..::My Diary is My Best Friend::..

April 23, 2007

Silih berganti

Filed under: Umum

Disini kita penah bertemu
mencari warna seindah pelangi
ketika kau mengulurkan tangamu
membawa ku kedearah yang baru
dan hidupku penuh ceria

lirik diatas sebait nasyid miliknya Brother, mereka adalah tim nasyid dari malaysia. Dan tentu sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan kalangan Aktivis Dakwah.
Lirik diatas mengingatkanku akan pertemuanku dengan beberapa kawan sekitar bulan oktober tahun 2000 yang lalu, ketika aku dan kawan tersebut bersepakat untuk memperbaiki musholla sekolah kami yang nyaris tak layak pakai lagi.
Setelah menerapkan strategi dan langkah kerja, maka kami memulai membuka musholla dengan membersihkan tempat wudhu yang sangat kumuh, bau, dan kering!. Aku dan kawan tersebut mengairi tempat wudhu yang sebenarnya bagus itu dengan mengambil air dari WC guru, meski dengan berbagai cemoohan, dimarahi oleh bebrapa guru yang mengatakan kami mengganggu kenyamanan guru-guru dalam “melepaskan” hajatnya.
Untuk melaksanakan pengairan diatas aku dan kawan tadi harus datang 1 jam setengah lebih awal dari jam masuk sekolah dan pulang 2 atau 3 jam lebih setelah waktu pulang sekolah. itu setiap hari!
Hari pertama dibukanya musholla attifaturrahman yang kami beri nama itu hanya ada aku dan kawan tadi. Berdua lantas kami berjemaah. Sedih ku melihat kondisi ketika itu. Dan itu berlangsung hampir satu minggu.
Itulah awal mula kembali berserinya musholla di sekolahku, setelah satu minggu yang aku sebutkan diatas, kami mulai mendapatkan jamaah satu persatu. Dan itu terjadi ketika aku masih duduk di kelas satu.
Ketika aku dikelas 3, musholla yang kami “bangunkan” kembali itu sudah tidak muat lagi menampung siswanya. Sholat berjamaahpun dilakukan dengan cara bergelombang. Terharu dan meneteskan air mata ketika aku mengenang hal itu. Subhanallah Wal Hamdulillah.
Satu persatu siswa di SMU ku itu tidak hanya menjadi penikmat perkembangan musholla, akan tetapi ada cukup banyak dari mereka yang kemudian menjadikan diri mereka sebagai penggerak perkambangan musholla.
Kelas satu musholla sekolahku dibangunkan, semester dua ditingkat yang sama aku dan kawan-kawan yang sudah mulai menjadi penggerak tadi mendirikan ROHIS. ya, ROHIS SMU 2 Mandau. Ketika itu kami berada di bawah OSIS, jadi kami hanya mendapatkan kesempatan untuk berdakwah ketika di musholla dan Peringatan hari besar agama islam (PHBI).
Di kelas dua aku atas desakan kawan-kawan ROHIS tadi menjadi wakil ketua OSIS satu. Dan tepat, semua kebijakan OSIS pun sudah bisa terwarnai. Aku teringat ketika awal beridirinya ROHIS, setiap tahun sekolah kami mengadakan festival musik ROCK, akan tetapi ketika aku menjadi wakil ketua OSIS dan masuknya hampir semua anak-anak ROHIS menjadi pengurus OSIS festival musik Rock tersebut kami ganti menjadi Festival NAsyid. Dan ternyata itu yang pertama di kabupaten ku apalagi di kotaku, Duri.
Tercatat ketika aku sudah kelas tiga, sekolahku memiliki lebih dari 30 orang kader. kami mendapatkan dukungan dari pihak sekolah, dulu ketika ROHIS awal didirikan, kami hanya mendapatkan dana itu 25 ribu perbulan. akan tetapi ketika kami sudah banyak yang merambah di OSIS, ROHIS mendapatkan dana 175ribu/bulan. Itu diluar dana pengutusan, kepanitian, pengadaan sound, karpet dan lainnya yang bersifat barang. Subahanallah.
***
Sekarang sudah tahun 2007, memang sudah 7 tahun berlalu dari awal kisah “dibangunkan” musholla sekolah kami, dan aku menyaksikan begitu banyak orang-0rang yang ketika SMU sebagai penggerak dakwah sekolah lantas ketika kuliah menjadi futur dan tidak mau lagi terlibat di jalan dakwah ini meski disisi lain masih banyak diantara mereka yang maih tetap di jalan dakwah. Insya Allah aku salah satunya, hadzihi sabili ad’u ilallah.
Tapi juga aku banyak menyaksikan ketika SMU temen2 yang dulu hanya menikmati atas kebangkita musholla di sekolah kini telah menjadi seorang kader militan, bahkan telah menjadi salah satu pengambil kebijakan tertinggi fakultasku (invisible hand).
***
Ciri-ciri jalan dakwah itu adalah jalannya panjang, penuh onak dan duri dan orangnya sedikit. Aku menyaksikannya, dan aku juga menikmatinya.
(bersambung…)

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://dolla.blogsome.com/2007/04/23/silih-berganti/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer