu deh. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/10/macet-dalam-amanahtanya-kenapa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Burung Beo Adzan di rumah Yahudi</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/09/burung-beo-adzan-di-rumah-yahudi/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/09/burung-beo-adzan-di-rumah-yahudi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2007 12:53:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/09/burung-beo-adzan-di-rumah-yahudi/</guid>
		<description><![CDATA[	Ini berita unik. Secara mengejutkan, salah satu keluarga Yahudi ekstrem di Asqalan mengungkapkan, mereka baru saja membeli seekor burung beo yang baru saja dibelinya, bisa berbicara bahasa Arab bahkan terus menerus mengungkapkan kalimat Allahu Akbar.. Allahu Akbar… sebagaimana suara adzan kaum Muslimin.
	Berita ini dilansir harian berbahasa Ibrani Maaref yang erbit di Israel. Artikel di harian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ini berita unik. Secara mengejutkan, salah satu keluarga Yahudi ekstrem di Asqalan mengungkapkan, mereka baru saja membeli seekor burung beo yang baru saja dibelinya, bisa berbicara bahasa Arab bahkan terus menerus mengungkapkan kalimat Allahu Akbar.. Allahu Akbar… sebagaimana suara adzan kaum Muslimin.</p>
	<p>Berita ini dilansir harian berbahasa Ibrani Maaref yang erbit di Israel. Artikel di harian itu menyebutkan, seorang pedagang burung piaraan dikejutkan dengan permitaan sebuah keluarga Yahudi untuk menjual burung beonya dengan harga murah. Dikatakannya, burung beo itu sebenarnya dibeli dari kampung Kfar Qasim beberapa hari lalu, dengan harga tinggi. Tapi terpaksa dijual murah karena selalu mengeluarkan kalimat-kalimat berbahasa arab dan meneriakkan ajakan untuk shalat bagi kaum Muslimin.</p>
	<p>“Setiap hari burung itu membuka harinya dengan kata-kata “Allahu akbar…” ujar pedagang burung.</p>
	<p>Harga jual burung beo itu akhirnya dibeli dengan harga turun 50% dari harga beli. Pemilik beo, sebelumnya sangat gembira membeli burung yang bisa berbicara meniru suara manusia itu. Tapi mereka lupa tidak memperhatikan apa yang dibicarakan burung beo tersebut.</p>
	<p>Awalnya selama beberapa hari mereka tidak begitu peduli karena dianggap suara beo merupakan suara yang tak memiliki arti apa-apa. Tapi beberapa hari kemudian mereka mulai menyadari bila kalimat demi kalimat yang dikeluarkan beo itu adalah bahasa Arab. Dan yang mengejutkan, antara lain adalah kalimat Allahu akbar, Allahu akbar… (na-str/akhbr)</p>
	<p>from <a href="http://eramuslim.com/berita/int/7509154646-beo-adzan-rumah-keluarga-yahudi.htm">here</a>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/09/burung-beo-adzan-di-rumah-yahudi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Onta Itu Mengadu Kepada Rasulullah</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/onta-itu-mengadu-kepada-rasulullah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/onta-itu-mengadu-kepada-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 19:08:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Sirah</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/onta-itu-mengadu-kepada-rasulullah/</guid>
		<description><![CDATA[	Suatu hari untuk suatu tujuan Rasulullah keluar rumah dengan menunggangi untanya. Abdullah bin Ja’far ikut membonceng di belakang. Ketika mereka sampai di pagar salah salah seorang kalangan Anshar, tiba-tiba terdengar lenguhan seekor unta.
	Unta itu menjulurkan lehernya ke arah Rasulullah saw. Ia merintih. Air matanya jatuh berderai. Rasulullah saw. mendatanginya. Beliau mengusap belakang telinga unta itu. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Suatu hari untuk suatu tujuan Rasulullah keluar rumah dengan menunggangi untanya. Abdullah bin Ja’far ikut membonceng di belakang. Ketika mereka sampai di pagar salah salah seorang kalangan Anshar, tiba-tiba terdengar lenguhan seekor unta.</p>
	<p>Unta itu menjulurkan lehernya ke arah Rasulullah saw. Ia merintih. Air matanya jatuh berderai. Rasulullah saw. mendatanginya. Beliau mengusap belakang telinga unta itu. Unta itu pun tenang. Diam.</p>
	<p>Kemudian dengan wajah penuh kemarahan, Rasulullah saw. bertanya, “Siapakah pemilik unta ini, siapakah pemilik unta ini?”</p>
	<p>Pemiliknya pun bergegas datang. Ternyata, ia seorang pemuda Anshar.</p>
	<p>“Itu adalah milikku, ya Rasulullah,” katanya.</p>
	<p>Rasulullah saw. berkata, “Tidakkah engkau takut kepada Allah karena unta yang Allah peruntukkan kepadamu ini? Ketahuilah, ia telah mengadukan nasibnya kepadaku, bahwa engkau membuatnya kelaparan dan kelelahan.”</p>
	<p>Subhanallah! Unta itu ternyata mengadu kepada Rasulullah saw. bahwa tuannya tidak memberinya makan yang cukup sementara tenaganya diperas habis dengan pekerjaan yang sangat berat. Kisah ini bersumber dari hadits nomor 2186 yang diriwayatkan Abu Dawud dalam Kitab Jihad.</p>
	<p>Bagaimana jika yang mengadu adalah seorang pekerja yang gajinya tidak dibayar sehingga tidak bisa membeli makanan untuk keluarganya, sementara tenaganya sudah habis dipakai oleh orang yang mempekerjakannya? Pasti Rasulullah saw. lebih murka lagi.</p>
	<p>Di kali yang lain, Abdullah bin Umar menceritakan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, “Seorang wanita disiksa karena menahan seekor kucing sehingga membuatnya mati kelaparan, wanita itupun masuk neraka.” Kemudian Allah berfirman –Allah Mahatahu—kepadanya, “Kamu tidak memberinya makan, tidak juga memberinya minum saat ia kamu pelihara; juga engkau tidak membiarkannya pergi agar ia dapat mencari makanan sendiri dari bumi ini.” (HR. Bukhari, kitab Masafah, hadits nomor 2192).</p>
	<p>Yang ini cerita Amir Ar-Raam. Ia dan beberapa sahabat sedang bersama Rasulullah saw. “Tiba-tiba seorang lelaki mendatangi kami,” kata Amir Ar-Raam. Lelaki itu dengan kain di atas kepadanya dan di tangannya terdapat sesuatu yang ia genggam.</p>
	<p>Lelaki itu berkata, “Ya Rasulullah, saya segera mendatangimu saat melihatmu. Ketika berjalan di bawah pepohonan yang rimbun, saya mendengar kicauan anak burung, saya segera mengambilnya dan meletakkannya di dalam pakaianku. Tiba-tiba induknya datang dan segera terbang berputar di atas kepalaku. Saya lalu menyingkap kain yang menutupi anak-anak burung itu, induknya segera mendatangi anak-anaknya di dalam pakaianku, sehingga mereka sekarang ada bersamaku.”</p>
	<p>Rasulullah saw. berkata kepada lekaki itu, “Letakkan mereka.”</p>
	<p>Kemudian anak-anak burung itu diletakan. Namun, induknya enggan meninggalkan anak-anaknya dan tetap menemani mereka.</p>
	<p>“Apakah kalian heran menyaksikan kasih sayang induk burung itu terhadap anak-anaknya?” tanya Rasulullah saw. kepada para sahabat yang ada waktu itu.</p>
	<p>“Benar, ya Rasulullah,” jawab para sahabat.</p>
	<p>“Ketahuilah,” kata Rasulullah saw. “Demi Dzat yang mengutusku dengan kebenaran, sesungguhnya Allah lebih penyayang terhadap hamba-hamba-Nya melebihi induk burung itu kepada anak-anaknya.”</p>
	<p>“Kembalikanlah burung-burung itu ke tempat di mana engkau menemukannya, bersama dengan induknya,” perintah Rasulullah. Lelaki yang menemukan burung itupun segera mengembalikan burung-burung itu ke tempat semula.</p>
	<p>Begitulah Akhlak terhadap hewan yang diajarkan Rasulullah saw. Bahkan, membunuh hewan tanpa alasan yang hak, Rasulullah menggolongkan suatu kezhaliman. Kabar ini datang dari Abdullah bin Amr bin Ash, bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang membunuh seekor burung tanpa hak, niscaya Allah akan menanyakannya pada hari Kiamat.”</p>
	<p>Seseorang bertanya, “Ya Rasulullah, apakah hak burung tersebut?”</p>
	<p>Beliau menjawab, “Menyembelihnya, dan tidak mengambil lehernya lalu mematahkannya.” (HR. Ahmad, hadits nomor 6264)</p>
	<p>Jika kepada hewan saja kita memenuhi hak-haknya, apalagi kepada manusia. Adakah hak-hak orang lain yang belum kita tunaikan? </p>
	<p>dari dakwatuna.com
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/onta-itu-mengadu-kepada-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Urutan Khilafah Islamiyah</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/urutan-khilafah-islamiyah/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/urutan-khilafah-islamiyah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 19:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Sirah</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/urutan-khilafah-islamiyah/</guid>
		<description><![CDATA[	Ada begitu banyak analisa para pemikir dan pengamat tentang sebab-sebab jatuhnya khilafah Turki Utsmani pada tahun 1924. Baik yang bersifat lebih teknis maupun sebab-sebab yang bersifat lebih umum.
	Sebab-sebab secara teknis kita serahkan kepada para ahli sejarah, terutama sejarah Turki sendiri. Sedangkan yang akan kita bahas di sini adalah sebab-sebab secara umumnya saja.
	A. Sebab Ekternal
	Sudah kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ada begitu banyak analisa para pemikir dan pengamat tentang sebab-sebab jatuhnya khilafah Turki Utsmani pada tahun 1924. Baik yang bersifat lebih teknis maupun sebab-sebab yang bersifat lebih umum.</p>
	<p>Sebab-sebab secara teknis kita serahkan kepada para ahli sejarah, terutama sejarah Turki sendiri. Sedangkan yang akan kita bahas di sini adalah sebab-sebab secara umumnya saja.</p>
	<p>A. Sebab Ekternal</p>
	<p>Sudah kita ketahui bersama bahwa Khilafah Turki Utsmani kalah pada perang dunia pertama. Sebagai negara yang kalah perang, maka negeri itu dengan mudah ditindas, dirampok dan juga diperebutkan wilyahnya oleh para pemangsa dan lawan-lawannya.</p>
	<p>Sampai terjadi penghinaan yang begitu besar, di mana bangsa Turki yang secara geografis memang penduduk Eropa dilecehkan dengan ungkapan &#8220;The Sickman in Europe.&#8221; Bahkan kata &#8220;turkey&#8221; dalam ungkapan mereka merupakan pelecehan, yang artinya ayam kalkun.</p>
	<p>Pahlawan dan tokoh muslim Turki pu tidak luput dari penghinaan. Salah satunya adalah Barbarossa si Janggut Merah. Di dalam cerita Asterik, tokoh Barbarosssa muncul sebagai bajak laut yang bodoh. Padahal beliau adalah pahlawan Islam di masanya dan pelaut kafir Eropa sangat takut dengan angkatan perangnya.</p>
	<p>B. Sebab Internal</p>
	<p>Penjajahan barat terhadap Turki semakin menusuk tatkala mereka berhasil meraih generasi muda Turki dengan pendidikan ala barat. Tentu saja semua itu untuk mendapatkan satu tujuan, yaitu sekulerisasi selapis generasi. Maka lahirlah kemudian generasi baru yang anti Islam, Islamo-phobia, sekuler, liberal dan berotak barat.</p>
	<p>Mereka inilah yang kemudian didukung oleh Eropa untuk menumbangkan lembaga khilafah Islamiyah. Tercatat tokohnya adalah Mustafa Kemal Ataturk yang terlaknat. Sosok ini telah berhasil menumbangkan khilafah pada tahun 1924 lewat gerakan Turki Muda.</p>
	<p>Sayangnya, hujaman belati mematikan ini justru masuk ke dalam pelajaran sejarah di negeri kita sebagai kebangkitan, bukan sebagai kejahatan. Rupanya, jaring-jaring kerja bangsa-bangsa kafir itu sedemikian luas, sehingga sosok Kemal Ataturk yang zhalim itu, justru muncul dalam buku sejarah kita sebagai pahlawan.</p>
	<p>Padahal Kemal telah melakukan dosa yang bahkan Iblis pun tidak pernah melakukannya. Yaitu menumbangkan satu rangkaian khilafah Islamiyah yang terakhir. Padahal belum pernah sebelumnya umat Islam di dunia hidup tanpa naungan khilafah.</p>
	<p>Sebab khilafah sudah ada sejak zaman Rasululullah SAW hidup, yakni sejak 15 abad yang lalu. Selama itu, umat Islam belum pernah hidup tanpa ada khilafah. Iblis dan para jin tidak pernah mampu menumbangkannya. Tiba-tiba seorang sekuleris yang nota bene agamanya masih Islam, malah menumbangkannya. Walhasil, sejak jatuhnya khilafah Turki, umat Islam masuk dalam bid&#8217;ah kubro. Sebuah bid&#8217;ah teramat besar yang melebihi semua jenis bid&#8217;ah yang pernah ada. Dan tentunya sangat dibenci dan dimurkai. Sebuah bid&#8217;ah berupa umat Islam hidup tanpa naungan khilafah.</p>
	<p>Urutan Khilafah Sepanjang Sejarah Islam</p>
	<p>Dengan wafatnya Rasulullah SAW pada tahun 623 M, umat Islam segera membaiat Abu Bakar ra sebagai pengganti beliau. Istilah pengganti ini dalam bahasa Arab adalah khalifah. Lengkapnya, khalifatu rasulillah atau pengganti Rasulullah. Maksudnya bukan menggantikan posisi kenabian Muhammad SAW, melainkan posisi beliau SAW sebagai pemimpin tertinggi umat Islam. Sebab nabi kita itu selain sebagi nabi, juga berperan sebagai pemimpin tertinggi umat Islam.</p>
	<p>Selain itu, ada juga sebutan lain buat posisi tertinggi umat Islam sedunia, yaitu istilah Amirul Mukminin. Artinya adalah pemimpin umat Islam.</p>
	<p>1. Khilafah Rasyidah</p>
	<p>Khilafah Rasidah berdiri tepat di hari wafatnya Rasululllah SAW. Terdiri dari 4 orang atau 5 orang shahabat nabi yang menjadi khalifah secara bergantian. Mereka adalah:</p>
	<p>Abu Bakar ash-Shiddiq ra (tahun 11-13 H/632-634 M) </p>
	<p>&#8216;Umar bin Khaththab ra (tahun 13-23 H/634-644 M) </p>
	<p>&#8216;Utsman bin &#8216;Affan ra (tahun 23-35 H/644-656 M) </p>
	<p>&#8216;Ali bin Abi Thalib ra (tahun 35-40 H/656-661 M) dan </p>
	<p>Al-Hasan bin &#8216;Ali ra (tahun 40 H/661 M)<br />
Masa berlakunya selama kurang lebih 30 tahun. Disebut juga sebagai khilafah rasyidah karena posisi mereka sebagai shahabat nabi yang mendapat petunjuk. Dan memang ada pesan dari nabi untuk mentaati para khalifah rasyidah ini.</p>
	<p>2. Khilafah Bani Umayyah</p>
	<p>Khilafah ini berpusat di Syiria, tepatnya di kota Damaskus. Berdiri untuk masa waktu sekitar 90 tahun atau tepatnya 89 tahun, setelah era khulafa ar-rasyidin selesai. Khalifah pertama adalah Mu&#8217;awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Adapun masa kekuasaan mereka sebagai berikut:</p>
	<p>Mu&#8217;awiyyah bin Abi Sufyan (tahun 40-64 H/661-680 M) </p>
	<p>Yazid bin Mu&#8217;awiyah (tahun 61-64 H/680-683 M) </p>
	<p>Mu&#8217;awiyah bin Yazid (tahun 64-65 H/683-684 M) </p>
	<p>Marwan bin Hakam (tahun 65-66 H/684-685 M) </p>
	<p>Abdul Malik bin Marwan (tahun 66-86 H/685-705 M) </p>
	<p>Walid bin &#8216;Abdul Malik (tahun 86-97 H/705-715 M) </p>
	<p>Sulaiman bin &#8216;Abdul Malik (tahun 97-99 H/715-717 M) </p>
	<p>&#8216;Umar bin &#8216;Abdul &#8216;Aziz (tahun 99-102 H/717-720 M) </p>
	<p>Yazid bin &#8216;Abdul Malik (tahun 102-106 H/720-724M) </p>
	<p>Hisyam bin Abdul Malik (tahun 106-126 H/724-743 M) </p>
	<p>Walid bin Yazid (tahun 126 H/744 M) </p>
	<p>Yazid bin Walid (tahun 127 H/744 M) </p>
	<p>Ibrahim bin Walid (tahun 127 H/744 M) </p>
	<p>Marwan bin Muhammad (tahun 127-133 H/744-750 M)<br />
Sebenarnya khilafah Bani Ummayah ini punya perpanjangan silsilah, sebab satu dari keturunan mereka ada yang menyeberang ke semenanjung Iberia dan masuk ke Spanyol. Di Spanyol mereka kemudian mendirikan khilafah tersendiri yang terlepas dari khilafah besar Bani Abbasiyah.</p>
	<p>3. Khilfah Bani Abbasiyah</p>
	<p>Kemudian kekhilafahan beralih ke tangan Bani &#8216;Abasiyah yang berpusat di Baghdad. Total masa berlaku khilafah ini sekitar 446 tahun. Khalifah pertama adalah Abu al-&#8217;Abbas al-Safaah. Sedangkan khalifah terakhirnya Al-Mutawakil &#8216;Ala al-Allah.</p>
	<p>Secara rinci masa kekuasaan mereka sebagai berikut:</p>
	<p>Abul &#8216;Abbas al-Safaah (tahun 133-137 H/750-754 M) </p>
	<p>Abu Ja&#8217;far al-Manshur (tahun 137-159 H/754-775 M) </p>
	<p>Al-Mahdi (tahun 159-169 H/775-785 M) </p>
	<p>Al-Hadi (tahun 169-170 H/785-786 M) </p>
	<p>Harun al-Rasyid (tahun 170-194 H/786-809 M) </p>
	<p>Al-Amiin (tahun 194-198 H/809-813 M) </p>
	<p>Al-Ma&#8217;mun (tahun 198-217 H/813-833 M) </p>
	<p>Al-Mu&#8217;tashim Billah (tahun 618-228 H/833-842M) </p>
	<p>Al-Watsiq Billah (tahun 228-232 H/842-847 M) </p>
	<p>Al-Mutawakil &#8216;Ala al-Allah (tahun 232-247 H/847-861 M) </p>
	<p>Al-Muntashir Billah (tahun 247-248 H/861-862 M) </p>
	<p>Al-Musta&#8217;in Billah (tahun 248-252 H/862-866 M) </p>
	<p>Al-Mu&#8217;taz Billah (tahun 252-256 H/866-869 M) </p>
	<p>Al-Muhtadi Billah (tahun 256-257 H/869-870 M) </p>
	<p>Al-Mu&#8217;tamad &#8216;Ala al-Allah (tahun 257-279 H/870-892 M) </p>
	<p>Al-Mu&#8217;tadla Billah (tahun 279-290 H/892-902 M) </p>
	<p>Al-Muktafi Billah (tahun 290-296 H/902-908 M) </p>
	<p>Al-Muqtadir Billah (tahun 296-320 H/908-932 M) </p>
	<p>Al-Qahir Billah (tahun 320-323 H/932-934 M) </p>
	<p>Al-Radli Billah (tahun 323-329 H/934-940 M) </p>
	<p>Al-Muttaqi Lillah (tahun 329-333 H/940-944 M) </p>
	<p>Al-Musaktafi al-Allah (tahun 333-335 H/944-946 M) </p>
	<p>Al-Muthi&#8217; Lillah (tahun 335-364 H/946-974 M) </p>
	<p>Al-Tha`i&#8217; Lillah (tahun 364-381 H/974-991 M) </p>
	<p>Al-Qadir Billah (tahun 381-423 H/991-1031 M) </p>
	<p>Al-Qa`im Bi Amrillah (tahun 423-468 H/1031-1075 M) </p>
	<p>Al-Mu&#8217;tadi Bi Amrillah (tahun 468-487 H/1075-1094 M) </p>
	<p>Al-Mustadhhir Billah (tahun 487-512 H/1094-1118 M) </p>
	<p>Al-Mustarsyid Billah (tahun 512-530 H/1118-1135 M) </p>
	<p>Al-Rasyid Billah (tahun 530-531 H/1135-1136 M) </p>
	<p>Al-Muqtafi Liamrillah (tahun 531-555 H/1136-1160 M) </p>
	<p>Al-Mustanjid Billah (tahun 555-566 H/1160-1170 M) </p>
	<p>Al-Mustadli`u Biamrillah (tahun 566-576 H/1170-1180 M) </p>
	<p>Al-Naashir Lidinillah (tahun 576-622 H/1180-1225 M) </p>
	<p>Al-Dhahir Biamrillah (tahun 622-623 H/1225-1226 M) </p>
	<p>Al-Mustanshir Billah (tahun 623-640 H/1226-1242 M) </p>
	<p>Al-Musta&#8217;shim Billah (tahun 640-656 H/1242-1258 M) </p>
	<p>Al-Mustanshir Billah II (tahun 660-661 H/1261-1262 M) </p>
	<p>Al-Haakim Biamrillah I (tahun 661-701 H/1262-1302 M) </p>
	<p>Al-Mustakfi Billah I (tahun 701-732 H/1302-1334 M) </p>
	<p>Al-Watsiq Billah I (tahun 732-742 H/1334-1343 M) </p>
	<p>Al-Haakim Biamrillah II (tahun 742-753 H/1343-1354 M) </p>
	<p>Al-Mu&#8217;tadlid Billah I (753-763 H/1354-1364 M) </p>
	<p>Al-Mutawakil &#8216;Ala al-Allah I (th. 763-785 H/1364-1386 M) </p>
	<p>Al-Watsir Billah II (tahun 785-788 H/1386-1389 M) </p>
	<p>Al-Musta&#8217;shim (tahun 788-791 H/1389-1392 M) </p>
	<p>Al-Mutawakil &#8216;Ala al-Allah II (th. 791-808 H/1392-1409 M) </p>
	<p>Al-Musta&#8217;in Billah (tahun 808-815 H/1409-1416 M) </p>
	<p>Al-Mu&#8217;tadlid Billah II (tahun 815-845 H/1416- 1446 M) </p>
	<p>Al-Mustakfi Billah II (tahun 845-854 H/1446-1455 M) </p>
	<p>Al-Qa`im Biamrillah (tahun 754-859 H/1455-1460 M) </p>
	<p>Al-Mustanjid Billah (tahun 859-884 H/1460-1485 M) </p>
	<p>Al-Mutawakil &#8216;Ala al-Allah III (th 884-893 H/1485-1494 M) </p>
	<p>Al-Mutamasik Billah (tahun 893-914 H/1494-1515 M) </p>
	<p>Al-Mutawakil &#8216;Ala al-Allah IV (th 914-918 H/1515-1517 M)<br />
Khilafah Bani Abbasiyah dihancurkan oleh pasukan Tartar (Mongol), sehingga umat Islam sempat hidup selama 3,5 tahun tanpa adanya khalifah. Namun kurun waktnya hanya terpaut 3 tahun setengah saja dan segera berdiri khilafah Utsmaniyah.</p>
	<p>4. Khilafah Bani Utsmaniyyah</p>
	<p>Khilafah Bani Utsmaniyyah tercatat memiliki30 orang khalifah, yang berlangsung mulai dari abad 10 Hijriyah atau abad ke enam belas Masehi. Nama-nama mereka sebagai berikut:</p>
	<p>Salim I (tahun 918-926 H/1517-1520 M) </p>
	<p>Sulaiman al-Qanuni (tahun 926-974 H/1520-1566 M) </p>
	<p>Salim II (tahun 974-982 H/1566-1574 M) </p>
	<p>Murad III (tahun 982-1003 H/1574-1595 M) </p>
	<p>Muhammad III (tahun 1003-1012 H/1595-1603 M) </p>
	<p>Ahmad I (tahun 1012-1026 H/1603-1617 M) </p>
	<p>Mushthafa I (tahun 1026-1027 H/1617-1618 M) </p>
	<p>&#8216;Utsman II (tahun 1027-1031 H/1618-1622 M) </p>
	<p>Mushthafa I (tahun 1031-1032 H/1622-1623 M) </p>
	<p>Murad IV (tahun 1032-1049 H/1623-1640 M) </p>
	<p>Ibrahim I (tahun 1049-1058 H/1640-1648 M) </p>
	<p>Muhammad IV (tahun 1058-1099 H/1648-1687 M) </p>
	<p>Sulaiman II (tahun 1099-1102 H/1687-1691 M) </p>
	<p>Ahmad II (tahun 1102-1106 H/1691-1695 M) </p>
	<p>Mushthafa II (tahun 1106-1115 H/1695-1703 M) </p>
	<p>Ahmad III (tahun 1115-1143 H/1703-1730 M) </p>
	<p>Mahmud I (tahun 1143-1168 H/1730-1754 M) </p>
	<p>&#8216;Utsman III (tahun 1168-1171 H/1754-1757 M) </p>
	<p>Musthafa III (tahun 1171-1187 H/1757-1774 M) </p>
	<p>&#8216;Abdul Hamid I (tahun 1187-1203 H/1774-1789 M) </p>
	<p>Salim III (tahun 1203-1222 H/1789-1807 M) </p>
	<p>Musthafa IV (tahun 1222-1223 H/1807-1808 M) </p>
	<p>Mahmud II (tahun 1223-1255 H/1808-1839 M) </p>
	<p>&#8216;Abdul Majid I (tahun 1255 H-1277 H/1839-1861 M) </p>
	<p>&#8216;Abdul &#8216;Aziz I (tahun 1277-1293 H/1861-1876 M) </p>
	<p>Murad V (tahun 1293-1293 H/1876-1876 M) </p>
	<p>&#8216;Abdul Hamid II (tahun 1293-1328 H/1876-1909 M) </p>
	<p>Muhammad Risyad V (tahun 1328-1338 H/1909-1918 M) </p>
	<p>Muhammad Wahiddin (II) (th. 1338-1340 H/1918-1922 M) </p>
	<p>&#8216;Abdul Majid II (tahun 1340-1342 H/1922-1924 M). </p>
	<p>Khalifah terakhir umat Islam sedunia adalah &#8216;Abdul Majid II. Semenjak tumbangnya khilafah terakhir ini, berarti umat Islam telah hidup lebih dari selama (2006-1924= 82 tahun) tanpa keberadaan lembaga yang menyatukan.</p>
	<p>Kepastian Kembalinya Khilafah </p>
	<p>Lepas dari realitas di lapangan yang kurang menggembirakan, di mana umat Islam saat in menjadi budak barat, kekayaan alam mereka dijarah, ekonomi mereka terpuruk, nilai mata uang mereka sangat rendah, hutang luar negeri merekabertumpuk tak terbayar, pemuda mereka dirusak, wanita mereka menjadi hamba syahwat, bahkan masih ditambah lagi dengan rombongan Islam liberal dan sebagainya, namunmasih ada harapan.</p>
	<p>Kita masih menemukan satu hadits dari Rasulullah SAW yang cukup melegakan, yaitu kabar gembira dari beliau bahwa suatu saat, khilafah ini akan kembali terbentuk, bahkan dengan kualitasnya yang rasyidah itu.</p>
	<p>Sabda Rasulullah saw, &#8220;Kemudian akan tegak Khilafah Rasyidah yang sesuai dengan manhaj Nabi”. </p>
	<p>Namun tentunya khilafah ini tidak akan terbentuk begitu saja, bila hanya dengan doa dan diam saja. Atau hanya dengan bicara dan demonstrasi saja. Setiap umat Islam meski bersinergi untuk saling menguatkan dan saling menyokong semua upaya untuk kembali kepada khilafah Islamiyah.</p>
	<p>Sebab setiap elemen umat punya potensi yang mungkin tidak dimiliki oleh saudaranya. Maka seruan untuk kembali kepada khilafah seharusnya bukan sekedar lips service, namun harus diiringi dengan kerja nyata, pembinaan dan pengkaderan 1,5 milyar umat, pendirian lembaga pendidikan dan sekian banyak pos-pos penting umat. Lantas diiringi juga dengan kebesaran hati, keterbukaan sikap serta jiwa kepemimpinan dunia Islam yang mumpuni.</p>
	<p>Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk dapat menyaksikan beridirnya khilafah Islamiyah semasa kita hidup. Sungguh sebuah kepuasan yang dimpikan oleh dunia Islam selama ini. Amien.</p>
	<p>Wallahu a&#8217;lam bishshawab wassalamu &#8216;alaikum warahmatullahi warabaraktuh.</p>
	<p>Sumber: Eramuslim</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/urutan-khilafah-islamiyah/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita lucu</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/103/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/103/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 18:58:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/103/</guid>
		<description><![CDATA[	Ada cerita lucu dari myquran.com, pembahasan tentang sms-an ama akhwat. Banyak perdebatan. Dan ini ceritanya :
mau denger pengalaman ana
hmm..ya akhirnya ana bongkar deh, tapi dikit aja yah
	sms sama akhwat teu apa2, but kalo itu memang butuh tanpa ada hasrat, ingat tak ada hasrat
	hmm, ana menyukai seorang akhwat yg kini dia adalah dede yg ana cintai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ada cerita lucu dari myquran.com, pembahasan tentang sms-an ama akhwat. Banyak perdebatan. Dan ini ceritanya :<br />
mau denger pengalaman ana<br />
hmm..ya akhirnya ana bongkar deh, tapi dikit aja yah</p>
	<p>sms sama akhwat teu apa2, but kalo itu memang butuh tanpa ada hasrat, ingat tak ada hasrat</p>
	<p>hmm, ana menyukai seorang akhwat yg kini dia adalah dede yg ana cintai banget..he..he..</p>
	<p>awalnya ana sms dia karena iseng aja n satu lagi memang dia salah satu remaja masjid yg paling rajin (menurut ana niyh)</p>
	<p>ana pernah siaran radio di salah satu radio nasyid depok, dan tau nggak dede ana yg sering sms, padahal sms ntu mau request</p>
	<p>lanjutnya ana yg mulai sms</p>
	<p>ngasih tausiyah n tetek bengeknya deh</p>
	<p>lanjut sms ana menjadi</p>
	<p>&#8220;hai, kaifa haluk? udah makan lom?&#8221;</p>
	<p>nah jadi gto</p>
	<p>2 bulan kemudian hubungan ana lewat sms diketahui ummi-nya, wah gawat, but umminya cuma bilang, kalo suka bilang dong!!! jangan sekedar sms</p>
	<p>2 bulan kemudia abinya tau</p>
	<p>ana dipanggil sang abi</p>
	<p>anta tau kan namanya zina?</p>
	<p>anma mikir lagi, apa hubungannya zina dengan sms, padahal nggak ada yg disentuh secara fisik or jarang pula tatap muka</p>
	<p>&#8220;anta dah sms anak ana brapa kali?&#8221;</p>
	<p>ana diam</p>
	<p>&#8220;prasaan apa yg anta keluarkan ketika sms ke anak ana?&#8221;</p>
	<p>hmm, dalam hati ana jawab geli, cinta, iseng, n nyari temen ngobrol<br />
ana tersenyum kecut</p>
	<p>ana jawab aja, ana suka sama anak abi!</p>
	<p>sudah mahramkah?</p>
	<p>kalo belum, adakah hasrat bila bercinta, rangsangan, pemikiran nyeleneh dan semacamnya yg mereka semua adalah permainan syaitan yg jelas nyata dalam pikiran anta&#8230;</p>
	<p>hasrat mencintai dan berpikiran negatif menimbulkan zina tak nyata</p>
	<p>1 kata dalam sms brapa huruf? minimal 5 max 8 huruf</p>
	<p>1 huruf =1hasrat=1zina</p>
	<p>berarti 1 kata anta dalam sms = 5 zina atau 8 zina</p>
	<p>lalu ana harus milih</p>
	<p>anta mau lanjut atau nggak</p>
	<p>1.Lanjut=Mengmahramkan hubungan lebih halal(eh mahram kan udah halal yah, upz)<br />
2.Nggak=ninggalin n nggak berhubungan</p>
	<p>n ana jawab</p>
	<p>u know lah</p>
	<p>wassalam</p>
	<p>afwan kalo kurang jelas<br />
***<br />
Duh, enaknya jadi dia. Dapat istri yang mertuanya ngerti ama tarbiyah. Calon mertuaku dulu malah nanya yang bikin aku sedikit panas. Untung gak jadi nikah ama tuh akhwat. Habis dia lum punya binaan seh!. HEHEHE
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/103/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>PERKENALKAN, KAMI ADALAH MUSLIM!!!!!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/perkenalkan-kami-adalah-muslim/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/perkenalkan-kami-adalah-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 18:35:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/perkenalkan-kami-adalah-muslim/</guid>
		<description><![CDATA[	Islam adalah nama agama kami. Artinya adalah &#8220;selamat&#8221; atau &#8220;tunduk patuh.&#8221; Kami telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah semata. Anda tidak tahu ilah? Ilah adalah sesuatu yang diharapkan, ditakuti, dicintai, dan dipatuhi oleh manusia. Itulah pernyataan loyalitas yang kami ulang sedikitnya sembilan kali dalam sehari semalam.
	Kami adalah manusia yang merdeka. Merdeka dari desakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Islam adalah nama agama kami. Artinya adalah &#8220;selamat&#8221; atau &#8220;tunduk patuh.&#8221; Kami telah bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah semata. Anda tidak tahu ilah? Ilah adalah sesuatu yang diharapkan, ditakuti, dicintai, dan dipatuhi oleh manusia. Itulah pernyataan loyalitas yang kami ulang sedikitnya sembilan kali dalam sehari semalam.</p>
	<p>Kami adalah manusia yang merdeka. Merdeka dari desakan hawa nafsu. Tidak mudah, tapi kami selalu berusaha untuk tetap loyal pada satu-satunya ilah kami. Kami bukan termasuk orang-orang yang tunduk pada keinginannya pribadi. Kami juga tidak tunduk pada godaan kesenangan badani belaka. Kami merdeka karena tunduk pada Allah semata.</p>
	<p>Bagi kami, tidak ada yang absolut kecuali Allah. Kami tidak mengutak-atik Kitab Suci kami, bahkan tidak berani sekedar untuk menambah satu kata atau huruf baru ke dalamnya. Kami tidak berani untuk berpikir bahwa kami lebih tahu urusan kami sendiri. Ada Yang Maha Tahu yang akan menyelesaikan segala urusan kami. Kami berani di hadapan manusia dan takut di hadapan Allah, lantang di hadapan diktator dan menyerah tanpa syarat di hadapan Allah. Jangan bingung. Ini hanya masalah menempatkan diri pada kedudukannya yang benar.</p>
	<p>Kami ini Muslim.</p>
	<p>Anda tahu siapa kami? Kami adalah umat yang selalu menimbulkan rasa cemas kepada mereka yang diliputi dengki. Kami menyuruh putri-putri kami berhijab, dan hal itu membuat semua orang khawatir. Padahal mereka tidak ragu melepas putri-putri mereka dengan pakaian minim hingga larut malam. Ah, mereka hanya takut, karena kaum perempuan Muslim hidupnya lebih menyenangkan. Mereka takut semua perempuan akan mengikuti jejak putri-putri kami.</p>
	<p>Agama kami memang tidak pernah menyelisihi fitrah. Semuanya sesuai dengan karakter dasar manusia. Mereka menutup aurat bukan karena terpaksa, melainkan karena memang demikianlah yang baik bagi mereka. Tanyakanlah pada putri-putrimu, bukankah hari-hari mereka dilalui dengan penuh kekhawatiran karena mata lelaki yang selalu sigap menangkap apa-apa yang sesuai dengan syahwatnya? Tanyakanlah pada kaum perempuanmu, bukankah hidup mereka penuh dengan penyesalan karena selalu disusahkan oleh para pria hidung belang? Ah, tidak perlu dijawab. Kami sudah tahu jawaban jujurnya.</p>
	<p>Jangan heran jika kami enggan menyentuh minuman beralkohol, karena Allah memang tidak menghendaki hamba-hamba-Nya melakukan perbuatan-perbuatan yang bodoh seperti lazimnya orang mabuk. Semua hukum yang susah payah dirumuskan oleh negara-negara Barat untuk menghindari ekses negatif dari minuman keras hanya teori usang. Cukup sebuah ayat dalam Al-Qur&#8217;an, maka kami pun menjauh darinya. Inilah bukti ketundukan kami.</p>
	<p>Mengapa kalian bingung menyaksikan kami shalat lima waktu setiap harinya? Justru kamilah yang bingung melihat kalian begitu jarang meluangkan waktu untuk Tuhan. Anda pikir shalat itu mempersulit hidup kami? Demi Allah, kami tidak membasuh kepala kami dengan wudhu dan tersungkur dalam sujud kecuali untuk mendapatkan manisnya iman. Kami paham jika Anda tidak mengerti. Rasa manis hanya dipahami oleh mereka yang memiliki lidah. Iman hanya dimengerti oleh mereka yang bersedia untuk tunduk.</p>
	<p>Kalian yang tidak memahami lezatnya iman tidak akan mengerti tujuan hidup kami. Kami hidup hanya untuk mati. Semua manusia begitu, tapi sedikit yang mau mengakuinya. Kenyataannya semua manusia akan mati. Bedanya, kami memiliki tujuan yang pasti, dan kami yakin pada petunjuk arah yang terpampang di depan mata. Kami tidak takut mati, karena mati itu keniscayaan. Tidak ada bedanya mati sekarang atau tahun depan. Yang menjadikannya beda hanyalah caranya. Kami adalah kaum yang akan maju berdesak-desakan ketika pintu menuju syahid terbuka.</p>
	<p>Anda tidak paham? Tentu saja, karena Anda tidak memiliki kerinduan kepada akhirat.</p>
	<p>Siapa pun boleh menyangkal, tapi kebenaran adalah kebenaran. Kami hanya menyuarakan kebenaran, dan kebenaran itu lincah seperti air. Jika terhalang batu, ia akan mengambil jalan lain. Jika dibendung, ia akan berkumpul hingga cukup banyak dan akhirnya melimpah dari dinding yang menghadang. Jika Anda berusaha memenjarakan kebenaran yang terus mengalir dalam suatu wadah, maka niscaya kebenaran itu akan menekan ke segala arah, dan semua dinding pun akan runtuh.</p>
	<p>Anda bisa menghina Rasul kami dengan berbagai gambar yang tak pantas, tapi semuanya hanya akan berakhir mengenaskan bagi para penghujat. Di negeri penghujat Rasulullah saw. itu, lima ribu eksemplar Al-Qur&#8217;an telah terjual dalam lima bulan saja. Anda bisa menyebarkan kabar bohong apa pun tentang kami, namun hal itu hanya akan mendorong semua orang untuk mengenal kami lebih jauh. Ini adalah kabar buruk bagi kalian, karena siapa pun yang mempelajari Islam dengan baik niscaya hatinya akan tersentuh. Teruskanlah makar ini, dan kami akan tetap menjadi pemenangnya!</p>
	<p>Anda bisa mengajak semua orang untuk memerangi kami, namun kebenaran akan sampai juga pada telinga-telinga yang tetap terbuka. Kalian bisa membumihanguskan negeri-negeri kami, namun Islam akan sampai juga di negeri kalian. Cepat atau lambat, negeri kalian akan menerima Islam dengan tangan terbuka, karena kebenaran akan selalu menyentuh hati manusia yang cenderung pada kelembutan.</p>
	<p>Kami ini Muslim. Kamilah yang akan memenangkan pertarungan, jika memang Anda bersikeras untuk bertarung. Tapi jangan khawatir, karena kami tidak merasa perlu memaksa Anda masuk ke dalam barisan kami. Cukuplah dengan menjadi teman yang baik, dan semuanya akan baik-baik saja. Allah SWT tidak melarang kami berteman dengan siapa pun yang tidak memerangi kami. Kepada semuanya, kami sampaikan salam hangat persahabatan: bukalah pintu hati kalian untuk kebenaran, dan ia akan datang dengan berbagai cara yang belum pernah kalian bayangkan sebelumnya.</p>
	<p>Kami adalah tangan-tangan yang saling berpegangan dan saling menjaga satu sama lainnya. Kami adalah dahaga yang saling mendahulukan. Kami adalah tubuh-tubuh yang saling menyelamatkan. Kami adalah lidah-lidah yang saling menghibur dan hati yang saling mencemaskan.</p>
	<p>Kami adalah Muslim. Kami akan menang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/perkenalkan-kami-adalah-muslim/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Akhwat CAKEP</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/akhwat-cakep/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/akhwat-cakep/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 18:22:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/akhwat-cakep/</guid>
		<description><![CDATA[	Duh siapa seh yan g pengen nikah ama akhwat? pasti ikhwan gak normal tuh. Apalagi nikah ama akhwat yang jam terbangnya dah wah!, punya binaan lebih dari 2 kelompok, hafal 2 juz lebih. Atau hal yang buat ikhwan streess (karena kalah saingan).
