..::My Diary is My Best Friend::..

July 2, 2007

Rabb, kapan?

Filed under: Umum

Hari ini panas, keringat ditubuhku berjalan mulus untuk “tampil” di baju biruku. Matahari nan terik tak mau pengertian dengan perasaanku yang cukup bercampur.
Aku mengayuhkan kaki ke warnet kawan, kawan yang cukup ku kenal dalam wajah. Tidak lebih.
Aku mulai membaca satu persatu daftar situs yang memang harus ku kunjungi. Eramuslim, Republika, Detik, Yahoo …. friendster. Yang terakhir ini yang membuatku kaget dan entah apa rasa yang kurasakan.
Seorang kawan jauh, mahasiswi UI. Aku memanggilnya bunga, karena itu memang namanya. Sudah lebih 6 bulan aku tak melihatnya aktiv, tapi baru saja aku melihat baru saja mengup date friendsernya.
Di profilenya ku lihat “married”. Ku lihat lebih pada fotonya, aku tak lagi melihat foto akhwat itu. Akhwat yang ku kenal dari tulisannya yang begitu mendalam, bahkan saat ku melihat dia berfoto dengan lelaki istimewanya, dia tak lagi seperti akhwat.
ku masuki lebih dalam friendsternya, ku temukan sang suami bunga, kubaca dirinya dari tulisannya.
sedikit kesimpulanku, bahwa ternyata bunga menikah dengan orang “mantan kader” dakwah. Ah, lagi ku melihat orang sekelilingku terjatuh di dakwah ini. Rabb, lindungi aku…
Banyak yang ingin kutanyakan pada bunga, tentang bagaimana dia menikah, kenapa sekarang di singapura dan bla bla…
***
Memang hidup adalah sebuah pilihan kenyataan, tak ada pilihan mimpi apalagi bermimpi. Dulu memang bisa A, belum tentu besok akan tetap seperti itu. Bisa juga B atau malah Z.
Itulah kehidupan yang kulihat, jika tak bisa bertahan maka terkikis. Jika tak bisa berbuat maka tertinggal. Banyak orang disekelilingku yang begitu tegar awalnya, tapi justru runtuh oleh waktu.
Musuh dalam kesabaran bagiku bukanlah apa yang kita tunggu, tapi waktulah musuh itu. Jika terlalu lama menunggu waktu, maka akan semakin besar tantangan zaman yang mesti ditaklukan.
Tapi jika waktu tunggu itu hanya sesaat, tentulah kita akan menjadi lebih terimunkan dengan kondisi yang kita ciptakan sendiri.
Itulah yang kumaksud ; menikah!

Terlalu lama rasanya, terlalu jauh rasanya, hingga banyak dari kawan-kawan seperjuangan dulu mundur secara teratur dari medan dakwah ini karena tak bisa mengendalikan diri dalam melawan waktu. Ada diantara mereka yang menikah lalu pergi dari medan dakwah ini, ada diantara mereka yang “mencoba” dulu sebelum menikah, percobaan yang bernama pacaran juga membuat kawanku bergegas meninggalkan dakwah ini.
Rabbi, lindungi aku dari hal itu, jauhkan aku dari kesempatan itu, kuatkan aku melawan waktu ini.

Rabbi, jika aku jatuh cinta…
maka tambatkanlah cinta ini kepada orang yang juga menyeru kejalan Mu, yang juga menginginkan keluarga seperti Rasulmu Muhammad SAW, yang juga ingin memiliki generasi penerus seperti generasi sahabat…
Ya Rahman, jika memang belum saatnya aku mendampingi atau didampingi, maka kuatkan aku untuk terus imun dari virus penyebab runtuhnya bentengku…
Ya Rahim, jika Engkau melihat bahwa aku adalah lemah, maka kuatkan aku dengan hidayah dan inayahmu, perkenankan aku untuk mendapatkan pengingat disaat lupa, peneguh disaat aku lemah, pelurus disaat aku mulai tersesat, dan penerang jiwa saat aku merasa kegelapan dunia mengelilingiku…
Ya Aziz, Engkau lebih tau apa yang aku butuhkan, maka jadikanlah mujahidah impianku itu adalah hal yang memang sesuai dengan kebutuhanku…
Ya Ghaffar, santuni aku, ampuni aku, lupakanlah salahku….
Ya Khaliq, Engkau menciptakanku dengan proses yang bagiku sangat panjang tapi tidak bagi Mu, Engkau juga menciptakan segala hal dalam berpasangan, aku sungguh percaya itu ; berpasangan.

Rabb, kapan?
kapan saatnya aku memiliki pendamping itu?
kapan aku bisa menginjakan kaki di jannah Mu?
kapan aku bisa menjadi muslim yang kaffah?
kapan aku menjadi satu dari sekian banyak pejuangan Mu yang bisa membunuh musuh Islam lalu syahid?

Rabb, kapan?…

*** Sebuah lantunan kalbu yang tak mengalir dengan baik tapi keluar dengan rapi.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://dolla.blogsome.com/2007/07/02/rabb-kapan/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer