Zahara, anggun!
Namanya Fatimah Az Zahra binti Muhammad, dia dikenal dengan perilaku, tutur kata dan sikap berjalan yang nyaris sama dengan Bapaknya, Nabi Muhammad SAW. Fatimah adalah anak kesayangan Rasulullah SAW dan menikahkannya dengan seorang pemuda yang ketika melamar putrinya sambil menundukan wajah. Pemuda itu tersipu malu, mengutarakan dengan kata-kata yang terbata tapi jelas tentang niatnya untuk mempersunting Fatimah. Pemuda itu kelak menjadi khalifah ke empat dalam sejarah peradaban Islam, pemuda itu juga yang disembuhkan oleh Nabi matanya hanya dengan air liur Sang Baginda. Pemuda itu Ali bin Abi Thalib.
Fatimah Az Zahara, seanggun namanya, akhlaknya terhadap suami sangat terpuji dan menjadi rujukan bagi beberapa ikhwan yang ada saat ini. Pernah suatu ketika, penulis berdiskusi pajang dengan seorang kawan tentang akwhat seperti apa yang akan mencetak mujahid-mujahidnya. kawan tersebut tersenyum dan menjawab dengan semangat, ana mencari yang seperti Fatimah Az Zahara!
Luar biasa, tidak hanya ibunya saja yang menjadi acuan, dia pun masuk dalam daftar itu.
***
Aku beranjak pada seorang kawan yang ku pandang luar biasa, namanya Agustiba Zahara. Dia akhwat. Dan satu tahun di atasku, tapi tidak pernah sekalipun aku memanggilnya uni/kakak.
Sampai ketika zahara (begitu aku memanggilnya) protes dengan mengatakan kenapa aku tidak memanggil uni kepadanya.
Diserbu dengan pertanyaan bernada protes, kujawab dengan sebisaku. Bahwa nama Zahara terlalu anggun, terlalu bagus untuk di bumbuhi uni. Dia pun terdiam, dia menulis bahwa sebenarnya dia terserah saja.
Pernah dia meminta aku memanggil agus untuknya, karena agus adalah nama cowok. kata Sang Idol SAW, bahwasanya nama artinya doa. Ya, ketika aku memanggil dengan agus akan sama artinya aku mendoakan dia menjadi atau paling tidak berkarakter seperti cowok, sedangkan zahara, sungguh, nama itu sungguh anggun, baik, cerdas, … !
***
Sesungguhnya tanpa aku memanggilnya zaharapun dia telah menjadi akwhat yang luar biasa. Aku hanya menambahkan dia menjadi akhwat yang super luar biasa dengan memanggilnya seperti itu.
izinkan saya memanggilmu Zahara.