Eh, kemaren seh ada istilah ikhwan GANTENG. Skrang ada akhwat  CAKEP. ada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Duh siapa seh yan g pengen nikah ama akhwat? pasti ikhwan gak normal tuh. Apalagi nikah ama akhwat yang jam terbangnya dah wah!, punya binaan lebih dari 2 kelompok, hafal 2 juz lebih. Atau hal yang buat ikhwan streess (karena kalah saingan).<br />
Eh, kemaren seh ada istilah ikhwan GANTENG. Skrang ada akhwat  CAKEP. ada yang mau? yang penting ane dulu dah!</p>
	<p>1. Confidence<br />
Tentu saja c yang ana maksud di sini bukan chatting yang saya bicarakan diatas….tapi Confidence</p>
	<p>Fenomena akhwat saat ini terjadi karena kurangnya rasa percaya diri, bahkan ada seorang ukhti yang menolak saat hendak di beri binaan, dengan alasan belum siap, lantas mau menunggu sampai kapan? Apa kita mau menjadi aktivis ketinggalan yang perlu lama menjadi dewasa di jalan ini? Atau aktivis yang tak pernah dewasa?Ya… memang banyak orang yang masuk ke jalan ini, namun terkadang ia hanya berdiri saja di tepi tanpa mau melanjutkan perjalanannya dan melihat saja orang orang yang berlalu lalang.</p>
	<p>Sungguh fenomena yang tidak lucu saat seorang akhwat menolak binaannya.</p>
	<p>2.Adroit,Tangkas</p>
	<p>Akhwat tangkas yang bisa membaca situasi</p>
	<p>Sungguh banyak akhwat yang kuper, tidak tahu perkembangan saudara saudara saudara seimannya di berbagai belahan dunia..bahkan menjadi orang yang tidak di perhitungkan dimasyarakat, ana sungguh simpati dengan seorang akhwat yang tidak hanya aktif di kampus, namun juga di pandang di masyarakat karena kepintarannya bergaul, tapi jangan sampai menjadi akhwat yang kelewat gaul sehingga kita melupakan norma norma dan aturan, sehingga tak ada lagi figur seorang akhwat saat kita berada di masyarakat</p>
	<p>Ana jadi ingat penuturan beberapa teman, ada akhwat yang tidak nampak “ tarbiyah” nya saat berada diantara teman-teman nya. Tak ada maksud ghibah disini, karena sesungguhnya harapan teman-teman kita tersebut adalah jua harapan Allah pada diri kita. Sepakat?</p>
	<p>3.Kindness</p>
	<p>Pernah dengar akhwat ketus? Judes? </p>
	<p>Sesungguhnya warna celupan Allah itu indah bila di bingkai dengan keislaman, lihat saja Umar yang tetap keras atau abu bakar yang lembut setelah keislamannya tetap dengan karakter mereka , dan sungguh indah Rosulullah menggambarkan kedua sifat mereka tersebut.seperti ungkapan Salim A.Fillah” alangkah sunyinya dunia jika semua seragam,biarkan semua melekat sesuai yang Allah lekatkan pada diri kita, maka akan tetap ada akhwat jago karate seperti Nusaibah binti Ka’ab yang menyertai Rosulullah kemanapun beliau bergerak di medan perang, akan tetapi ada yang berkepribadian kuat dan berani seperti Ummu Hani’ binti Abu Thalib, tetap ada yang suka bermanja dan ceria seperti Aisyah, ada yang tetap bisa membentak dan tertawa terbahak seperti Hafsah akan tetapi ada yang lembut dan kleibuan seperti Khadijah”</p>
	<p>“Celupan warna Allah . dan siapakah yang lebih baik celuipan warnanya daripada Allah. Dan kepada Allah saja kami beribadah”(Al Baqarah 138)</p>
	<p>Namun yang kita bicarakan adalah karakter, jauh berbeda dengan sifat, yang bisa kita rubah, jadi tidak ada lagi akhwat judes, suka ngerumpi, berkata kasar hingga menyakiti saudara dengan alasan itu semua karena dari “sononya”…..atau akhwat yang kelewat tomboy, memang ada beberapa akhwat yang terlihat “gagah” atau suka mengenakan sepatu kets, namun sangat berbeda bila kasusnya adalah menggagahkan diri karena ingin disebut tampan?(maksud lo?) ya itu, kadang kita suka disebut akhwat kesatria sehinga menggagah gagah kan diri, baik cara berjalan ataupun saat berbicara. Atau akhwat yang kelewat tangkas sehingga selalu membantah qiyadah dengan alasan ia berkarakter kritis.nah lo?</p>
	<p>4. Exclaim</p>
	<p>Menyerukan. Aslih nafsaka, wad’u ghairaka</p>
	<p>Perbaiki diri sendiri lantas seru orang lain, kalau kita selalu menunggu perbaikan diri lantas baru menyatakan kesediaan untuk menyeru atau menjadi seorang murobbi, sampai kapan gituuuu?, ingat, kita bukan orang suci, namun orang orang yang insya Allah selalu memperbaiki diri, dan saat kita menyeru kepada orang lain yakinlah saat itu akan seiring juga dengan usaha kita untuk memperbaiki diri, dan jangan putus asa dengan ampunan Allah, teruslah bertaubat dan tingkatkan ibadah, jadikan orang orang di sekitar kita cermin, antum akan tahu kondisi ruhiyah antum dengan memperhatikan sikap saudari saudari antum. Maka saat antum merasa jauh dari saudari saudari, cek lagi kedekatan antum dengan Allah. Tips yang mudah bukan. Kita akan tahu posisi kita di sisi Allah dengan melihat posisi Allah di hati kita.ok ukhtyfillah?</p>
	<p>5. Patient</p>
	<p>Patient disini bukan sakit, tapi sabar. Saat kita merasa kaki ini tak kuat lagi berdiri disini, yakinlah itu bukan karena kita lemah, namun karena kita tidak menyerahkan semuanya pada si pemilik semua kemudahan, mengadu saja padanya bahkan seorang Rosullullah saja mengadu pada Nya saat ia merasa goyah, apalagi kita, mungkin ada saatny kita merasa saudara sadara kita tidak mengerti kondisi kita, atau kita merasa tak sanggup memikul sebuah amanah, jangan berbalik saudariku, jika kita keluar dari jalan ini, hidayah tuhan mana yang kita harapkan, jika saja Allah mencabut nikmat iman dan hidayah ini dari hati kita, tuhan mana yang sanggup mengembalikan?</p>
	<p>Tiap kita pernah putus asa, tiap kita pernah lemah, namun tak berarti itu menyurutkan niat kita menuju cahaya Nya.ALLAHUAKBAR!!!!!</p>
	<p>Sesungguhnya semua ini adalah jua sebuah cermin diri bagi ana. Keep spirit, keep fight saudariku.</p>
	<p>Dapet dari sebelah
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/akhwat-cakep/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 17:59:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/</guid>
		<description><![CDATA[	Berikut ini adalah hasil jajak pendapat yang diambil oleh Allan &#038; Barbara Pease dari 15 ribu orang pria dan wanita berusia 17-60 tahun.
	Menurut para pria, apa yang dicari wanita dari pria? 
	kepribadian
	tubuh atletis
	rasa humor
	kepekaan
	ketampanan
	Pada kenyataannya, apa yang dicari wanita dari pria? 
	kepribadian
	rasa humor
	kepekaan
	kecerdasan
	tubuh atletis
	Dari kedua daftar itu bisa kita simpulkan bahwa kecerdasan dan segi-segi batiniah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Berikut ini adalah hasil jajak pendapat yang diambil oleh Allan &#038; Barbara Pease dari 15 ribu orang pria dan wanita berusia 17-60 tahun.</p>
	<p>Menurut para pria, apa yang dicari wanita dari pria? </p>
	<p>kepribadian</p>
	<p>tubuh atletis</p>
	<p>rasa humor</p>
	<p>kepekaan</p>
	<p>ketampanan</p>
	<p>Pada kenyataannya, apa yang dicari wanita dari pria? </p>
	<p>kepribadian</p>
	<p>rasa humor</p>
	<p>kepekaan</p>
	<p>kecerdasan</p>
	<p>tubuh atletis</p>
	<p>Dari kedua daftar itu bisa kita simpulkan bahwa kecerdasan dan segi-segi batiniah lainnya (yang menempati urutan nomor 1-4) ternyata jauh lebih dicari wanita dari pria ketimbang ketampanan dan segi-segi lahiriah lainnya. Makanya, kalo ada cewek cantik kok mau berjodoh ama cowok yang gak tampan dan kurang atletis, jangan heran dan jangan iri! Mungkin saja, si cewek nemuin kepribadian yang memikat, rasa humor, kepekaan, dan kecerdasan pada diri si cowok. Terus, menurut para wanita, apa yang dicari pria dari wanita? </p>
	<p>kecantikan</p>
	<p>bodi indah</p>
	<p>dada indah</p>
	<p>pantat besar</p>
	<p>kepribadian</p>
	<p>Pada kenyataannya, apa yang dicari pria dari wanita? </p>
	<p>kepribadian</p>
	<p>kecantikan</p>
	<p>kecerdasan</p>
	<p>rasa humor</p>
	<p>bodi indah</p>
	<p>Dari kedua daftar itu bisa kita simpulkan bahwa banyak cewek salah-sangka. Mereka mengira, para cowok sangat menghendaki keindahan lahiriah wanita. (Kepribadian hanya menempati nomor lima, sedangkan nomor 1-4 semuanya mengenai keindahan lahiriah. Mungkin ini gara-gara media massa yang gencar mengeksploitasi daya-tarik seksual wanita.) Padahal, pada kenyataannya, para cowok lebih mengharap kecantikan batiniah wanita daripada lahiriahnya. (Kepribadian di posisi pertama, kecerdasan dan rasa humor di posisi ketiga dan keempat.)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/yang-sesungguhnya-diinginkan-cewekcowok/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Untuk semua Akhwat</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/untuk-semua-akhwat/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/untuk-semua-akhwat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 17:42:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/untuk-semua-akhwat/</guid>
		<description><![CDATA[	Kriiiing, kriiiiing,kriiiiing, pak pos lewat tepat di depan sekumpulan akhwat yang sedang LIQO’ ( ngaji ), tiba-tiba pak pos menghampiri mereka
“assalamu’alaikum”
“waa’alikumussalam” jawab akhwat serempak
“afwan, ukhti… ini ada surat untuk mujahidah” kata pak pos
“ooooh… syukron pak”
“ya.. afwan” jawab pak pos singkat, sesingkat beliau mampir ke tempat itu
“assalamu’alaikum” pamit pak pos
“wa’alaikum salam” jawab jilbaber serempaktak sabaran merekapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kriiiing, kriiiiing,kriiiiing, pak pos lewat tepat di depan sekumpulan akhwat yang sedang LIQO’ ( ngaji ), tiba-tiba pak pos menghampiri mereka<br />
“assalamu’alaikum”<br />
“waa’alikumussalam” jawab akhwat serempak<br />
“afwan, ukhti… ini ada surat untuk mujahidah” kata pak pos<br />
“ooooh… syukron pak”<br />
“ya.. afwan” jawab pak pos singkat, sesingkat beliau mampir ke tempat itu<br />
“assalamu’alaikum” pamit pak pos<br />
“wa’alaikum salam” jawab jilbaber serempaktak sabaran merekapun membuka surat yang baru saja di terimanya<br />
bereweeeek, sebuah amplop berwarna pink di sobek, lalu seorang murobbiyah pun membacanya, dan mutarobbbiyah khusyu mendengarkannya</p>
	<p>“ assalamu’alaikum warahmatullahi wabaraktuh “ seuntai kata dari surat itu mulai di baca<br />
“wa’alaikum salam warahmatullahi wabaraktuhu” jawab jilbaber lagi-lagi kompak<br />
“ukhti… yang di nantikan syurga “ satu persatu murobbiyah mulai mengalirkan kata-kata surat yang di bacanya</p>
	<p>Ukhti…Besarnya kerudungmu tidak menjamin sama dengan besarnya semangat jihadmu menuju ridho tuhanmu,mungkinkah besarnya kerudungmu hanya di gunakan sebagai fashion atau gaya jaman sekarang, atau mungkin kerudung besarmu hanya di jadikan alat perangkap busuk supaya mendapatkan ikhwan yang di idamkan bahkan bisa jadi kierudung besarmu hanya akan di jadikan sebagai identitasmu saja, supaya bisa mendapat gelar akhwat dan di kagumi oleh banyak ikhwan</p>
	<p>Ukhti…tertutupnya tubuhmu Tidak) menjamin bisa menutupi aib saudaramu, keluargamu bahkan diri antum sendiri, coba perhatikan sekejap saja, apakah aib saudaramu, teman dekatmu bahkan keluargamu sendiri sudah tertutupi, bukankah kebiasaan buruk seorang perempuan selalu terulang dengan tanpa di sadari melalui ocehan-ocehan kecil sudah membekas semua aib keluargamu, aib sudaramu, bahkan aib teman dekatmu melalui lisan manis mu</p>
	<p>Ukhti…lembutnya suaramu mungkin selembut sutra bahkan lebih dari pada itu, tapi akankah kelembutan suara antum sama dengan lembutnya ksasihmu pada sauadaramu, pada anak-anak jalanan, pada fakir miskin dan pada semua orang yang menginginkan kelembutan dan kasih sayangmu</p>
	<p>Ukhti…lembutnya Parasmu tak menjamin selembut hatimu, akankah hatimu selembut salju yang mudah meleleh dan mudah terketuk ketika melihat segerombolan anak-anak palestina terlihat gigih berjuang dengan berani menaruhkan jiwa dan raga bahkan nyawa seklaipun dengan tetes darah terakhir, akankah selembut itu hatimu ataukah sebaliknya hatimu sekeras batu yang ogah dan cuek melihat ketertindasan orang lain.</p>
	<p>Ukhti…Rajinnya tilawahmu tak menjamin serajin dengan shalat malammu, mungkinkah malam-malammu di lewati dengan rasa rindu menuju tuahnmu dengan bangun di tengah malam dan di temani dengan butiran-butiran air mata yang jatuh ke tempat sujud mu serta lantunan tilawah yang tak henti-hentinya berucap membuat setan terbirit-birit lari ketakutan, atau sebaliknya, malammu selalu di selimuti dengan tebalnya selimut setan dan di nina bobokan dengan mimpi-mimpi jorokmu bahkan lupa kapan bangun shalat subuh.</p>
	<p>Ukhti…Cerdasnya dirimu tak menjamin bisa) mencerdaskan sesama saudaramu dan keluargamu, mungkinkah temanmu bisa ikut bergembira menikmati ilmu-ilmunya seperti yang entum dapatkan, ataukah antum tidak peduli sama sekali akan kecerdasan temanmu, saudaramu bahkan keluargamu, sehingga membiarkannya begitu saja sampai mereka jatuh ke dalam lubang yang snagat mengerikan yaitu maksiat</p>
	<p>Ukhti…cantiknya wajahmumu tidak menjamin kecantikan hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan diri antum sendiri, pernahkah antum menyadari bahwa kecantikan yang antum punya hanya titpan ketika muda, apakah sudah tujuh puluh tahun kedepan antum masih terlihat cantik, jangan-jangan kecantikanmu hanya di jadikan perangkap jahat supaya bisa menaklukan hati ikhwan dengan senyuman-senyuman busukmu</p>
	<p>Ukhti…tundukan pandanganmu yang katuh ke bumi tidak menjamin sama dengan tundukan semangatmu untuk beranui menundukan musuh-musuhmu, terlalu banyak musuuh yang akan antum hadapi mulai dari musuh-musuh islam sampai musuh hawa nafsu pribadimu yang selalu haus dan lapar terhadap perbuatan jahatmu,</p>
	<p>Ukhti…tajamnya tatapanmu yang) menusuk hati, menggoda jiwa tidak menjamin sama dengan tajamnya kepekaan dirimu teerhadapa warga sesamamu mu yang tertindas di palestina, pernahkah antum menangis ketika mujhaid-mujahidah kevil tertembak mati, atau dengan cuek bebk membiarkan begitu saja, pernahkah antum merasakan bagaimana rasanya baerjihad yang di lakukan oleh para mujahidah-mujahidah teladan</p>
	<p> Ukhti…lirikan mamatamu yang) menggetarkan jiwa tidak menjamin dapat menggetarkan hati saudaramu yang senang bermaksiat, coba antum perhatikan dunia sekelilingmu masih banyak teman,saudara bahkan keluarga antum sendiri belum merasakan manisny islam dan iman mereka belum merasakan apa yang antum rasakan, bisa jadi salah satu dari kleuargamu masih gemar bermaksiat, berpakaian seksi dan berprlikaku binatang yang tak karuan, sanggupkah antum menggetarkan hati-hati mereka supaya mereka bisa merasakan sama apa yang kamu rasakan yaitu betapa lezatnya hidup dalam kemulyaan islam</p>
	<p>Ukhti…tebalnya kerudungmu tidak menjamin setebal imanmu pada sang khalolikmu, antum adalah salah satu sasaran setan durjana yang selalu mengiontai dari semua penjuru mulai dari depan belakang atas bawah semua setan mengintaimu, imanmu dalam bahaya, hatimu dalam ancaman, tidak akan lama lagi imanmu akan terobrak abrik oleh tipuan setan jika imanmu tidak betul-betul di jaga olehmu, banyak cara yang harus antum lakukan mulai dari diri sendiri, dari yang paling kecil dan seharusnya di lakuakn sejak dari sekarang, kapan lagi coba….</p>
	<p>Ukhti…Putihnya kulitmu tidak menjamin seputih hatimu terhadap saudaramu, temanmu bahkan keleuargamu sendiri, masih kah hatimu terpelihara dari berbagai penyakit yang merugikan seperti riya dan sombong, pernahkah antum membanggakan diri ketika kesuksesan dakwah telah di raih dan merasa diri paling wah, merasa diri paling aktif, bahkan merasa diri paling cerdas di tas rata-rasat akhwat yang lain, sesombong itukah haitmu, lallu di manakah beningnya hatimu, dan putihnya cintamu</p>
	<p>Ukhti…rajinnya ngajimu tidak menjamin serajin) infakmu ke mesjid atau mushola, sadarkah antum kalo kotak-kotak nongkrong di masjid masih terliat kosongdan menghawatirkan, tidakkah antum memikirkan infaq sedikit saja, bahkan kalaupun infaq, kenapa uang yang paling kecil dan paling lusuh yang antum masukan, maukah antum di beri rizki sepelit itu.</p>
	<p>Ukhti…rutinnya halaqahmu tidak) menjamin serutin puasa sunanah senin kamis yang antum laksanakan , kejujuran hati tidak bisa di bohongi, kadang semangat fisik begitu bergelora untuk di laksankan tapi, semanga tr uhani tanpa di sadari turun drastic, puasa yaumul bith pun terlupakan apalagi puasa senin kamis yang di rasakan terlalu sering dalam seminggu, separah itukah hati antum, makanan fisik yang antum pikirkan dan ternyata ruhiyah pun butuh stok makanan, kita tidak pernah memikirkan bagaimana akibatnya kalau ruhiyah kurang gizi</p>
	<p>Ukhti…manisnya senyummu tak) menjamin semanis rasa kaishmu terhadap sesamamu, kadang sikap ketusmu terlalu banyak mengecewakan orang sepanjang jalan yang antum lewati, sikap ramahmu pada orang antum temui sangat jarang terlihat, bahkan selalu dan selalu terlihat cuex dan menyebalkan, kalau itu kenyataanya bagaiamana orang lain akan simpati terhadap komunitas dakwah yang memerlukan banyak kader, ingat!!! Dakwah tidak memerlukan antum tapi… antumlah yang memerlukan dakwah, kita semua memrlukan dakwah</p>
	<p>Ukhti…rajinnya shalat malammu tidak menjamin) keistiqomahan seperti rosulullah sebagai panutanmu,</p>
	<p>Ukhti…ramahnya sikapmu tidak menjamin seramah sikapmu terhadap sang kholikmu, masihkah antum senang bermanjaan dengan tuhanmu dengan shalat duhamu, shalat malammu?</p>
	<p> Ukhti…dirimu bagaikan kuntum bunga) yang mulai merekah dan mewangi, akankah nama harummu di sia-siakan begitu saja dan atau sanggupkah antum ketika sang mujahid akan segara menghampirimu</p>
	<p> Ukhti…masih ingatkah antum terhadap pepatah yang) masih teringiang sampai saat ini bahwa akhwat yang baik hanya untuk ikhwan yang baik, jadi siap-siaplah sang syuhada akan menjemputmu di pelaminan hijaumu</p>
	<p> Ukhti…Baik buruk parasmu bukanlah) satu-satunya jaminan akan sukses masuk dalam surga rabbmu.maka, tidak usah berbangga diri dengan parasmu yang molek, tapi berbanggalah ketika iman dan taqwamu sudah betul-betul terasa dan terbukti dalam hidup sehari-harimu</p>
	<p> Ukhti…muhasabah yang antum lakukan masihkah) terlihat rutin dengan menghitung-hitung kejelekan dan kebusukan kelakuan antum yang di lakukan siang hari, atau bahkan kata muhasabah itu sudah tidak terlintas lagi dalam hatimu, sungguh lupa dan sirna tidak ingat sedikitpun apa yang harus di lakukan sebelum tidur, antum tidur mendengkur begitu saja dan tidak pernah kenal apa itu muhasabah sampai kapan akhalk busuk mu di lupakan, kenapa muhasabah tidak di jadikan sebagai moment untuk perbaikan diri bukankah akhwat yang hanya akan mendapatkan ikhwah yang baik</p>
	<p> Ukhti…pernahkah antum) bercita-cita ingin mendapatkan suami ikhwan yang ideal, wajah yang manis, badan yang kekar, dengan langkah tegap dan pasti, bukankah apa yang antum pikirkan sama dengan yang ikhwan pikirkan yaitu inging mencari is tri yang solehah dan seorang mujahidah, kenapa tidak dari sekarang antum mempersiapkan diri menjadi seorangan mujahidah yang solehah</p>
	<p> Ukhti…apakah kebiasaan buruk wanita lain masih ada dan) hinggap dalam diri antum,seperti bersikap pemalas dan tak punya tujuan atau lama-lama nonton tv yang tidak karuan dan hanya kan mengeraskan hati sampai lupa waktu, lupa Bantu o0rang tua, kapan akan menjadi anak yang biruwalidain, kalau memang itu terjadi jadi sampai kapan, mulai kapan antum akan mendapat gelar mujahidah atau akhwat solehah,</p>
	<p>Ukhti…apakah pandanganmu sudah terpelihara, atau pura-pura nunduk ketika melihat seorang ikhwan dan terlepas dari itu matamu kembali jelalatan layaknya mata harimau mencari mangsa, atau tundukan pandangannmu hanya menjadi alasa n belaka karena merasa berkerudung besar la</p>
	<p>Ukhti… hatimu di jendela dunia, dirimu menjadi pusat) perhatian semua orang, sanggupkah antum menjaga izzah yang antum punya, atau sebaliknya antum bersikap acuh tak acuh terhadap penilaian orang lain dan hal itu akan merusak citra akhwat yang laing, kadang orang lain akan mempunyai persepsi di sama ratakan antara akhwat yang sautu dengan akhwat yang lain, jadi kalo antum sendiri membuat kebobrokan akhlak maka akan merusak citra akhwat yang lain</p>
	<p>Ukhti…dirimu) menjadi dambaan semua orang, karena yakinlah preman sekalipun, bahkan brandal sekalipun tidak menginginkan is tri yang akhlaknya bobrok tapi semua orang menginginkan i tri yang solehah, siapkah antum sekarang menjadi is tri solehah yang selalu di damba-dambakan oleh semua orang</p>
	<p>Selesai membaca, tak terasa murobbiyah dan mutarobbiyah pun mengeluarkan butiran-butiran halus dari matanya, mereka menangis, meratapi dan muhasabah bersama dalam liqo’atnya….</p>
	<p>Mudah2an bermanfaat……..<br />
dari blog sebelah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/untuk-semua-akhwat/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Dicari kader IT?</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/dicari-kader-it/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/dicari-kader-it/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 May 2007 17:12:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/dicari-kader-it/</guid>
		<description><![CDATA[	Malam ini pukul 00.21 aku masih didepan komputer untuk menikmati berita yang ada. Sampai akhirnya aku ketemu dengan blognya bang adang (cagub DKI Jakarta dari PKS). Aku kaget dan tersentak saat melihat blog itu berikut isinya.
Blog dengan alamat www.adangbenahijakarta.blogspot.com tampil dengan warna putih yang berisikan berita yang membuat para kader dakwah pasti marah! Termasuk aku!
