..::My Diary is My Best Friend::..

September 27, 2007

Catatan membanggakan KPK.

Filed under: Umum

Komisi Pemberantasan Korupsi memang lembaga tinggi Negara yang sudah dikenal banyak kalangan, banyak kasus ternyata ampuh di berikan kepada KPK.
Kasus terbaru yang mampu menunjukan taring KPK adalah penanangkapan anggota Komisi Yudisial bernama Irawady Joenoes. Tak tanggung-tanggung, orang yang ditangkap adalah koordinator bidang pengawasan kehormatan, keluruhan martabat, dan perilaku hakim pada KY. Semua posisi dahsyat untuk ukuran komisi yudisial.
Prestasi besar KPK tak hanya sekali ini saja, sebelumnya KPK juga mampu “melumpuhkan” mantan Ketua KPU dan beberapa anggota KPU lainnya, mantan Gubernur NAD juga tak luput dari hantaman KPK, mantan Gubernur Kalsel, Bupati kutai juga menjadi serangan anti korupsinya KPK.
Seperti yang dikatakan UU, bahwa KPK hanya bertugas selama 4 tahun, tepat Desember 2007 ini, KPK akan memiliki wajah-wajah baru, tentunya prestasi hidup selama 4 tahun belakangan oleh KPK saat ini menjadi lebih indah dengan tertangkap tangannya Irawady. Selamat KPK, terima kasih telah memberikan pelajaran berharga kepada pemimpin Bangsa ini bahwa korupsi memang musuh kita bersama.

September 22, 2007

Filed under: Umum

Mungkin ini sudah beredar banyak di internet, tapi saya akan sedikit membuatnya jadi lebih mudah.
Ini tentang permainan huruf yang bisa jadi inilah sandi ketika persekongkolan WTC

COBA BUKA Microsoft word, kemudian anda ketik
Q33(33 nya dibuat subscript ya) NY
ingat.. harus huruf besar, ini adalah nomor kode
penerbangan pesawat yang menabrak menara kembar WTC.
kemudian anda blok Q33 NY, dan anda perbesar ukuran
fontnya menjadi 48, setelah itu anda rubah font nya
menjadi WINDINGS. Setelah itu coba anda perhatikan,
menurut anda apa kaitannya dengan tragedi WTC, lihat
kode tersebut…. Aneh kan??? coba sebarkan hal ini,
ini adalah kekuasaan Allah SWT.
berikut gambarnya :
sebelum di ganti :

ketika akhir penukaran font :

September 12, 2007

en

Filed under: Umum

Kemaren habis ngadain seminar daerah di unand, trus malamnya aku rillis ke beberapa media, sampe jam 2 siang, aku baru melihat satu media yang merilisnya. Berikut beritanya :

*****

Seminar
BEM Unand Gelar Seminar Soal Pemukulan Wasit Indonesia di Malaysia Cetak E-mail
Fitra Iskandar - Okezone

UNAND - Badan Eksekutif Mahasiswa KM Universitas Andalas (Unand) mengadakan seminar yang bertemakan “Malaysia Salah Ataukah Indonesia Lemah?”.

Berdasarkan rilis yang diterima okezone dari Menteri Luar Negeri BEM Unand, Dolla Indra, Selasa Malam (11/9/2007). Seminar yang dilangsungkan di Gedung E 2.1 Unand, Selasa kemarin menghadirkan pembicara Mahyeldi Anshorullah, S.P (Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat), Surya Budhi, S.H (Kepala Kesbangpol, mewakili Walikota Padang), Pakar Hukum Internasional Unversitas Andalas Mardenis, dan Hendrial (Wasit Karate Indonesia saksi pemukulan wasit karate Indonesia Donald Luther Kolopita di Malaysia).

Seminar ini semestinya dilangsungkan pada pukul 10.00 WIB, akan tetapi karena keterlambatan beberapa pembicara maka acara terlambat 40 Menit. Acara ini di buka oleh Presiden Mahasiswa Universitas Andalas, Khalid Syaefullah yang juga sebagai keynote speaker.

Dalam Seminar kali ini, panitia juga memutar video permohonan maaf dari Presiden Mahasiswa FEKON UiTM (University Teknologi Mara), Malaysia.(fit)

****
Linknya disini

Filed under: Umum

Hah, tinggal 5 jam kedepan ramadhan itu menyapa, ramadhan yang dinanti itu menguasi dunia, tak ketinggalan Indonesia. Keputusan pemerintah yang mengatakan bahwa ramadhan jatuh pada hari kamis nyaris tak ada yang berbeda kecuali secuil.
Menyimak arti ramadhan tahun ini bagiku adalah sebuah perubahan besar, dibandingkan tahun lalu, maka tahun ini rasanya aku agak lebih leluasa dalam beribadah.
Sungguh, aku lebih leluasa.
aku mungkin tak bisa menuliskan semua tentang ramadhan untuk sementara ini, karena blog ini aku tulis sedang menunggu bus keberangkatan dari padang menuju riau

September 9, 2007

Tangisan yang berbeda kemarin

Filed under: Umum, Luapan Jiwa

Kemarin emang berbeda cuacanya dibanding hari ini, jika kemarin sering dilanda hujan, maka hari begitu terik.
Suasana diluar ruangan yang begitu panas membuatku memilih untuk bertahan didalam ruangan saja, sambil duduk termangu di depan komputer, ku coba memutar lagi memori kemarin sore yang begitu menyentuh bagiku.
Kemarin sore, sekitar 1000 Mahasiswa Universitas Andalas tumpah ruah di Auditorium unand untuk mengikuti Training ESQ. Training memang cukup menarik, tapi sayang trainer dan alumni banyak yang OMDO!!!.
Aku hadir disana sebagai peserta, mengikuti setiap rentak irama pembicaraan trainer yang diiringi musik dengan berbagai jenis aliran.
Hari menjelang sore saat beberapa peserta sudah mulai tampak menangis pada bab intropeksi diri, banyak peserta yang sudah meninggalkan rasa malu kepada kawan sebelahnya, isakan, suara takbir begitu menggema di tengah acara ESQ Training angkatan I.
Menangis, ya semua menangis, alumni dan peserta sebagian besarnya menangis, begitu juga aku. Tangisan itu bermula saat trainer bertanya, orang tuamu ataukah Allah yang lebih engkau cintai? di iringi musik trainer mengucapkan betapa besarnya nikmat Allah kepada kita, sering kita meminta ditambahkan rezki, minta diberikan ini dan itu, tapi pernahkah kita meminta cintanya Allah?
Semua lalu tersungkur menangis, aku tidak meski aku juga menangis, sungguh sore itu aku menangis. Tapi tangis bukan seperti yang di ucapkan oleh trainer, tapi aku menangis saat aku menyadari bahwa begitu mudahnya takbir bergema disini, begitu mudahnya acara yang bernuansa islami mengalir disini.
Jika aku membandingkan dengan OSPEK angkatanku, sungguh sangat jauh berbeda, OSPEK angkatanku untuk sholat saja susah, selalu telat jika tak pernah meninggalkannya. TApi hari, OSPEK di kampus malah mengadakan training ESQ.
Sungguh, aku bener2 terharu dan bisa berkata saat itu, begitu besar nikmat Allah, begitu tepat janjinya Allah, bahwa panji-panji Allah tetap akan jaya. Ada atau tanpa kita, disana aku menyadari bahwa sebenarnya peranku kecil, bahkan nyaris tak berarti jika dibandingkan dengan pesatnya perkembangan dakwah di sini.
Tapi dengan peran yang kecil itu perkembangan dakwah begitu pesat, gundah di jiwa menghasilkan satu keputusan padaku ; sesungguhnya bukan islam yang butuh kepada kita, tapi kitalah yang butuh islam. ya kitalah yang membutuhkan islam!!!

Tangisan yang berbeda kemarin

Filed under: Umum, Luapan Jiwa

Kemarin emang berbeda cuacanya dibanding hari ini, jika kemarin sering dilanda hujan, maka hari begitu terik.
Suasana diluar ruangan yang begitu panas membuatku memilih untuk bertahan didalam ruangan saja, sambil duduk termangu di depan komputer, ku coba memutar lagi memori kemarin sore yang begitu menyentuh bagiku.
Kemarin sore, sekitar 1000 Mahasiswa Universitas Andalas tumpah ruah di Auditorium unand untuk mengikuti Training ESQ. Training memang cukup menarik, tapi sayang trainer dan alumni banyak yang OMDO!!!.
Aku hadir disana sebagai peserta, mengikuti setiap rentak irama pembicaraan trainer yang diiringi musik dengan berbagai jenis aliran.
Hari menjelang sore saat beberapa peserta sudah mulai tampak menangis pada bab intropeksi diri, banyak peserta yang sudah meninggalkan rasa malu kepada kawan sebelahnya, isakan, suara takbir begitu menggema di tengah acara ESQ Training angkatan I.
Menangis, ya semua menangis, alumni dan peserta sebagian besarnya menangis, begitu juga aku. Tangisan itu bermula saat trainer bertanya, orang tuamu ataukah Allah yang lebih engkau cintai? di iringi musik trainer mengucapkan betapa besarnya nikmat Allah kepada kita, sering kita meminta ditambahkan rezki, minta diberikan ini dan itu, tapi pernahkah kita meminta cintanya Allah?
Semua lalu tersungkur menangis, aku tidak meski aku juga menangis, sungguh sore itu aku menangis. Tapi tangis bukan seperti yang di ucapkan oleh trainer, tapi aku menangis saat aku menyadari bahwa begitu mudahnya takbir bergema disini, begitu mudahnya acara yang bernuansa islami mengalir disini.
Jika aku membandingkan dengan OSPEK angkatanku, sungguh sangat jauh berbeda, OSPEK angkatanku untuk sholat saja susah, selalu telat jika tak pernah meninggalkannya. TApi hari, OSPEK di kampus malah mengadakan training ESQ.
Sungguh, aku bener2 terharu dan bisa berkata saat itu, begitu besar nikmat Allah, begitu tepat janjinya Allah, bahwa panji-panji Allah tetap akan jaya. Ada atau tanpa kita, disana aku menyadari bahwa sebenarnya peranku kecil, bahkan nyaris tak berarti jika dibandingkan dengan pesatnya perkembangan dakwah di sini.
Tapi dengan peran yang kecil itu perkembangan dakwah begitu pesat, gundah di jiwa menghasilkan satu keputusan padaku ; sesungguhnya bukan islam yang butuh kepada kita, tapi kitalah yang butuh islam. ya kitalah yang membutuhkan islam!!!

September 7, 2007

Hanya untuk kamu!

Filed under: Umum, Luapan Jiwa

Namanya saja aku tak tau, untuk wajahnya baru 2 atau 3 kali aku melihatnya.
Itu juga dari foto, di dunia maya lagi.
kalo sekarang aku ditanya, coba tunjukan yang mana bidadari itu, aku tak tau menjawabnya.
Bukan karena aku sombong, tapi karena aku merasa tak pantas untuk mengingat bidadari itu.

Meski dengan keterbatasan dalam ta’aruf itu tak membuatku segan untuk menyapanya ketika ku lihat icon onlinenya.
Ya, bukan karena aku lancang, tapi karena memang dia selalu ramah dalam banyak hal.
Dia memang tidak ada setiap saat, tapi setidaknya dia ada pada waktu yang tepat.

Hari ini aku agak gelisah, gak tau deh kenapa.
Ku mencoba untuk online, mencari kawan-kawan untuk berbagi. Tapi aku tak menemukannya.
Kecuali manusia satu ini, mantan ketua keputrian di salah satu kampus di bandung.

Mesti dengan jarak ni, ku merasa ada saudara yang menjadi kawan inspirasi ku.
Ah, kata terakhir ini emang selalu kucari dengan berbagai hal.

Rie, panggilan itu yang selalu aku sebut saat menyapanya, sisanya riana, tapi jarang.
dia memang gak terlalu jelas bagiku, tapi cukup menjadi sahabatku…

Dengannya aku telah bercerita banyak hal, dari ummat sampai “calon ummahat”.
dia tau tipe bidadariku, dia juga tau beberapa hal tentang ku, tapi aku tak pernah tau lebih dari info sekedarnya.

Sudikah engkau yang bidadari menjadi sahabat bagi punggawa ini?

(ku tulis ini saat masih chat dengan manusia mulia ini, akang akan doakan yang terbaik buatmu rie)

September 5, 2007

Ide dadakan itu…

Filed under: Umum, Luapan Jiwa

Malam udah mulai larut, waktu sudah menunjukan jam 22;37, sedangkan aku masih didepan komputer yang agak butut (gak syukur nikmat bangetseh lo!).
Udah beberapa hari gak ada ide sama sekali menulis, padahal tawaran sudah ada dari penerbit, emang aneh neh. Giliran gaka da tawaran, malah nulisnya jadi lancar.
Tadi nyambut anak2 bisnis internasional dari Universiti tekonologi mara (UiTM) malaysia. Jadi sekarang agak kecapean, tapi karena masih ada amanah yakni nempel pamflet ke kampus, ya begadang dikit, hitung2 pahala dan bersyukur nikmat.
Pas nungguin yang laen, mikir juga buat on line, wah pas udah online, gak ada ide banget, suntuk, buntu. Buat pusing ajah.
Akhirnya yang namanya sumpek itu ilang juga pas ngeliat alamat web salah seorang MyQer’s, akses aja di nikahan.maswahyu.com, tu akhi semangat amat mau nikah, eh si akhwatnya baru di kasi gambar biasa. Hihih…
emang kalo udah cerita tentang nikah dan lawan jenis, gak pernah habis deh, dan gak bikin ngantuk. Hehehe…
Jadi ingat diriku, nertawain diri, tapi…..sama ajah. Hahaha






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer