Erdogan VS Sekulerisme
Menarik ketika siang ini aku mampir ke warnet deket halte kampus ku tercinta, ya kerana memang suhu diluar sangat panas terik. Kesenanganku di warnet tiba-tiba terusik dengan tampaknya sebuah berita di Headline eramuslim, judulnya tentang erdogan yang menjadi calon Presiden dan itu ditakutkan oleh banyak kalangan di Turki, terutama kalangan sekulerisme di Turki.
Turki adalah Negara sekuler yang di lahirkan dari rahim rezim kamal atatturk. Sebelumnya negara ini adalah pusat ke khalifahan Islam dunia. Lantas berubah 180 derjat ketika kamal “la’natullah” merubah turki menjadi sekuler pada tahun 1923 M, setahun setelah itu runtuhlah khalifah itu.
hari ini, pihak sekuler yang justru dilanda ketakutan luar biasa setelah dahulu pihak islamlah yang dilanda hal yang sama. Ketakutan di dua pihak ini sama; hilangnya kekuasaan dan sistem.
Aku teringat dengan firman Allah tentang kekuasaan Allah perihal Makar, “mereka membuat makar, Allah juga membuat makar”. Sekarang Allah membuktikan makar Allah yang terbaik.
Hal yang terjadi hari ini di Turki tidak pernah terpikirkan oleh pihak sekuler 10 tahun yang lalu. Lalu rencana besar kaum sekuler turki langsung berantakan ketika Partai keadilan dan pembangunan menancapkan kaki sebagai salah satu peserta pemilu yang kemudia menjadi pemenang telak di parlemen.
Ketakutan kaum sekuler menurutku adalah sebuah pemikiran yang takut akan kehilangan kekuasaan dan sistem yang mereka rancang. Sedangkan kasus keruntuhan khalifah tahun 1924 M juga terjadi keresahan di kalangan umat, tapi bukan karena hilangnya kekuasaan, tapi karena ummat akan mengalami hal yang akan lebih parah lagi;raja-raja srigala kata Sang Idol Rasulullah.
Ah, sejenak ku tersentak atas pikiranku sendiri, bukankah agama ini Allah yang punya? Allah pasti akan membantu ikhwah disana karena mereka telah berusaha dalam berjuang.
Allahumma syurna ikhwana fi turki, fi kullimakan wa fi kulli zaman