Blognya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Malam ini pukul 00.21 aku masih didepan komputer untuk menikmati berita yang ada. Sampai akhirnya aku ketemu dengan blognya bang adang (cagub DKI Jakarta dari PKS). Aku kaget dan tersentak saat melihat blog itu berikut isinya.<br />
Blog dengan alamat www.adangbenahijakarta.blogspot.com tampil dengan warna putih yang berisikan berita yang membuat para kader dakwah pasti marah! Termasuk aku!<br />
Blognya penuh dengan fitnah yang diberikan oleh si pembuat blog. Bacalah sendiri.<br />
Berbeda dengan blognya Foke (cagub DKI dari 16 ParPol) di alamat www.foke.blogspot.com tampil dengan warna hitam, awalnya situs itu berisi gambar sutiyoso dengan foke akan tetapi malam ini situs tersebut sudah berubah tampilan, karena sudah diambil alih oleh hacker yang menamakan diri dengan Tim Pembela Foke.<br />
Lalu, situs bang adang yang sampai sekrang masih dengan tampilan menjijikan sampai kapan akan dibiarkan? mana para kader yang hebat? apa terlalu sibuk sehingga tidak bisa melihat hal itu?<br />
Ayo, saatnya bela bang adang di dunia maya! Bukan untuk Bang adang, tapi untuk jamaah.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/05/dicari-kader-it/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>hebat, Indonesia masuk rekor dunia!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/05/03/hebat-indonesia-masuk-rekor-dunia/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/05/03/hebat-indonesia-masuk-rekor-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2007 05:13:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/05/03/hebat-indonesia-masuk-rekor-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[	Aku masih saja duduk didepan komputer. Menikmati dinginnya pendingin ruangan yang lumayan membuatku nyaman, ya karena di luar ruangan memang sangat panas sekali.
Sembari menikmati internet dan membalas pesan yang masuk ke mailbox ku, ku disentakan oleh berita RCTI yang mengatakan bahwa Indonesia akan masuk dalam buku rekor dunia kategori penghancur hutan tercepat di dunia.
Laju percepatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Aku masih saja duduk didepan komputer. Menikmati dinginnya pendingin ruangan yang lumayan membuatku nyaman, ya karena di luar ruangan memang sangat panas sekali.<br />
Sembari menikmati internet dan membalas pesan yang masuk ke mailbox ku, ku disentakan oleh berita RCTI yang mengatakan bahwa Indonesia akan masuk dalam buku rekor dunia kategori penghancur hutan tercepat di dunia.<br />
Laju percepatan rusaknya hutan di Indonesia sejak tahun 2000 sampai 2005 adalah 2 % pertahun. Sedangkan brazil saja hanya nol koma sekian persen pertahun. Dan Indonesia sebagai penyumbang polusi di dunia. Aku malu!<br />
Malu!<br />
Itu memang kata yang tepat bagiku sebagai warga Negara besar ini. Bagaimana tidak, aku salah satu pecinta alam, sedangkan bangsaku adalah bang perusak hutan tercepat di Dunia.<br />
Ayo semua, bangun! Tegakanlah badan, ayunkan kaki, bersama kita benahi hutan kita. Mungkin kita tidak menikmati langsung hasilnya, akan tetapi anak cucu kita adalah pemilik hutan itu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/05/03/hebat-indonesia-masuk-rekor-dunia/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Para Pemenang</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/04/25/kisah-para-pemenang/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/04/25/kisah-para-pemenang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2007 07:45:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/04/25/kisah-para-pemenang/</guid>
		<description><![CDATA[	Nyaris tidak pernah ada lagi cerita atau kisah dalam sejarah manusia tentang kehebatan sebuah kaum atau malah perorangan layaknya cerita Sahabat Rasulullah SAW. Mereka (sahabat Rasulullah) tidak terkenal dengan kekayaan mereka saja, mereka terkenal tidak hanya dengan gaya kepemimpinan modern mereka saja. Akan tetapi hampir setiap titik sejarah yang ada pada diri mereka dikenal baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Nyaris tidak pernah ada lagi cerita atau kisah dalam sejarah manusia tentang kehebatan sebuah kaum atau malah perorangan layaknya cerita Sahabat Rasulullah SAW. Mereka (sahabat Rasulullah) tidak terkenal dengan kekayaan mereka saja, mereka terkenal tidak hanya dengan gaya kepemimpinan modern mereka saja. Akan tetapi hampir setiap titik sejarah yang ada pada diri mereka dikenal baik oleh orang.<br />
Satu saja, Umar bin Khatab. Beliau sahabat Nabi yang masuk Islam melalui peranta adiknya. Beliau sebelum menjadi pengikut Nabi adalah seorang yang paling keras perlawanannya terhadap Nabi dan kaum muslimin. Bahkan, ketika dihari beliau masuk Islampun sebelumnya beliau telah menghunuskan pedang untuk membunuh Nabi SAW.<br />
Akan tetapi sisi lain dari kehidupan Sang Umar tidak berhenti begitu saja. Titik-titik sejarah lain mengantarkannya untuk terus menjadi salah satu sumber pada ulama dalam ber ijtihad.<br />
Ketika Umar memipin (menjadi Khalifah) kaum muslimin, beliaulah yang pertama menerapkan sistem pemerintahan, beliau juga yang menerapkan sistem penanggalan dalam Islam yang kemudian dikenal dengan hijriah.<br />
Masih pada kisah umar, ketika panglima perang Romawi ditangkap oleh kaum muslimin, dan dibawa kedepan umar. Panglima Romawi ini memperkirakan bahwa umar adalah orang yang memiliki istana dan banyak pengawal, umar adalah orang yang memiliki jubah yang luar biasa. Dan untuk bertemu umarpun harus melewati berbagai gerbang pemeriksaan oleh pasukan kaum muslimin. Itulah anggapan panglima perang Romawi ketika akan dipertemukan dengan umar bin khatab.<br />
Lantas semua anggapan pribadi penglima perang Romawi itu lenyap seketika. Disaat dia melihat umar tertidur pulas siang hari dibawah pohon kurma yang tidak ada Istana disana, tidak ada pengawal, dan tidak pakaian kebesaran layaknya kaisar Romawi.<br />
Disaat melihat Umar seperti itu, Panglima perang Romawi itupun kaget buka  kepalang. Wajar memang, bayangkan bahwa seorang khalifah, pemimpin tertinggi umat islam, pemimpinnya khalid bin walid yang mengalahkan romawi disetiap pertempurannya adalah seorang yang telah dilihatnya baru saja.<br />
***<br />
Itu hanya beberapa titik sejarah seorang umar bin khatab, dan hanya sebuah tinta kecil sejarah peradaban umat islam sampai sekarang. Lantas, apa yang membuat umar seperti itu, apa yang membuat rahmat Allah SWT itu begitu mudah turun, mengapa diseluruh pertempuran yang diikuti kaum muslimin nyari menang tak terkalahkan.<br />
Inilah setidaknya jejak militansi para sahabat, jejak titik sejarah mereka yang patut untuk kita tiru dalam zaman fitnah sekarang :<br />
1.	<strong>Jagalah keikhlasan dan kemurnian orientasi perjuangan hanya karena Allah SWT</strong>.<br />
Itulah para sahabat, mereka mengetahui betul bahwa hidup dan mati hanya untuk Allah SWT. Itulah Sahabat Rasulullah yang paham betul tentang firman Allah dalam Surat At Taubah :111 ” Sesungguhnya Allah memberi dari orang-orang mukmin, baik harta dan jiwa mereka dengan imbalan surga. Mereka berperang dijalan Allah; sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sehingga) yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung”.<br />
Mereka memang berjuang untuk Allah dan Rasulnya, tidak untuk mendapatkan jabatan, tidak untuk menjadi terkenal, tidak untuk disebut sebagai murobbi atau da’i atau ustadz. Mereka memang berjuang untuk mendapatkan Allah SWT.<br />
2.	<strong>Kuatkan komitmen untuk selalu mengikuti sunnah Rasulullah SAW.</strong><br />
Sahabat Rasulullah SAW paham betul akan firman Allah pada surat Muhammad : 33. ” Wahai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan janganlah kamu merusakan segala amalmu”.<br />
Itu adalah salah satu firman Allah SWT yang mereka pegang dalam berdakwah. Sehingga mereka pun mencitai Rasul lebih dari rasa cinta mereka kepada keluarganya.<br />
Disaat Rasulullah SAW berwudhu, dan disaat itu juga para sahabat berebut untuk mendapatkan air bekas wudhu Nabi SAW. Lalu, wajar kah mereka mendapatkan rahmah Allah atas besarnya cinta mereka kepada utusan Allah itu?</p>
	<p>3.	<strong>Bersihkan jiwa dari segala penyakit</strong>.<br />
Sahabat Nabi adalah orang-orang yang selalu menjaga stabilitas jiwanya untuk terus bersih, mereka senang saling menasehati. Mereka saling mengajak untuk taat kepada Allah SWT. Ini pernah dilaporkan seorang intel Romawi kepada kaisarnya. Dia mengatakan, ”&#8230;disaat mereka bersama, tidak ada ucapan lain selain mereka menganggungkan nama Tuhannya..”. Itu jugalah yang membuat Kaisar Romawi berkata ”Perut bumi lebih baik bagiku dari pada bertemu dengan mereka”.</p>
	<p>4.	<strong>Bersikap zuhud terhadap Dunia</strong>Sahabat Nabi adalah orang yang paling zuhud terhadap dunia. Utsman bin Affan adalah salah satu sahabat Nabi yang paling kaya, kekayaannya bahkan bisa membiayai perang tabuk yang diikuti oleh ribuan kaum muslimin. Lantas itu tidak menjadikan utsman untuk tunduk terhadap dunia. Justru dunialah yang tunduk atas kehendaknya, jelas kehendak seorang sahabat Nabi SAW.</p>
	<p>5.	<strong>Putuskan segala ikatan jahiliyah yang bertentangan dengan aqidah islam</strong>.<br />
Pada perang badr, Abu Bakar bertempur dan membunuhnya anaknya sendiri yang ketika itu kafir. Dan banyak sahabat lainnya yang bertemu dengan sanak familinya dalam pertempuran untuk kepentingan islam. Itulah komitmen para sahabat yang tidak mau terikat ikatan kekeluargaan untuk kemudian meringankan aqidah islam atau bahkan melanggarnya sama sekali. Mereka jelas tegasnya atas aqidah ini.</p>
	<p>6.	<strong>Dahulukan kepentingan persatuan sesama muslimin diatas segalanya</strong>.<br />
Disaat madinah dilanda kekeringan, ketersedian panganpun nyaris habis, sumur yang menjadi pusat penyedia air di madinahpun di kuasai setengahnya oleh seorang Yahudi. Disaat yang sama khafilah dagang utsman bin affan baru saja datang dari syam dengan membawa ratusan ekor unta yang bermuatan sangat banyak.<br />
Disaat itulah, sahabat Rasulullah yang lain menemui utsman untuk bersedia menyumbang sebagian hartanya untuk kaum muslimin yang ketika itu dilanda musibah. Lalu, apa yang dilakukan oleh utsman?<br />
Seruan saudaranya tadi disambut lebih dari apa yang diseru. Utsman bahkan menginfakan kepada kaum muslim semua khafilah dagangnya. Padahal sebelum itu banyak saudagar madinah yang ingin membeli barang dagangan utsman tadi dengan harga tinggi. Akan tetapi, utsman faham betul tentang surat At Taubah : 111 yang kita bacakan tadi.</p>
	<p>7.	<strong>Senantiasa merasa kurang dalam berbuat kebaikan.</strong><br />
”ahai sahabatku ” seru Sang manusia Agung ketika akan berperang. ”infakkanlah sebagian harta kalian untuk bekal kita pergi perang” lanjutnya SAW.<br />
Seketika itu juga para sahabat pulang kerumahnya. Seperti juga umar pulang kerumah dan meminta istrinya untuk mengumpulkan semua hartanya dan membagi dua harta tersebut seraya berkata ”kali ini aku akan mengalahkan Abu Bakar”.<br />
Umar membawa setengah dari hartanya dan meletekannya didepan Rasulullah SAW. Karena melihat harta yang banyak itu Rasulullah pun bertanya, apa yang engkau tinggalkan untuk istri dan anak-anakmu?. Umar menjawab dengan mantap, aku tinggalkan sebanyak ini juga ya Rasulullah SAW.<br />
Setelah itu datang lah Abu Bakar yang juga membawa harta yang banyak bahkan lebih banyak dari umar. Rasulullah bertanya kepada Abu bakar, apa yang engkau tinggalkan untuk anak  dan istrimu. Abu bakar menjawabnya dengan tenang, aku tinggalkan untuk anak dan istriku Allah dan Rasul Nya. Saat mendengar dan melihat itu, umar berujar, aku memang tidak bisa mengalahkan Abu Bakar dalam kebaikan.<br />
Inilah kondisi sahabat R.A, mereka merasa harus terdepan dalam beramal. Mereka meyakinkan diri mereka bahwa mereka haruslah menjadi nomor satu dalam beramal. Lalu, apakah memang pantas Allah SWT mempermudahkan rezeki bagi mereka? Pernahkah kita mendengar sahabat Nabi SAW meninggalkan karena kelaparan? Tidak! Tidak pernah sama sekali!</p>
	<p>8.	<strong>Wakafkan hidup dijalan da’wah</strong><br />
Dalam Al Qur’an Allah SWT berfirman : ” katakanlah (Muhammad), inilah jalanku, aku dan orang-orang yang menyertaiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin&#8230;.” Qs.12 : 108.<br />
Lalu, apakah ketika kita mendengar ayat yang sama, membaca ayat yang sama dengan Sahabat Rasulullah SAW membuat kita lemah?</p>
	<p>9.	<strong>Yakinlah terhadap kemenangan yang dijanjikan oleh Allah Rasul Nya.</strong><br />
Setelah membaca kondisi kaum Quraisy sebelum datangnya Nabi Muhammad dan membandingkannya dengan kondisi mereka setelah Nabi SAW datang membuat kita ragu akan pertolongan Allah SWT.<br />
” Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong agama Allah, maka Allah akan menolongmu dan mengukuhkan kedudukanmu&#8230;” Qs. Muhammad : 7</p>
	<p>10.	<strong>jagalah hak-hak ukhuwah </strong><br />
Inilah bab yang akan penulis utarakan khusus di artikel berikutnya. Karena bab ini akan menjadi bagian cukup penting dalam kondisi ummat yang dikacau balaukan oleh kaum kuffar.</p>
	<p>Dari berbagai sumber</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/04/25/kisah-para-pemenang/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Silih berganti</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/04/23/silih-berganti/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/04/23/silih-berganti/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Apr 2007 06:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/04/23/silih-berganti/</guid>
		<description><![CDATA[	Disini kita penah bertemu
mencari warna seindah pelangi
ketika kau mengulurkan tangamu
membawa ku kedearah yang baru
dan hidupku penuh ceria
	lirik diatas sebait nasyid miliknya Brother, mereka adalah tim nasyid dari malaysia. Dan tentu sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan kalangan Aktivis Dakwah.
