Aku menikah…
“Assalamu’alaikum….kaifa haluk akhi? Antum udah siap untuk walimahan?Ini ada akhwat yang lagi cari suami. Antum bersedia Gak. Akhwat itu adalah akhwat jakarta.”
Kata kata itu diberitahu oleh Murrobbi ku beberapa waktu yang lalu. Dia menyuruhku untuk segera menikah…
Ha…aku jadi tertawa sendiri. Apakah dengan kondisi ini aku sanggup untuk menuju bahtera yang mulia itu…
Yang pasti dengan sikap ku sekarang aku mungkin pasti (Insya Allah) sanggup menjalaninya. Tapi kesiapan Maisyahku??? Mo dikasi makan apa anak orang ntar?
Wah..menikah sebuah problema tersendiri bagi banyak orang. Apalagi bagi kalangan Muharrik Da’wah. Banyak dari mereka yang terlalu idealis dalam mencari pasangan. Ya cantiklah..ya kayalah…ya cerdaslah dan lainnya…
Tapi buatku…calon istriku adalah yang orang yang punya binaan (mutarobi) dan seorang harakiyah (aktivis) da’wah. Dan siap untuk menjadi janda,sering ditinggal,dan siap menjadi pengingat ketika aku lupa,menjadi motivator ketika ku lemah….