Lirik diatas mengingatkanku akan pertemuanku dengan beberapa kawan sekitar bulan oktober tahun 2000 yang lalu, ketika aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><em>Disini kita penah bertemu<br />
mencari warna seindah pelangi<br />
ketika kau mengulurkan tangamu<br />
membawa ku kedearah yang baru<br />
dan hidupku penuh ceria</em></p>
	<p>lirik diatas sebait nasyid miliknya Brother, mereka adalah tim nasyid dari malaysia. Dan tentu sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan kalangan Aktivis Dakwah.<br />
Lirik diatas mengingatkanku akan pertemuanku dengan beberapa kawan sekitar bulan oktober tahun 2000 yang lalu, ketika aku dan kawan tersebut bersepakat untuk memperbaiki musholla sekolah kami yang nyaris tak layak pakai lagi.<br />
Setelah menerapkan strategi dan langkah kerja, maka kami memulai membuka musholla dengan membersihkan tempat wudhu yang sangat kumuh, bau, dan kering!. Aku dan kawan tersebut mengairi tempat wudhu yang sebenarnya bagus itu dengan mengambil air dari WC guru, meski dengan berbagai cemoohan, dimarahi oleh bebrapa guru yang mengatakan kami mengganggu kenyamanan guru-guru dalam &#8220;melepaskan&#8221; hajatnya.<br />
Untuk melaksanakan pengairan diatas aku dan kawan tadi harus datang 1 jam setengah lebih awal dari jam masuk sekolah dan pulang 2 atau 3 jam lebih setelah waktu pulang sekolah. itu setiap hari!<br />
Hari pertama dibukanya musholla attifaturrahman yang kami beri nama itu hanya ada aku dan kawan tadi. Berdua lantas kami berjemaah. Sedih ku melihat kondisi ketika itu. Dan itu berlangsung hampir satu minggu.<br />
Itulah awal mula kembali berserinya musholla di sekolahku, setelah satu minggu yang aku sebutkan diatas, kami mulai mendapatkan jamaah satu persatu. Dan itu terjadi ketika aku masih duduk di kelas satu.<br />
Ketika aku dikelas 3, musholla yang kami &#8220;bangunkan&#8221; kembali itu sudah tidak muat lagi menampung siswanya. Sholat berjamaahpun dilakukan dengan cara bergelombang. Terharu dan meneteskan air mata ketika aku mengenang hal itu. Subhanallah Wal Hamdulillah.<br />
Satu persatu siswa di SMU ku itu tidak hanya menjadi penikmat perkembangan musholla, akan tetapi ada cukup banyak dari mereka yang kemudian menjadikan diri mereka sebagai penggerak perkambangan musholla.<br />
Kelas satu musholla sekolahku dibangunkan, semester dua ditingkat yang sama aku dan kawan-kawan yang sudah mulai menjadi penggerak tadi mendirikan ROHIS. ya, ROHIS SMU 2 Mandau. Ketika itu kami berada di bawah OSIS, jadi kami hanya mendapatkan kesempatan untuk berdakwah ketika di musholla dan Peringatan hari besar agama islam (PHBI).<br />
Di kelas dua aku atas desakan kawan-kawan ROHIS tadi menjadi wakil ketua OSIS satu. Dan tepat, semua kebijakan OSIS pun sudah bisa terwarnai. Aku teringat ketika awal beridirinya ROHIS, setiap tahun sekolah kami mengadakan festival musik ROCK, akan tetapi ketika aku menjadi wakil ketua OSIS dan masuknya hampir semua anak-anak ROHIS menjadi pengurus OSIS  festival musik Rock tersebut kami ganti menjadi Festival NAsyid. Dan ternyata itu yang pertama di kabupaten ku apalagi di kotaku, Duri.<br />
Tercatat ketika aku sudah kelas tiga, sekolahku memiliki lebih dari 30 orang kader. kami mendapatkan dukungan dari pihak sekolah, dulu ketika ROHIS awal didirikan, kami hanya mendapatkan dana itu 25 ribu perbulan. akan tetapi ketika kami sudah banyak yang merambah di OSIS, ROHIS mendapatkan dana 175ribu/bulan. Itu diluar dana pengutusan, kepanitian, pengadaan sound, karpet dan lainnya yang bersifat barang. Subahanallah.<br />
***<br />
Sekarang sudah tahun 2007, memang sudah 7 tahun berlalu dari awal kisah &#8220;dibangunkan&#8221; musholla sekolah kami, dan aku menyaksikan begitu banyak orang-0rang yang ketika SMU sebagai penggerak dakwah sekolah lantas ketika kuliah menjadi futur dan tidak mau lagi terlibat di jalan dakwah ini meski disisi lain masih banyak diantara mereka yang maih tetap di jalan dakwah. Insya Allah aku salah satunya, <em>hadzihi sabili ad&#8217;u ilallah</em>.<br />
Tapi juga aku banyak menyaksikan ketika SMU temen2 yang dulu hanya menikmati atas kebangkita musholla di sekolah kini telah menjadi seorang kader militan, bahkan telah menjadi salah satu pengambil kebijakan tertinggi fakultasku (invisible hand).<br />
***<br />
Ciri-ciri jalan dakwah itu adalah jalannya panjang, penuh onak dan duri dan orangnya sedikit. Aku menyaksikannya,  dan aku juga menikmatinya.<br />
(bersambung&#8230;)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/04/23/silih-berganti/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Hacker itu menyerang!</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/04/20/hacker-itu-menyerang/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/04/20/hacker-itu-menyerang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2007 06:54:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/04/20/hacker-itu-menyerang/</guid>
		<description><![CDATA[	Peperangan yang seru memang baru saja selesai antara Israel dan Lebanon, akan tetapi tidak untuk perang dalam dunia maya.
Perang antara israel(yahudi dan krunya) dan kaum muslimin memang tidak pernah berakhir. Hal ini memang telah disinyalir oleh Allah SWT dalam Al Quran, 2 : 120 &#8220;Dan tidak akan pernah senang kepada kalian (umat Islam) orang yahudi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Peperangan yang seru memang baru saja selesai antara Israel dan Lebanon, akan tetapi tidak untuk perang dalam dunia maya.<br />
Perang antara israel(yahudi dan krunya) dan kaum muslimin memang tidak pernah berakhir. Hal ini memang telah disinyalir oleh Allah SWT dalam Al Quran, 2 : 120 &#8220;Dan tidak akan pernah senang kepada kalian (umat Islam) orang yahudi dan nasrani sampai kalian mengikuti milah (budaya,ajaran,agama,pola pikir) mereka&#8230;&#8221;<br />
Tadi malam( 19-april 2007 pukul 21.00) situs www.jilbab.or.id dijebol oleh seorang hacker yang mengaku mendukung israel. Tapi tadi malam penulis tidak sempat untuk melihat IP si hacker, karena udah ngantuk banget.<br />
Siang ini, sehabis jum&#8217;atan penulis mencoba mencek lagi, akan tetapi tampilan www.jilbab.or.id udah diperbaikin.<br />
Memang hacker yang mendeface(merubah tampilan) situs jilbab.or.id meninggalkan sebuah bendera israel dan memaki jilbab.<br />
***<br />
Ternyata perang tidak hanya disatu lini, yahudi dan kru nya memang telah menancapkan perang pada semua lini kepada Islam, lantas, apakah kita generasi Islam tidak menghiraukan serangan itu?<br />
perlu dicatat, Islam tidak hancur oleh Yahudi atau nasrani, akan tetapi hancur karena ummatnya, generasinya, pemudanya tidak lagi membela islam.<br />
***<br />
Untuk itu, wahai pemuda islam yang rindu akan kemenangan, mari perbaiki diri kita dengan meng islam kan menyeluruh. Bukankah islam itu adalah agama yang tidak hanya mengajarkan ibadah (sholat, puasa, baca qur&#8217;an), tapi islam juga mengajarkan banyak hal. Seperti, islam mengajarkan untuk kita agar menjadi ilmuwan, menjadi orang yang murah senyum, penyabar. dll.<br />
Ayo, jika bukan kita, siapa lagi yang akan memperjuangkan islam?
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/04/20/hacker-itu-menyerang/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Erdogan VS Sekulerisme</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/04/16/erdogan-vs-sekulerisme/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/04/16/erdogan-vs-sekulerisme/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2007 05:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/04/16/erdogan-vs-sekulerisme/</guid>
		<description><![CDATA[	Menarik ketika siang ini aku mampir ke warnet deket halte kampus ku tercinta, ya kerana memang suhu diluar sangat panas terik. Kesenanganku di warnet tiba-tiba terusik dengan tampaknya sebuah berita di Headline eramuslim, judulnya tentang erdogan yang menjadi calon Presiden dan itu ditakutkan oleh banyak kalangan di Turki, terutama kalangan sekulerisme di Turki.
Turki adalah Negara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Menarik ketika siang ini aku mampir ke warnet deket halte kampus ku tercinta, ya kerana memang suhu diluar sangat panas terik. Kesenanganku di warnet tiba-tiba terusik dengan tampaknya sebuah berita di Headline <a href="http://www.eramuslim.com">eramuslim</a>, judulnya tentang erdogan yang menjadi calon Presiden dan itu ditakutkan oleh banyak kalangan di Turki, terutama kalangan sekulerisme di Turki.<br />
Turki adalah Negara sekuler yang di lahirkan dari rahim rezim kamal atatturk. Sebelumnya negara ini adalah pusat ke khalifahan Islam dunia. Lantas berubah 180 derjat ketika kamal &#8220;la&#8217;natullah&#8221; merubah turki menjadi sekuler pada tahun 1923 M, setahun setelah itu runtuhlah khalifah itu.</p>
	<p>hari ini, pihak sekuler yang justru dilanda ketakutan luar biasa setelah dahulu pihak islamlah yang dilanda hal yang sama. Ketakutan di dua pihak ini sama; hilangnya kekuasaan dan sistem. </p>
	<p>Aku teringat dengan firman Allah tentang kekuasaan Allah perihal Makar, &#8220;mereka membuat makar, Allah juga membuat makar&#8221;. Sekarang Allah membuktikan makar Allah yang terbaik.<br />
Hal yang terjadi hari ini di Turki tidak pernah terpikirkan oleh pihak sekuler 10 tahun yang lalu. Lalu rencana besar kaum sekuler turki langsung berantakan ketika Partai keadilan dan pembangunan menancapkan kaki sebagai salah satu peserta pemilu yang kemudia menjadi pemenang telak di parlemen.</p>
	<p>Ketakutan kaum sekuler menurutku adalah sebuah pemikiran yang takut akan kehilangan kekuasaan dan sistem yang mereka rancang. Sedangkan kasus keruntuhan khalifah tahun 1924 M juga terjadi keresahan di kalangan umat, tapi bukan karena hilangnya kekuasaan, tapi karena ummat akan mengalami hal yang akan lebih parah lagi;raja-raja srigala kata Sang Idol Rasulullah.</p>
	<p>Ah, sejenak ku tersentak atas pikiranku sendiri, bukankah agama ini Allah yang punya? Allah pasti akan membantu ikhwah disana karena mereka telah berusaha dalam berjuang.</p>
	<p>Allahumma syurna ikhwana fi turki, fi kullimakan wa fi kulli zaman</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/04/16/erdogan-vs-sekulerisme/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Semua kerap datang tiba-tiba</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/04/10/semua-kerap-datang-tiba-tiba/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/04/10/semua-kerap-datang-tiba-tiba/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2007 03:40:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/04/10/semua-kerap-datang-tiba-tiba/</guid>
		<description><![CDATA[	Kemarin aku baru aja menyelesaikan permasalahan yang cukup rumit di jurusan ku. Beberapa ADK yang inmvisible hand di jurusanku memanggilku untuk membantu mereka menyelesaikan permasalahan yang berlarut-larut.
Kemarin aku masih sangat segar untuk diajak berantem, tapi hari ini aku beda!
Hari ini dimulai sore kemarin aku sakit mendadak, gak jelas kenapa?!. Biasanya setiap sakit aku selalu meng [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kemarin aku baru aja menyelesaikan permasalahan yang cukup rumit di jurusan ku. Beberapa ADK yang inmvisible hand di jurusanku memanggilku untuk membantu mereka menyelesaikan permasalahan yang berlarut-larut.<br />
Kemarin aku masih sangat segar untuk diajak berantem, tapi hari ini aku beda!<br />
Hari ini dimulai sore kemarin aku sakit mendadak, gak jelas kenapa?!. Biasanya setiap sakit aku selalu meng identifikasi penyakitku lewat apa yang aku makan, dan apa yang aku kerjakan. Tapi sekerang nyaris aku tak mengenalinya kecuali satu;aku memang flu dan batuk.</p>
	<p>Ah,  begitu mudah Allah memberikan sesuatu kepada makhluknya, benar;kun fayakun!. Aku pun  tergeletak tak berdaya.<br />
Semoga saja keinginan ku yang sesuai dengan peta hidup pada tahun ini tercapai dengan bantuan &#8220;kun fayakun&#8221; Nya Allah SWT, tentu saja;menikah!.</p>
	<p>Aku memang ingin sekali untuk menggenapkan dien ini, karena ingin menjaga diri tentu saja.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/04/10/semua-kerap-datang-tiba-tiba/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Kita dan paradigma</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/04/09/kita-dan-paradigma/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/04/09/kita-dan-paradigma/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2007 07:45:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/04/09/kita-dan-paradigma/</guid>
		<description><![CDATA[	Siang ini masih saja panas di kota tempatku menimba ilmu;padang.
Padahal kemarin hujan deras banget, aku juga memperkerikan akan turun hujan lagi, ternyata tidak.
	Ya seperti itulah manusia, terkadang terlalu cepat untuk mengambil sebuah kesimpulan tentang sesuatu yang bahkan baru saja diketahui seujung kuku, layaknya aku tadi.
Ups, ternyata hal demikian tidak aku saja yang ngerasain, tapi emang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Siang ini masih saja panas di kota tempatku menimba ilmu;padang.<br />
Padahal kemarin hujan deras banget, aku juga memperkerikan akan turun hujan lagi, ternyata tidak.</p>
	<p>Ya seperti itulah manusia, terkadang terlalu cepat untuk mengambil sebuah kesimpulan tentang sesuatu yang bahkan baru saja diketahui seujung kuku, layaknya aku tadi.<br />
Ups, ternyata hal demikian tidak aku saja yang ngerasain, tapi emang nyaris semua kita, tul kan?</p>
	<p>seringkali kita memang &#8220;mencap&#8221; kemampuan kita seperti apa yang ada di diri kita, padahal we can do more than now. Ya, kita bisa lakukan lebih.<br />
Kita memang tidak selayaknya berpikir dengan kondisi terbatas pada pemikiran. Misal ketika kita akan melaksanakan ujian, terkadang kita telah berpikir bahwa kita memang tidak pantas untuk lulus, dan kita pun membatasi diri bahwa kita tidak bisa lulus, padahal banyak ahli psikologi mengatakan;ubahlah pola pikirmu untuk kemudian mengambil  tindakan bagi diri.</p>
	<p>Semoga bersambung aja deh
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/04/09/kita-dan-paradigma/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Dah deh</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/04/07/dah-deh/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/04/07/dah-deh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Apr 2007 16:35:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/04/07/dah-deh/</guid>
		<description><![CDATA[	Huaa ngantuk banget neh&#8230;
Dah lama berada di sini, dan sekarang udah nunjukin jam 23.50, aku bener-bener ngantuk.
Waktunya pamit pulang, karena masih banyak kerjaan esok hari.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Huaa ngantuk banget neh&#8230;<br />
Dah lama berada di sini, dan sekarang udah nunjukin jam 23.50, aku bener-bener ngantuk.<br />
Waktunya pamit pulang, karena masih banyak kerjaan esok hari.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/04/07/dah-deh/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Perubahan</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/03/29/perubahan/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/03/29/perubahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2007 13:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/03/29/perubahan/</guid>
		<description><![CDATA[	Semua memang selalu berubah
waktu
ruang
dan lainnya
hanya perubahan itulah yang tidak berubah
	Aku tersentak jika orang dekatku berubah ke arah yang tidak ku sukai&#8230;
lalu, aku mesti bagaimana?
	Ya Rabb&#8230;tunjukilah kami jalan yang lurus&#8230;.bukannya jalan yang Engkau murkai, Amiin

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Semua memang selalu berubah<br />
waktu<br />
ruang<br />
dan lainnya<br />
hanya perubahan itulah yang tidak berubah</p>
	<p>Aku tersentak jika orang dekatku berubah ke arah yang tidak ku sukai&#8230;<br />
lalu, aku mesti bagaimana?</p>
	<p>Ya Rabb&#8230;tunjukilah kami jalan yang lurus&#8230;.bukannya jalan yang Engkau murkai, Amiin
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/03/29/perubahan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Secuil itu lebih berarti jika bisa memaknai</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/03/28/secuil-itu-lebih-berarti-jika-bisa-memaknai/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/03/28/secuil-itu-lebih-berarti-jika-bisa-memaknai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 12:37:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/03/28/secuil-itu-lebih-berarti-jika-bisa-memaknai/</guid>
		<description><![CDATA[	Siang ini masih sangat panas untuk kulalui&#8230;
tapi memang azzam ku telah kuat untuk membantu kawan-kawan panitia pekan kreativitas mahasiswa di fakultasku. Sehingga badan yang belum stabil setelah di serang diare+demam tetap ku pertaruhkan.
	Ada sesuatu dorongan yang berasal dari lubuk bahwa aku memang harus tetap bergerak, ya meski terkadang pergerakan ku dicap tak ada oleh beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Siang ini masih sangat panas untuk kulalui&#8230;<br />
tapi memang azzam ku telah kuat untuk membantu kawan-kawan panitia pekan kreativitas mahasiswa di fakultasku. Sehingga badan yang belum stabil setelah di serang diare+demam tetap ku pertaruhkan.</p>
	<p>Ada sesuatu dorongan yang berasal dari lubuk bahwa aku memang harus tetap bergerak, ya meski terkadang pergerakan ku dicap tak ada oleh beberapa teman.<br />
Layaknya kisah tadi, ketika briefing panitia PKM saling menyatakan bahwa &#8220;aku telah banyak bekerja untuk acara ini&#8221; atau &#8220;masa sih aku trus, yang lain dooong&#8221;.</p>
	<p>Sejenak aku terkejut mendengarnya, karena yang mengatakannya bukanlah sembarangan orang. ya orang itu telah tertarbiyah. Tetapi, aku tersadar, yang segitulah kemampuan mereka.</p>
	<p>Terkadang ketika kita telah memberikan seratus keringat dalam sebuah kegiatan telah kita katakan sebagai pengorbanan yang dahsyat. Padahal itu belum tentu bagi orang lain.<br />
Aku jadi teringat dengan perkataan ustadzku; akhi, kita belum berbuat apa-apa untuk jamaah ini, untuk dakwah ini, jadi jangan sampai kita berhenti hanya karena rasa telah berbuat banyak.</p>
	<p>ya seperti itu, aku jadi tersemangatkan. Oh ya, aku juga jadi ingat pada komik kung fu boy, ketika guru shosu mengatakan kepada chinmi bahwa jangan merasa cepat puas, jangan membuat batasan terhadap diri.</p>
	<p>Inilah yang aku pahami, bahwa tak perlu membuat batas dalam usaha dan bergerak untuk perjuangan tegaknya Islam. Karena ketika kita telah membuat batasan, maka ketika itulah kita akan berhenti, padahal seharusnya perjuangan tidak kenal henti. Maka, janganlah membuat batasan agar kita merasa kekurangan dalam beramal. </p>
	<p>&#8220;bekerjalah kamu, maka Allah dan orang-orang mukmin akan melihatnya&#8230;&#8221; itu kata Sang Khalik. Allah tidak pernah menuyuruh kita untuk berhenti atau melihat hasil, karena kita di suruh untuk bekerja dan bertawakal &#8221; jika kamu telah bertekad maka bertawakalah kepada Allah&#8221;.</p>
	<p>Aku jadi tersemangat atas ketidaksemangatan orang lain.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/03/28/secuil-itu-lebih-berarti-jika-bisa-memaknai/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Di Fraksi PKS</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/03/27/di-fraksi-pks/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/03/27/di-fraksi-pks/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 06:50:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/03/27/di-fraksi-pks/</guid>
		<description><![CDATA[	heheh&#8230;makan nasi goreng plus teh telur di kantor fraksi PKS SUMBAR
seru ouy&#8230;.
makan gratis!
Rencananya seh mau ngajuin proposal cari dana untuk PKM, eh taunya nyasar ke frkasi (nyasar yang di perkirakan).
Nyaman ajah&#8230;
jadi ingat ama blog seseorang cerewet yang deket&#8230;nyami!

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>heheh&#8230;makan nasi goreng plus teh telur di kantor fraksi PKS SUMBAR<br />
seru ouy&#8230;.<br />
makan gratis!<br />
Rencananya seh mau ngajuin proposal cari dana untuk PKM, eh taunya nyasar ke frkasi (nyasar yang di perkirakan).<br />
Nyaman ajah&#8230;<br />
jadi ingat ama blog seseorang cerewet yang deket&#8230;nyami!
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/03/27/di-fraksi-pks/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Gempa Sumbar</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/03/14/gempa-sumbar/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/03/14/gempa-sumbar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 04:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/03/14/gempa-sumbar/</guid>
		<description><![CDATA[	Ini kisah kehidupanku selama gempa dan pasca gempa di sumatera barat.
Gempa awalnya terjadi pada pukul 10.45 WIB selasa minggu lalu. Waktu itu aku lagi berada di rumah, dan disusul dengan gempa kedua pada pukul 12.50 WIB yang waktu itu aku lagi dzikir di masjid karena habis sholat zuhur.
Malamnya aku mendapatkan ta&#8217;limat (perintah) dari komandan kepanduan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ini kisah kehidupanku selama gempa dan pasca gempa di sumatera barat.<br />
Gempa awalnya terjadi pada pukul 10.45 WIB selasa minggu lalu. Waktu itu aku lagi berada di rumah, dan disusul dengan gempa kedua pada pukul 12.50 WIB yang waktu itu aku lagi dzikir di masjid karena habis sholat zuhur.<br />
Malamnya aku mendapatkan ta&#8217;limat (perintah) dari komandan kepanduan bahwa semua kepanduan ngumpul di DPD PKS Kota Padang. Padahal malam itu aku juga lagi liqo&#8217;, ya namanya ta&#8217;limat aku pergi.<br />
Semalaman aku menunggu keberangakatan ke Solok; Solok adalah tempat yang awalnya didprediksi sebagai tempat yang paling parah terkena dampak gempat. Sampai rabu pagipun kami belum berangkat. Hanya saja kami sudah mendapatkan kepastian bahwa kami berangkat rabu pagi.<br />
Alhamdulillah, saat menuju medan jihad itu aku temui. Aku dan beberapa rekan di kirim ke Solok. Akan tetapi aku belum menetap, karena aku diminta menjadi pengamanan Ustadz Muchlasin (aleg DPRD SUMBAR).<br />
Aku kembali ke Padang pada malam harinya. Akan tetapi pada kamis pagi aku kembali lagi ke Solok. Tapi kamis malam juga kembali ke Padang.<br />
Pada hari jum&#8217;at aku sedikit nyantai di Padang, tapi malamnya aku disuruh ke DPW PKS untuk jaga malam di sana. Pagi sabtu aku berangkat ke Solok dan menetap disana sampai selasa siang. Selasa siang aku kembali lagi ke Padang.<br />
***<br />
Ada banyak hikmah yang aku dapatkan selama berada di Solok. Kalo di Aceh pasca gempa dan tsunami hanya masjid yang tertinggal. Lain halnya di Solok, pasca gempa yang paling rusak parah adalah masjid.<br />
***<br />
Aku lanjutin lain kali ajah ya
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/03/14/gempa-sumbar/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Gempa</title>
		<link>http://dolla.blogsome.com/2007/03/08/gempa/</link>
		<comments>http://dolla.blogsome.com/2007/03/08/gempa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2007 16:48:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dolla</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://dolla.blogsome.com/2007/03/08/gempa/</guid>
		<description><![CDATA[	Waduh gempa lagi-lagi berkunjung ke Sumatera Barat. Cukup besar yang membuat aku berlari kencang keluar.
Afwan jiddan, aku telat mengisi blog tentang ini, karena aku jadi relawan ke solok(tempat yang paling parah terkena gempat).
Maklum, di hari pertama gempat, seluruh kepanduan mendapatkan taklimat kalo harus turun. Ya karena aku adalah kepanduan makanya aku berjuang disana.
Sekarang masih capek, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Waduh gempa lagi-lagi berkunjung ke Sumatera Barat. Cukup besar yang membuat aku berlari kencang keluar.<br />
Afwan jiddan, aku telat mengisi blog tentang ini, karena aku jadi relawan ke solok(tempat yang paling parah terkena gempat).<br />
Maklum, di hari pertama gempat, seluruh kepanduan mendapatkan taklimat kalo harus turun. Ya karena aku adalah kepanduan makanya aku berjuang disana.<br />
Sekarang masih capek, ntar deh dilanjutin ceritanya.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dolla.blogsome.com/2007/03/08/gempa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
